Fakultas Teknik UMMAT Kukuhkan 82 Lulusan dalam Yudisium: Teguhkan Spirit Ilmu, Iman, dan Inovasi

Fakultas Teknik UMMAT Kukuhkan 82 Lulusan dalam Yudisium: Teguhkan Spirit Ilmu, Iman, dan Inovasi

Keterangan Foto: Pimpinan Fakultas Teknik bersama jajaran pimpinan universitas, Ketua PWM NTB, serta peserta Yudisium S1–D3 Fakultas Teknik UMMAT berfoto bersama usai prosesi pengukuhan 82 lulusan di Lombok Garden, Rabu (11/2/2026).

Mataram — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mengukuhkan 82 lulusan pada Yudisium Sarjana (S1) dan Diploma Tiga (D3) Periode Februari Tahun Akademik 2025/2026, yang digelar di Lombok Garden, Rabu, 11 Februari 2026. Para lulusan berasal dari S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) sebanyak 15 orang, S1 Teknik Sipil 57 orang, S1 Teknik Pertambangan 8 orang, serta D3 Teknik Pertambangan 2 orang.

Yudisium berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Selain menjadi penanda kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ruang peneguhan jati diri lulusan Fakultas Teknik UMMAT agar melangkah ke dunia profesional dengan bekal yang utuh: ilmu sebagai fondasi kompetensi, iman sebagai kompas moral, dan inovasi sebagai daya saing menghadapi perubahan zaman.

Pada momen tersebut, lulusan terbaik diraih oleh Meiza Firmansyah dari Program Studi Teknik Sipil. Dalam sambutannya, Meiza menyampaikan bahwa ketertarikannya pada Teknik Sipil berangkat dari dorongan untuk terlibat langsung dalam pembangunan yang memberi manfaat luas.

“Jika saya ditanya kenapa memilih Teknik Sipil, jawabannya sederhana: saya selalu bersoalan dengan penguatan dan tindakan bangunan. Ketika melihat bangunan yang menjulang dan jembatan yang kokoh, saya merasa ada keinginan dalam diri untuk berkontribusi menciptakan infrastruktur yang bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Meiza juga mengenang masa awal perkuliahan yang penuh semangat, namun disertai rasa cemas saat beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia memegang pepatah bahwa satu langkah kecil yang diambil akan membentuk langkah besar untuk masa depan. Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah keterlibatan dalam proyek kelompok merancang dan menghitung struktur bangunan yang kompleks.

“Rasanya seperti menyusun puzzle yang sangat rumit. Tetapi dengan tim yang solid—masing-masing berkontribusi dengan kekuatannya—kami bisa menyelesaikannya. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang kita punya, saya yakin kita dapat memberikan dampak yang besar,” tuturnya, seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung proses studinya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMMAT, Dr. Ir. H. Aji Syailendra Ubaydillah, M.Sc., menyampaikan pesan penguatan dengan mengutip QS. Fathir: 28 tentang kemuliaan orang-orang berilmu. Ia mengaitkan ayat tersebut dengan uraian Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh atribut lahiriah, melainkan oleh kedalaman ilmu dan ketakwaan.

Keterangan Foto: Dekan Fakultas Teknik UMMAT berfoto bersama Lulusan Terbaik S1 PWK, S1 Teknik Sipil, serta S1–D3 Teknik Pertambangan ditengah prosesi Yudisium Periode Februari TA 2025/2026 di Lombok Garden, Rabu (11/2/2026).

“Anak-anakku semuanya, kalian sudah berada di jalan yang benar menuju peradaban teknik yang lebih unggul. Kesempatan, waktu, dan ilmu yang kalian miliki adalah nikmat yang wajib disyukuri. Jika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat kita,” pesannya. Dekan juga menegaskan pentingnya etos kerja dan kualitas diri dengan ajakan, “Do the best thing, everything you can do. Selalu berikan yang terbaik supaya tidak ada penyesalan.”

