UMMAT Gelar Kuliah Umum Bersama Neni Herlina Kemendiktisaintek: Dorong Mahasiswa Jadi Inovatif dan Berdampak

UMMAT Gelar Kuliah Umum Bersama Neni Herlina Kemendiktisaintek: Dorong Mahasiswa Jadi Inovatif dan Berdampak

Foto bersama narasumber, pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa usai pelaksanaan Kuliah Umum UMMAT bertema “Menjadi Mahasiswa yang Inovatif dan Berdampak” di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Rabu (22/4/2026).

MATARAM– Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar kuliah umum bersama Neni Herlina, S.Pd., M.AP., CPR., Pranata Humas Ahli Muda Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), pada Rabu, 22 April 2026, di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT. Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan universitas, dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan wawasan akademik dan pembentukan karakter generasi muda yang inovatif serta mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.

Kuliah umum ini mengangkat tema “Menjadi Mahasiswa yang Inovatif dan Berdampak”, sejalan dengan tantangan zaman yang menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, karya, dan kontribusi nyata di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika global yang terus bergerak cepat.

Dalam sambutannya, Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, semangat inovasi, dan komitmen untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, mahasiswa hari ini harus mampu mempersiapkan diri menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan responsif terhadap berbagai tantangan masa depan. Karena itu, kampus perlu terus menghadirkan ruang-ruang akademik yang inspiratif agar mahasiswa terdorong untuk berpikir lebih luas, bertindak lebih nyata, dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, Neni Herlina, S.Pd., M.AP., CPR. menegaskan bahwa tantangan mahasiswa Indonesia saat ini semakin kompleks seiring dengan perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta tuntutan global yang terus bergerak cepat. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, kematangan akhlak, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa inovatif adalah mahasiswa yang mampu melihat tantangan sebagai peluang, berani melahirkan gagasan baru, serta memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri secara berkelanjutan. Sementara itu, mahasiswa berdampak adalah mereka yang tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi mampu menjadikan ilmu dan kapasitas yang dimiliki sebagai sarana untuk memberi solusi, manfaat, dan perubahan positif bagi masyarakat.

Neni Herlina, S.Pd., M.AP., CPR., Pranata Humas Ahli Muda Kemendiktisaintek, saat menyampaikan materi dalam Kuliah Umum UMMAT bertema “Menjadi Mahasiswa yang Inovatif dan Berdampak” di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, lulusan yang dibutuhkan Indonesia ke depan adalah generasi unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadikan ilmu sebagai landasan berpikir, akhlak sebagai pijakan bersikap, dan kontribusi sebagai orientasi berkarya. Dalam konteks tersebut, inovasi tidak dapat dipisahkan dari karakter dan nilai, sebab ide-ide besar hanya akan memberi arti ketika dijalankan dengan tanggung jawab moral dan keberpihakan pada kepentingan bersama.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tema kuliah umum ini menegaskan pentingnya membangun generasi mahasiswa yang unggul melalui tiga fondasi utama, yakni ilmu, akhlak, dan kontribusi. Ilmu menjadi dasar utama dalam membentuk kapasitas, daya saing, dan kualitas intelektual mahasiswa. Akhlak menjadi penuntun dalam menjalankan peran sosial secara etis dan bertanggung jawab. Adapun kontribusi merupakan wujud nyata dari kehadiran mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan bangsa.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan masa studi sebagai ruang pembentukan kapasitas diri, kepemimpinan, kreativitas, dan kepekaan sosial. Mahasiswa, menurutnya, bukan sekadar pembelajar di ruang kelas, tetapi calon pemimpin masa depan yang harus dibiasakan berpikir solutif, bekerja kolaboratif, dan memiliki orientasi untuk memberi manfaat luas.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Drs. Amil, M.M., yang memandu jalannya acara secara komunikatif dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung dinamis. Para dosen dan mahasiswa tampak aktif mengikuti pemaparan narasumber serta merespons berbagai gagasan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Melalui kuliah umum ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkepribadian Islami, berakhlak mulia, inovatif, dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat luas bagi umat, bangsa, dan negara. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UMMAT dalam memperkuat budaya akademik yang inspiratif, progresif, dan berdampak. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Lantik Enam Pejabat Struktural Baru, Perkuat Tata Kelola Menuju Kampus Unggul

UMMAT Lantik Enam Pejabat Struktural Baru, Perkuat Tata Kelola Menuju Kampus Unggul

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT, Selasa (14/4/2026).