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Falahuddin, M.Ag., menegaskan bahwa yudisium bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal pengabdian. Ia mengajak para lulusan menjadikan ilmu yang diraih sebagai amal yang memberi manfaat, sekaligus menjaga integritas dan akhlak dalam perjalanan karier.

Menurutnya, spirit ilmu, iman, dan inovasi harus hadir secara utuh pada diri lulusan Fakultas Teknik. Ilmu menjadi kekuatan kompetensi, iman menjadi penuntun etika, sedangkan inovasi menjadi bekal agar lulusan adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan tantangan pembangunan. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan solusi yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat.

Selanjutnya, Rektor UMMAT yang diwakili oleh Wakil Rektor I UMMAT, Drs. H. Abdurrahman, M.M., mengutip QS. Al-Mujadilah: 11 tentang Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Ia menegaskan bahwa ayat tersebut merupakan landasan filosofis dalam membangun pendidikan dan karakter lulusan.

Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah dalam pengelolaan perguruan tinggi menguatkan peran pendidikan melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, agar capaian akademik tidak berhenti pada gelar, tetapi berlanjut pada pengembangan keilmuan, riset, pengabdian, dan dakwah pencerahan yang berdampak.

Sementara itu, Ketua BPH UMMAT yang diwakili oleh Bendahara BPH, Drs. Muhammad Adi Syamsuri, menyampaikan ucapan selamat dan doa keberkahan kepada para peserta yudisium. Ia mengapresiasi prosesi yang menampilkan orientasi masa depan melalui visualisasi teknologi, video, dan animasi sebagai cerminan kreativitas serta semangat Fakultas Teknik untuk terus maju.

“Dengan ilmu, hidup kita menjadi mudah. Setiap zaman ada orangnya, dan setiap orang ada zamannya. Jadikan zaman ini menjadi milik teman-teman,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pesan Al-Qur’an bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri berikhtiar mengubahnya, sebagai dorongan agar para lulusan tidak berhenti bertumbuh.

Melalui yudisium ini, Fakultas Teknik UMMAT kembali menegaskan komitmennya menghadirkan lulusan yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing dan berkontribusi pada bidang teknik sipil, perencanaan wilayah dan kota, serta pertambangan. Dengan spirit ilmu, iman, dan inovasi, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan karya profesional yang beretika dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (HUMAS UMMAT)

Fakultas Teknik UMMAT Kukuhkan 82 Lulusan dalam Yudisium: Teguhkan Spirit Ilmu, Iman, dan Inovasi

Fakultas Teknik UMMAT Kukuhkan 82 Lulusan dalam Yudisium: Teguhkan Spirit Ilmu, Iman, dan Inovasi

Keterangan Foto: Pimpinan Fakultas Teknik bersama jajaran pimpinan universitas, Ketua PWM NTB, serta peserta Yudisium S1–D3 Fakultas Teknik UMMAT berfoto bersama usai prosesi pengukuhan 82 lulusan di Lombok Garden, Rabu (11/2/2026).

Mataram — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mengukuhkan 82 lulusan pada Yudisium Sarjana (S1) dan Diploma Tiga (D3) Periode Februari Tahun Akademik 2025/2026, yang digelar di Lombok Garden, Rabu, 11 Februari 2026. Para lulusan berasal dari S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) sebanyak 15 orang, S1 Teknik Sipil 57 orang, S1 Teknik Pertambangan 8 orang, serta D3 Teknik Pertambangan 2 orang.

Yudisium berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Selain menjadi penanda kelulusan, kegiatan ini juga menjadi ruang peneguhan jati diri lulusan Fakultas Teknik UMMAT agar melangkah ke dunia profesional dengan bekal yang utuh: ilmu sebagai fondasi kompetensi, iman sebagai kompas moral, dan inovasi sebagai daya saing menghadapi perubahan zaman.

Pada momen tersebut, lulusan terbaik diraih oleh Meiza Firmansyah dari Program Studi Teknik Sipil. Dalam sambutannya, Meiza menyampaikan bahwa ketertarikannya pada Teknik Sipil berangkat dari dorongan untuk terlibat langsung dalam pembangunan yang memberi manfaat luas.

“Jika saya ditanya kenapa memilih Teknik Sipil, jawabannya sederhana: saya selalu bersoalan dengan penguatan dan tindakan bangunan. Ketika melihat bangunan yang menjulang dan jembatan yang kokoh, saya merasa ada keinginan dalam diri untuk berkontribusi menciptakan infrastruktur yang bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Meiza juga mengenang masa awal perkuliahan yang penuh semangat, namun disertai rasa cemas saat beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia memegang pepatah bahwa satu langkah kecil yang diambil akan membentuk langkah besar untuk masa depan. Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah keterlibatan dalam proyek kelompok merancang dan menghitung struktur bangunan yang kompleks.

“Rasanya seperti menyusun puzzle yang sangat rumit. Tetapi dengan tim yang solid—masing-masing berkontribusi dengan kekuatannya—kami bisa menyelesaikannya. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang kita punya, saya yakin kita dapat memberikan dampak yang besar,” tuturnya, seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung proses studinya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMMAT, Dr. Ir. H. Aji Syailendra Ubaydillah, M.Sc., menyampaikan pesan penguatan dengan mengutip QS. Fathir: 28 tentang kemuliaan orang-orang berilmu. Ia mengaitkan ayat tersebut dengan uraian Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, bahwa kemuliaan tidak ditentukan oleh atribut lahiriah, melainkan oleh kedalaman ilmu dan ketakwaan.

Keterangan Foto: Dekan Fakultas Teknik UMMAT berfoto bersama Lulusan Terbaik S1 PWK, S1 Teknik Sipil, serta S1–D3 Teknik Pertambangan ditengah prosesi Yudisium Periode Februari TA 2025/2026 di Lombok Garden, Rabu (11/2/2026).

“Anak-anakku semuanya, kalian sudah berada di jalan yang benar menuju peradaban teknik yang lebih unggul. Kesempatan, waktu, dan ilmu yang kalian miliki adalah nikmat yang wajib disyukuri. Jika kita bersyukur, Allah akan menambah nikmat kita,” pesannya. Dekan juga menegaskan pentingnya etos kerja dan kualitas diri dengan ajakan, “Do the best thing, everything you can do. Selalu berikan yang terbaik supaya tidak ada penyesalan.”

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Falahuddin, M.Ag., menegaskan bahwa yudisium bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal pengabdian. Ia mengajak para lulusan menjadikan ilmu yang diraih sebagai amal yang memberi manfaat, sekaligus menjaga integritas dan akhlak dalam perjalanan karier.

Menurutnya, spirit ilmu, iman, dan inovasi harus hadir secara utuh pada diri lulusan Fakultas Teknik. Ilmu menjadi kekuatan kompetensi, iman menjadi penuntun etika, sedangkan inovasi menjadi bekal agar lulusan adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan tantangan pembangunan. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, serta menghadirkan solusi yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat.

Selanjutnya, Rektor UMMAT yang diwakili oleh Wakil Rektor I UMMAT, Drs. H. Abdurrahman, M.M., mengutip QS. Al-Mujadilah: 11 tentang Allah SWT meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu. Ia menegaskan bahwa ayat tersebut merupakan landasan filosofis dalam membangun pendidikan dan karakter lulusan.

Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah dalam pengelolaan perguruan tinggi menguatkan peran pendidikan melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, agar capaian akademik tidak berhenti pada gelar, tetapi berlanjut pada pengembangan keilmuan, riset, pengabdian, dan dakwah pencerahan yang berdampak.

Sementara itu, Ketua BPH UMMAT yang diwakili oleh Bendahara BPH, Drs. Muhammad Adi Syamsuri, menyampaikan ucapan selamat dan doa keberkahan kepada para peserta yudisium. Ia mengapresiasi prosesi yang menampilkan orientasi masa depan melalui visualisasi teknologi, video, dan animasi sebagai cerminan kreativitas serta semangat Fakultas Teknik untuk terus maju.