MATARAM Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melantik enam pejabat struktural baru dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT, Selasa, 14 April 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu layanan akademik, serta mempercepat capaian visi menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat, serta sivitas akademika UMMAT.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Apt. Safwan, M.Sc., Ph.D. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Dr. Hilman Syahrial Haq, S.H., LL.M. sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH), Dr. Ibrahim, M.Sc. sebagai Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Nanang Arrahman, M.Pd. sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Multazam, S.AP. sebagai Kepala Tata Usaha Fakultas Kedokteran, dan Fastabiqul Khairat, S.AP. sebagai Kepala Tata Usaha Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK).

Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya amanah dalam kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa setiap jabatan adalah tanggung jawab yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga harus dijalankan dengan integritas, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

Rektor UMMAT, Ketua BPH UMMAT, Ketua PWM NTB bersama pejabat struktural yang baru dilantik berfoto bersama usai prosesi pelantikan dan serah terima jabatan di lingkungan UMMAT, Selasa (14/4/2026), di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT.

“Jabatan bukan sekadar kedudukan administratif, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Karena itu, saya berharap para pejabat yang dilantik hari ini dapat menghadirkan kinerja terbaik, memperkuat kolaborasi, dan membawa kemajuan bagi UMMAT,” ujar Rektor.

Sementara itu, Ketua PWM NTB yang diwakili oleh Dr. Sukarta, M.Pd.I. turut menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut menjadi jalan keberkahan, baik bagi institusi maupun bagi umat.

“Tahniah dan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini membawa keberkahan, bukan hanya untuk UMMAT, tetapi juga untuk umat, dan semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat kelak,” ungkapnya.

Pelantikan pejabat struktural ini tidak sekadar menandai regenerasi kepemimpinan di lingkungan UMMAT, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di tengah pertumbuhan jumlah mahasiswa baru, kehadiran Fakultas Kedokteran, serta meningkatnya jumlah guru besar, UMMAT kian optimistis melangkah menuju visi sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing.

Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan energi segar, gagasan inovatif, serta kepemimpinan yang adaptif dalam memperkuat kualitas caturdharma perguruan tinggi. Sejalan dengan target meraih akreditasi institusi perguruan tinggi unggul, UMMAT terus meneguhkan komitmennya untuk berkembang sebagai universitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam, unggul dalam akademik dan riset, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Gelar Kaji-Mu Ramadhan, Salurkan 300 Paket Sembako dan Berikan Apresiasi kepada Juara Festival Mahasiswa

UMMAT Gelar Kaji-Mu Ramadhan, Salurkan 300 Paket Sembako dan Berikan Apresiasi kepada Juara Festival Mahasiswa

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr. Abdul Wahab, M.A., menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada warga dalam kegiatan Kaji-Mu Ramadhan yang dirangkaikan dengan penyaluran 300 paket sembako di Masjid Al Khoory UMMAT, Kamis (12/3/2026).

MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan pelatihan karakter mahasiswa melalui kegiatan Kaji-Mu Ramadhan yang dirangkaikan dengan penyaluran 300 paket sembako kepada masyarakat serta memberikan penghargaan kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa yang berlangsung di Masjid Al Khoory UMMAT pada 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H yang diselenggarakan sebagai upaya menghadirkan Ramadhan tidak hanya sebagai momentum penguatan spiritual, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kampus dengan masyarakat serta mendorong tumbuhnya budaya prestasi di kalangan mahasiswa.

Kepala Divisi Dakwah dan Kaderisasi LP3IK UMMAT, Muhamad Sahril, M.Pd., selaku Ketua Panitia RDK 1447 H, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kaji-Mu Ramadhan dirancang sebagai wadah untuk memperkuat semangat dakwah kampus yang berfokus pada pelatihan, pelayanan, dan kebermanfaatan sosial.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sembako merupakan bentuk nyata kepedulian UMMAT terhadap masyarakat di sekitar kampus dan wilayah binaan. Menurutnya, Ramadhan harus dimaknai sebagai bulan yang menghadirkan keberkahan, solidaritas, dan penguatan hubungan antarsesama.

Sebanyak 300 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang berada di empat wilayah, yaitu Bebidas, Jempong, Baturinggit, dan Bajur . Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat jalinan ukhuwah antara UMMAT dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Habiburrahman, M.Pd., Kepala Baitul Mall UMMAT, menyampaikan bahwa penyaluran sembako merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengoptimalkan fungsi sosial kampus melalui program yang tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi yang dibangun di lingkungan UMMAT perlu terus dirawat sebagai bagian dari nilai-nilai Islam yang berkemajuan.