“Dengan ilmu, hidup kita menjadi mudah. Setiap zaman ada orangnya, dan setiap orang ada zamannya. Jadikan zaman ini menjadi milik teman-teman,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pesan Al-Qur’an bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri berikhtiar mengubahnya, sebagai dorongan agar para lulusan tidak berhenti bertumbuh.

Melalui yudisium ini, Fakultas Teknik UMMAT kembali menegaskan komitmennya menghadirkan lulusan yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing dan berkontribusi pada bidang teknik sipil, perencanaan wilayah dan kota, serta pertambangan. Dengan spirit ilmu, iman, dan inovasi, para lulusan diharapkan mampu menghadirkan karya profesional yang beretika dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (HUMAS UMMAT)

Prodi S1 Administrasi Publik FISIPOL UMMAT Raih Akreditasi Unggul dari LAMSPAK

Prodi S1 Administrasi Publik FISIPOL UMMAT Raih Akreditasi Unggul dari LAMSPAK

Mataram — Program Studi S1 Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) berhasil meraih peringkat Akreditasi “Unggul”. Capaian ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) Nomor 011/AK.03.05/2026, dengan masa berlaku 6 Mei 2025 hingga 6 Mei 2030.

Akreditasi Unggul merupakan bentuk pengakuan resmi terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi yang mencakup tata kelola program studi, kualitas kurikulum, kompetensi dosen, layanan kemahasiswaan, luaran tridarma, hingga jejaring kemitraan dan dampak kontribusi ke masyarakat.

Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen kampus. “Akreditasi Unggul ini adalah amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat budaya mutu, dan memastikan lulusan Administrasi Publik UMMAT memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta masyarakat,” ujar Rektor.

Senada dengan itu, Dekan FISIPOL UMMAT,Dr. Iwan Tanjung, S.IP.,MPA., menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya berhenti pada status akreditasi, melainkan menjadi pijakan untuk memperkuat inovasi pembelajaran dan pengembangan program studi. “Kami berkomitmen untuk menjaga konsistensi kualitas, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan pengalaman belajar yang adaptif, aplikatif, dan berdampak,” ungkap perwakilan pimpinan fakultas.

Ketua Program Studi S1 Administrasi Publik, Rahmad Hidayat, S.AP., M.AP., juga menambahkan bahwa proses akreditasi menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan sistem. “Rangkaian evaluasi mendorong kami untuk menata kembali standar layanan, memperkuat sistem penjaminan mutu internal, dan memastikan setiap program berjalan terukur serta berorientasi pada hasil,” jelasnya.

Dengan diraihnya peringkat Unggul, Prodi S1 Administrasi Publik FISIPOL UMMAT diharapkan semakin meningkatkan kontribusi dalam pengembangan keilmuan administrasi publik, penguatan kapasitas tata kelola pemerintahan, serta pelayanan publik yang efektif dan berkeadilan. Capaian ini juga menjadi sinyal positif bagi calon mahasiswa, mitra, dan masyarakat bahwa UMMAT terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan.

UMMAT menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra pengguna, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam proses peningkatan mutu hingga raihan Akreditasi Unggul ini. Ke depan, kampus menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas kemitraan, dan menguatkan luaran tridarma yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (HUMAS UMMAT)

Rektor UMMAT Raih Gelar Doktor, Angkat Perjuangan Perempuan Sasak dalam Realitas Talaq Telu  Perspektif Hukum Keluarga Islam

Rektor UMMAT Raih Gelar Doktor, Angkat Perjuangan Perempuan Sasak dalam Realitas Talaq Telu  Perspektif Hukum Keluarga Islam

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., menerima ucapan selamat dan berjabat tangan dengan Ketua Tim Promotor usai berhasil mempertahankan disertasi pada Ujian Terbuka Doktor Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram, Rabu (4/2/2026).

Mataram Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) meraih gelar akademik tertinggi Doktor, sebuah capaian yang mencerminkan kualitas keilmuan, kedalaman riset, serta komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat. Gelar doktor tidak sekadar menjadi simbol prestise akademik, tetapi juga menandai tanggung jawab intelektual untuk menghadirkan ilmu yang berkeadilan dan berdampak nyata bagi kehidupan sosial.