Selain kegiatan sosial, UMMAT juga memberikan apresiasi kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa. Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan kampus terhadap partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan keagamaan, sekaligus penghormatan atas kreativitas, semangat kompetisi yang sehat, dan kontribusi mahasiswa dalam memeriahkan syiar Ramadhan di lingkungan kampus.

Berturut-turut dari kiri, Kepala Divisi Pengkajian LP3IK UMMAT Sahman Z., S.H., M.H., Kepala Divisi Dakwah dan Kaderisasi LP3IK UMMAT Muhamad Sahril, M.Pd., dan Rektor UMMAT Dr. Abdul Wahab, M.A., (ditengah) menyerahkan apresiasi kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa dalam rangkaian Kaji-Mu Ramadhan di Masjid Al Khoory UMMAT, Kamis (12/3/2026).

Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, MA, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, kedalaman spiritual, dan karakter kepemimpinan yang kuat. Menurutnya, pelaksanaan Kaji-Mu Ramadhan yang disertai dengan penyaluran bantuan sosial dan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi merupakan cerminan dari peran strategi kampus dalam mengintegrasikan pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi UMMAT untuk terus menghadirkan kampus yang mencerahkan, berkemajuan, dan memberi dampak nyata bagi umat. Oleh karena itu, Ramadhan harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, kepedulian, serta semangat berlomba-lomba dalam kebaikan.

Melalui kegiatan ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya bernilai edukatif dan spiritual, tetapi juga menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Semangat berbagi, berprestasi, dan bertumbuh bersama di bulan suci Ramadhan diharapkan dapat semakin memperkuat peran UMMAT sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, humanis, dan berdaya saing. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Kukuhkan 431 Lulusan pada Wisuda ke-62, Teguhkan Komitmen Menuju Kampus Unggul Berdaya Saing Global

UMMAT Kukuhkan 431 Lulusan pada Wisuda ke-62, Teguhkan Komitmen Menuju Kampus Unggul Berdaya Saing Global

Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) berfoto bersama para wisudawan dan wisudawati pada prosesi Wisuda Angkatan ke-62 yang digelar di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026). Sebanyak 431 lulusan resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan.

MATARAM – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Wisuda Angkatan ke-62 di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026). Sebanyak 431 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat, penuh haru, dan kebanggaan.

Prosesi wisuda dihadiri oleh perwakilan Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., Ketua PWM NTB, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Ketua Kopertais Wilayah XIV Bali-Nusra, serta Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT. Kehadiran para pimpinan persyarikatan dan pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuat dukungan terhadap kemajuan UMMAT sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang terus berkembang di kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan bahwa wisuda kali ini menambah jumlah alumni UMMAT menjadi 28.014 orang yang telah berkiprah di berbagai sektor strategis, baik pemerintahan, dunia industri, kewirausahaan, maupun pengabdian masyarakat.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi wujud tanggung jawab UMMAT dalam menyiapkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan era industri 5.0. Lulusan UMMAT harus memiliki keunggulan intelektual, kematangan spiritual, serta integritas moral berlandaskan nilai-nilai Islam,” tegas Rektor.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua dan wali atas doa, pengorbanan, serta dukungan yang menjadi fondasi keberhasilan para lulusan.

Di usia ke-45 tahun, UMMAT terus menunjukkan akselerasi prestasi yang membanggakan. Sepanjang tahun 2025, mahasiswa UMMAT meraih berbagai penghargaan pada ajang nasional dan internasional, di antaranya International Art Competition, Ahmad Dahlan International Youth Camp, PIMTANAS PTMA, MTQMN XVIII di Banjarmasin, hingga kompetisi inovasi produk dan pengabdian masyarakat. Capaian tersebut memperkuat reputasi UMMAT sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mendorong kreativitas, kepemimpinan, dan kontribusi sosial mahasiswa.

Secara institusional, UMMAT juga mencatat kemajuan signifikan. Dari 38 program studi, 7 program studi telah meraih akreditasi Unggul. Selain itu, pada tahun akademik 2025/2026 UMMAT membuka Fakultas Kedokteran dan Program Studi S1 Farmasi (Apoteker), serta menerima 14 mahasiswa asing dari Sudan, Nigeria, Yaman, dan Ghana. Langkah ini menegaskan komitmen UMMAT dalam mewujudkan visi sebagai kampus Islami, mandiri, unggul, dan berdaya saing di kawasan ASEAN tahun 2028.

Dari total 431 lulusan, sebanyak 104 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Pada momentum istimewa ini, UMMAT memberikan penghargaan kepada tiga wisudawan terbaik dan satu mahasiswa inspiratif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian luar biasa mereka.

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., serta Kepala LLDikti Wilayah VIII berfoto bersama wisudawan terbaik pada Wisuda Angkatan ke-62 di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026).

Terbaik I – Chinta Shaqila, S.Pd. (IPK 3,91), Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris ini menorehkan berbagai prestasi nasional dan internasional, di antaranya Juara 1 Musikalisasi Puisi dan Best Leader pada Ahmad Dahlan International Youth Camp 2024, Juara 1 Membaca Puisi dan Best Critical Thinker pada Ahmad Dahlan International Youth Camp 2025, serta mengikuti berbagai kelas internasional Bahasa Korea. Ia juga menjadi Local Volunteer pada program INSPIRE yang diselenggarakan oleh Islamic Relief Canada tahun 2024. Chinta lulus tanpa skripsi melalui Research Class FKIP Angkatan 4 dengan artikel yang diterima pada Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha terakreditasi Sinta 2.

Terbaik II – Intan Tamara Madhini, S.Sos. (IPK 3,84), Lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam ini meraih Juara 2 Film Internasional Sports and Arts Festival 2024, Juara 2 Lomba Social Media Campaign PTMA tingkat nasional 2025, serta lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023. Ia juga menjadi translator pada kegiatan INSPIRE – Islamic Relief Canada 2024 dan moderator pada Islamic International Conference on Education, Communication and Economics di UMMAT tahun 2025. Intan lulus tanpa skripsi melalui Research Class FAI dengan artikel diterima pada Jurnal WACANA Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo terakreditasi Sinta 3.

Terbaik III – Muhammad Juni Aldi Irawan, S.T.P. (IPK 3,71), Mahasiswa Teknik Pertanian ini aktif dalam berbagai program nasional dan pengabdian masyarakat, di antaranya lolos pendanaan Hibah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan 2024, inisiator program pengabdian Faperta Back to Village, serta aktif dalam program Bina Desa di berbagai wilayah Lombok Timur dan Bali. Ia juga terlibat dalam Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan BAZNAS tahun 2025.

Sementara itu, kategori Mahasiswa Inspiratif dianugerahkan kepada Reza Yudi Candra (IPK 3,76) dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Lulus dalam 3,5 tahun sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik, ia merupakan anak bungsu dari keluarga sederhana yang berjuang membiayai pendidikan melalui usaha peternakan ayam petelur dan budidaya madu trigona. Reza adalah penerima Beasiswa BAZNAS dan telah memperoleh peluang kerja sebagai Konsultan Individu di bidang Sumber Daya Air sebelum resmi menyandang gelar sarjana.

Sebagai bentuk apresiasi, UMMAT memberikan uang pembinaan sebesar Rp3.000.000 untuk Terbaik I, Rp2.500.000 untuk Terbaik II, Rp2.000.000 untuk Terbaik III, dan Rp2.500.000 untuk Mahasiswa Inspiratif.

Pada kesempatan yang sama, Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., selaku perwakilan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan UMMAT. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah menaruh perhatian besar terhadap penguatan mutu perguruan tinggi dalam melahirkan generasi Islam yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing global.

“Hadirnya Fakultas Kedokteran dan mahasiswa asing menunjukkan bahwa UMMAT terus bergerak maju. Perguruan tinggi Muhammadiyah harus menjadi pusat keunggulan yang mampu memberi solusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan pesan kepada para lulusan agar menjadikan gelar akademik sebagai amanah untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Dengan semangat transformasi dan inovasi berkelanjutan, UMMAT terus memperkuat langkah menuju kampus unggul berdaya saing global demi mewujudkan visi besar tahun 2028. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail Resmi Dikukuhkan di Bidang Reading ELT

UMMAT Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail Resmi Dikukuhkan di Bidang Reading ELT

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan pencapaian strategi dalam penguatan kualitas akademik dengan resmi menambah satu orang Guru Besar , yakni Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., Bi. pada bidang Reading in English Language Teaching (ELT). Pengangkatan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 44690/KTP.KP/2025.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Guru Besar dilakukan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST, MT, bertempat di Ruang Temu Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, pada Senin (29/12/2025).