Capaian membanggakan tersebut diraih oleh Rektor UMMAT, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada Program Studi Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mataram. Sosok beliau dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, tawaduk, dan murah senyum, namun memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan kepemimpinan akademik.

Promosi Ujian Doktor dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 10.00–12.00 WITA, bertempat di Aula Lantai 2 Pascasarjana UIN Mataram. Dalam ujian terbuka disertasi yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdul Wahab berhasil mempertahankan karya ilmiahnya yang berjudul:

“Talaq Telu dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Fenomenologis tentang Perceraian Perempuan Sasak.”

Disertasi ini lahir dari realitas sosial yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Sasak, khususnya praktik talaq telu (talak tiga sekaligus) yang kerap menimbulkan dampak serius bagi perempuan. Melalui pendekatan fenomenologis, penelitian ini menelusuri pengalaman nyata perempuan yang terdampak perceraian tersebut, dengan menempatkan suara dan pengalaman subjek penelitian sebagai pusat analisis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik talaq telu tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, mulai dari aspek psikologis dalam relasi suami-istri, kuatnya budaya patriarki yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat, tekanan sosial dan budaya, hingga persoalan ekonomi keluarga. Dengan demikian, perceraian dipahami tidak hanya sebagai peristiwa hukum, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang kompleks dan berlapis.

Suasana Ujian Terbuka Doktor Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram yang dihadiri sivitas akademika dan tamu undangan. Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., mempresentasikan dan mempertahankan disertasi yang mengangkat realitas talaq telu serta perjuangan perempuan Sasak dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, Rabu (4/2/2026).

Dalam temuannya, Dr. Abdul Wahab menegaskan bahwa talaq telu kerap berfungsi sebagai instrumen kekuasaan dalam relasi rumah tangga. Dampaknya bersifat multidimensional bagi perempuan, antara lain meningkatnya kerentanan ekonomi, hilangnya perlindungan hukum akibat perceraian yang tidak tercatat secara resmi, serta stigma sosial yang semakin memperkuat marginalisasi perempuan dalam ruang sosial dan keluarga.

Riset ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan Hukum Keluarga Islam, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi penguatan perspektif keadilan gender dan perlindungan hukum bagi perempuan. Secara khusus, penelitian ini relevan bagi konteks masyarakat Lombok dan komunitas Sasak, serta diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan refleksi kritis bagi pengembangan hukum keluarga Islam yang lebih berkeadilan, humanis, dan kontekstual dengan budaya lokal.

Capaian akademik ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Mataram. Di tengah kesibukan menjalankan amanah sebagai pimpinan perguruan tinggi, Dr. Abdul Wahab menunjukkan bahwa semangat belajar, meneliti, dan mengabdi melalui ilmu pengetahuan merupakan proses yang berkelanjutan dan tidak pernah berhenti.

Segenap sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas diraihnya gelar Doktor oleh Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A. Semoga capaian ini membawa keberkahan, memperkuat kepemimpinan akademik beliau, serta mengantarkan Universitas Muhammadiyah Mataram menuju kemajuan yang semakin unggul dan berdampak luas bagi masyarakat. (HUMAS UMMAT)

ORMAWA FKIP Berdampak: Edukasi Siswa SMPN 2 Gangga Terkait Risiko Pernikahan Dini

ORMAWA FKIP Berdampak: Edukasi Siswa SMPN 2 Gangga Terkait Risiko Pernikahan Dini

ORMAWA FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama Kepala Sekolah SMPN 2 Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Selasa (3/2/2026).

Lombok Utara Organisasi Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini yang merupakan bagian dari program ORMAWA FKIP Berdampak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di SMPN 2 Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada peserta didik mengenai dampak pernikahan dini, khususnya dari aspek kesehatan, psikologis, dan sosial. Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, membangun pergaulan yang sehat, serta merencanakan masa depan secara matang.