Kegiatan penyerahan SK ini dihadiri oleh Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA, didampingi Wakil Rektor II, Ir. Asmawati, MP. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen UMMAT dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional.

Rektor UMMAT menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian akademik yang diraih oleh Prof. Hijril Ismail. Menurutnya, bertambahnya guru besar merupakan indikator penting kemajuan perguruan tinggi dalam menjalankan caturdarma, khususnya pada pengembangan keilmuan dan riset.

“Kami merasa bangga atas pencapaian ini. Semoga kehadiran guru besar baru dapat memperkuat kontribusi akademik, meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran, serta semakin mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Mataram,” ujar Drs. Abdul Wahab, MA.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa peran guru besar sangat strategis dalam mendorong produktivitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., mengapresiasi konsistensi UMMAT dalam mendorong dosen mencapai jabatan fungsional tertinggi. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan kontribusi keilmuan.

Penambahan guru besar ini semakin memperkokoh posisi Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi. UMMAT terus berkomitmen mendukung peningkatan jabatan fungsional dosen sebagai bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Raih 4 Penghargaan Bergensi di LLDIKTI AWARD 2025, Bukti Komitmen Mutu dan Inovasi Berkelanjutan

UMMAT Raih 4 Penghargaan Bergensi di LLDIKTI AWARD 2025, Bukti Komitmen Mutu dan Inovasi Berkelanjutan

Denpasar, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Pada ajang LLDIKTI AWARD 2025 yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah VIII, UMMAT sukses meraih empat kategori penghargaan sekaligus, sebuah capaian yang menegaskan kemajuan signifikan kampus ini dalam mutu akademik, tata kelola, dan kontribusi pengabdian kepada masyarakat. Penganugerahan yang berlangsung pada 11 Desember 2025 di Auditorium Widya Sabha Utama, Universitas Marwadewa, Denpasar itu dihadiri pimpinan perguruan tinggi dari wilayah Bali dan NTB.

LLDIKTI AWARD merupakan ajang bergengsi yang memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi atas upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan akreditasi, riset, serta pelaksanaan program strategis kementerian. Tahun ini, UMMAT tampil menonjol melalui empat penghargaan utama. Salah satunya adalah Kategori Terbaik 1 Persentase Program Studi dengan Akreditasi Unggul Terbanyak di NTB, yang menunjukkan keberhasilan UMMAT dalam meningkatkan kualitas akademik melalui penyempurnaan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, serta penguatan fasilitas pembelajaran.

UMMAT juga meraih Kategori Terbaik 3 Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan (Multi Tahun). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan UMMAT mengembangkan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat, termasuk penguatan UMKM, peningkatan kapasitas masyarakat desa, dan pendampingan kewirausahaan. Selain itu, UMMAT memperoleh Kategori Terbaik 2 Perguruan Tinggi dengan Pemenang Terbanyak dalam PKM 8 Bidang Tahun 2025, yang mencerminkan tumbuhnya budaya inovasi dan kreativitas mahasiswa melalui pembinaan intensif serta dukungan sivitas akademika.

Penghargaan keempat adalah Kategori Terbaik 3 dalam Fasilitasi Sarana dan Prasarana untuk Mendukung Kegiatan Kementerian dan LLDIKTI VIII di Wilayah NTB, menegaskan bahwa UMMAT bukan hanya berkembang secara internal, tetapi juga berperan aktif memberikan dukungan kelembagaan melalui penyediaan fasilitas dan berbagai sarana bagi kegiatan kementerian maupun LLDIKTI.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut serta memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika. “Alhamdulillah, empat penghargaan ini adalah bukti kesungguhan UMMAT dalam melakukan transformasi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Prestasi ini tidak hadir secara instan, tetapi melalui kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh elemen kampus. Kami sangat berterima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh pemangku kebijakan yang terus berkontribusi memajukan UMMAT,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi UMMAT untuk terus meningkatkan mutu melalui inovasi, riset, dan penguatan akreditasi, serta memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat. “Ke depan, UMMAT akan terus memperkokoh tata kelola akademik, memperbanyak program unggulan, dan memperluas kerja sama dengan pemerintah, industri, serta lembaga nasional dan internasional. Kami ingin memastikan bahwa UMMAT menjadi kampus yang adaptif, responsif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya. (HUMAS UMMAT)