Ketua Komisariat IMM FKIP UMMAT, Ariansyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan sosial yang masih menjadi tantangan di kalangan remaja.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa SMPN 2 Gangga mengenai faktor kesehatan dan sosial yang perlu diperhatikan sejak dini. Kurangnya pemahaman terhadap aspek tersebut dapat berdampak tidak baik bagi masa depan mereka, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Kami berharap melalui edukasi ini, siswa memiliki kesadaran yang lebih kuat untuk menjaga kesehatan, membangun pergaulan yang sehat, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan FKIP, meliputi HMPS se-FKIP, BEM FKIP, DPM FKIP, serta IMM FKIP. Sinergi tersebut memperkuat semangat pengabdian mahasiswa dalam menghadirkan edukasi yang relevan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Sosialisasi semakin bermakna dengan kehadiran pemateri dari Klinik Muhammadiyah KLU yang menyampaikan materi dari sudut pandang kesehatan. Pemateri, Sandrina Ayu Gangga Komala, Amd.Kep., menjelaskan bahwa pernikahan dini memiliki risiko kesehatan yang cukup serius, khususnya bagi remaja perempuan.

“Pernikahan dini dari sudut pandang kesehatan memiliki banyak risiko, terutama bagi remaja perempuan yang organ reproduksinya belum siap secara fisik. Kehamilan di usia terlalu muda dapat meningkatkan risiko anemia, komplikasi persalinan, hingga gangguan kesehatan ibu dan bayi. Selain itu, kesiapan mental yang belum matang juga berdampak pada kesehatan psikologis,” jelasnya.

Pemaparan Materi Pernikahan dini dari sudut pandang kesehatan oleh Sandrina Ayu Gangga Komala, Amd.Kep., (Klinik Muhammadiyah KLU)

Selain itu, pemateri kedua yang juga Ketua DPM FKIP UMMAT, Izul Islam, menyampaikan perspektif sosial terkait pernikahan dini. Ia menekankan bahwa persoalan pernikahan dini tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga kesiapan sosial.

“Pernikahan dini bukan hanya persoalan usia, tetapi persoalan kesiapan sosial. Anak yang menikah terlalu muda sering kehilangan hak-hak sosialnya, seperti hak untuk belajar, bersosialisasi, dan mengembangkan potensi diri. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa secara sosial pernikahan dini kerap melahirkan rantai persoalan baru, mulai dari putus sekolah, ketergantungan ekonomi, hingga konflik rumah tangga. Oleh karena itu, pencegahan pernikahan dini menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Kepala SMPN 2 Gangga turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa FKIP UMMAT menjadi penguat bagi upaya sekolah dalam mencegah pernikahan dini di lingkungan pendidikan.

“Sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya pernikahan dini. Namun pada kenyataannya masih saja ada satu dua siswa yang menikah di usia muda. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Ormawa FKIP yang hadir untuk kembali mengingatkan serta memberikan inspirasi kepada siswa-siswi di sini. Kami berharap anak-anak tidak menyia-nyiakan kegiatan ini, melainkan menjadikannya sebagai bahan refleksi agar lebih fokus pada pendidikan dan masa depan,” ungkapnya.

Melalui program ORMAWA FKIP Berdampak, mahasiswa FKIP UMMAT berharap dapat terus berperan aktif sebagai agen perubahan dengan menghadirkan edukasi yang menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pendidikan, kesehatan, serta perencanaan masa depan yang berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)

https://guyhoquet-immobilier-serezindurhone.com/
https://raptor-srls.it.com/
https://wrixtwistio.it.com/
https://shane.it.com/
https://xanaxmeds.com/about-us/
https://scholarshipfarm.com/medical-schools-of-ukraine/
https://marxtrains.com/home/
https://www.diniyyah.ac.id/
https://hubzoomer.com/
https://www.salamah.nsw.edu.au/contact/
slot 4d
totoslot
toto4d
toto4d
Angkatoto
slot qris
https://www.teambuilding-srbija.com/upit/