Dua Mahasiswa UMMAT Lolos ke Tingkat Nasional ONMIPA 2026, Wakil Rektor III: Bukti Mahasiswa UMMAT Mampu Bersaing

Dua Mahasiswa UMMAT Lolos ke Tingkat Nasional ONMIPA 2026, Wakil Rektor III: Bukti Mahasiswa UMMAT Mampu Bersaing

Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Safaruddin dan D. Sulaiman, berhasil lolos ke Tingkat Nasional Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti semangat akademik dan prestasi mahasiswa UMMAT di tingkat nasional.

MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa UMMAT dinyatakan lolos ke tingkat nasional pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada 8–12 Juni 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya.

Dua mahasiswa yang berhasil lolos tersebut adalah Safaruddin dari Program Studi Matematika pada bidang Matematika, dan D. Sulaiman dari Program Studi S1 Tambang pada bidang Kimia. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMMAT memiliki kemampuan akademik yang unggul dan mampu bersaing dalam kompetisi bergengsi di tingkat nasional.

Wakil Rektor III UMMAT, Dr. Erwin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UMMAT tersebut.

“Alhamdulillah, atas nama pimpinan Universitas Muhammadiyah Mataram, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa UMMAT yang terus menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kelolosan mahasiswa pada ajang ONMIPA Tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu bersaing, unggul, dan terus menghadirkan capaian terbaik,” ungkapnya.

Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi mahasiswa dan program studi, tetapi juga menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika UMMAT dalam membangun budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan kompetitif.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus. Saya percaya mahasiswa UMMAT memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, serta kemajuan peradaban,” lanjut Dr. Erwin.

Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus berani bermimpi, aktif berkarya, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri melalui kompetisi, penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di tingkat nasional maupun internasional.

UMMAT, lanjutnya, akan terus berkomitmen memberikan dukungan, pembinaan, dan ruang pengembangan potensi mahasiswa agar semakin banyak prestasi yang lahir dan mampu mengharumkan nama kampus, daerah, serta Indonesia.

“Selamat dan sukses kepada mahasiswa berprestasi. Teruslah berkarya, menginspirasi, dan menjadi bagian dari generasi UMMAT Berdampak,” tutupnya.

Kelolosan dua mahasiswa UMMAT pada ONMIPA Nasional 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kompetisi akademik, meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa, serta mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berdampak bagi masa depan bangsa. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Jadi Tuan Rumah Pendampingan PP-PTS se-NTB, Dorong Penguatan Mutu Perguruan Tinggi Swasta

UMMAT Jadi Tuan Rumah Pendampingan PP-PTS se-NTB, Dorong Penguatan Mutu Perguruan Tinggi Swasta

Pimpinan UMMAT bersama Tim Kemendiktisaintek, narasumber, dan perwakilan Perguruan Tinggi Swasta se-NTB berfoto bersama usai kegiatan Pendampingan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) yang digelar di Aula Pertemuan Lantai 3 Universitas Muhammadiyah Mataram, Jumat, 1 Mei 2026.

MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dipercaya menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pendampingan Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) se-Nusa Tenggara Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Lantai 3 UMMAT pada Jumat, 1 Mei 2026, dalam suasana lancar, efektif, dan penuh semangat kolaboratif.

Kepercayaan ini menjadi bentuk pengakuan atas peran strategis UMMAT dalam mendukung peningkatan mutu, kapasitas kelembagaan, serta daya saing Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah NTB. Melalui kegiatan ini, UMMAT turut mengambil bagian dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi swasta agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada mutu.

Wakil Rektor I UMMAT, Drs. H. Abdurrahman, M.M., menyambut hangat kehadiran tim dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serta para pimpinan PTS se-NTB. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini menjadi momentum penting bagi PTS di NTB untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas program kerja, serta menyusun proposal PP-PTS yang lebih terarah, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan masing-masing institusi.

“UMMAT berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas kelembagaan, tidak hanya di lingkungan internal UMMAT, tetapi juga bagi perguruan tinggi swasta lainnya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kemendiktisaintek, Assoc. Prof. Suparto, Ph.D., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang solid dari seluruh pihak. Ia secara khusus mengapresiasi Rektor, jajaran pimpinan, dan sivitas akademika UMMAT yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Para pimpinan dan perwakilan PTS se-NTB mengikuti sesi pendampingan bersama Tim Kemendiktisaintek dan narasumber.

Kegiatan pendampingan PP-PTS ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Assoc. Prof. Suparto, Ph.D., Assoc. Prof. Dwi Santoso, Ph.D., Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil, dan Prof. Dr. Sugianto, M.H. Para narasumber memberikan penguatan materi terkait strategi penyusunan proposal, peningkatan tata kelola, serta pengembangan program kelembagaan yang relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi swasta.

Selain sesi pendampingan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan demo smart classroom oleh BenQ Team. Demonstrasi tersebut memperkenalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran modern sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang semakin menuntut inovasi, digitalisasi, dan peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Ketua Peleksana kegiatan, Dr. Lukman, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Kemendiktisaintek, para pimpinan PTS se-NTB, serta jajaran pimpinan UMMAT atas dukungan penuh yang diberikan. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas PTS, khususnya dalam penyusunan proposal PP-PTS yang berkualitas dan berorientasi pada peningkatan mutu kelembagaan.

“Kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan semua pihak. Semoga pendampingan ini memberikan manfaat nyata bagi PTS se-NTB dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pengembangan institusi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UMMAT kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif mengambil peran dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat. Semangat kolaborasi antarkampus diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya PTS yang unggul, adaptif, bermutu, dan berdaya saing global. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Lantik Enam Pejabat Struktural Baru, Perkuat Tata Kelola Menuju Kampus Unggul

UMMAT Lantik Enam Pejabat Struktural Baru, Perkuat Tata Kelola Menuju Kampus Unggul

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT, Selasa (14/4/2026).

MATARAM Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melantik enam pejabat struktural baru dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT, Selasa, 14 April 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu layanan akademik, serta mempercepat capaian visi menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Badan Pembina Harian (BPH), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat, serta sivitas akademika UMMAT.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Apt. Safwan, M.Sc., Ph.D. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Dr. Hilman Syahrial Haq, S.H., LL.M. sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH), Dr. Ibrahim, M.Sc. sebagai Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Nanang Arrahman, M.Pd. sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Multazam, S.AP. sebagai Kepala Tata Usaha Fakultas Kedokteran, dan Fastabiqul Khairat, S.AP. sebagai Kepala Tata Usaha Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK).

Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., dalam sambutannya mengingatkan pentingnya amanah dalam kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa setiap jabatan adalah tanggung jawab yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga harus dijalankan dengan integritas, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

Rektor UMMAT, Ketua BPH UMMAT, Ketua PWM NTB bersama pejabat struktural yang baru dilantik berfoto bersama usai prosesi pelantikan dan serah terima jabatan di lingkungan UMMAT, Selasa (14/4/2026), di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UMMAT.

“Jabatan bukan sekadar kedudukan administratif, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Karena itu, saya berharap para pejabat yang dilantik hari ini dapat menghadirkan kinerja terbaik, memperkuat kolaborasi, dan membawa kemajuan bagi UMMAT,” ujar Rektor.

Sementara itu, Ketua PWM NTB yang diwakili oleh Dr. Sukarta, M.Pd.I. turut menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut menjadi jalan keberkahan, baik bagi institusi maupun bagi umat.

“Tahniah dan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini membawa keberkahan, bukan hanya untuk UMMAT, tetapi juga untuk umat, dan semoga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhirat kelak,” ungkapnya.

Pelantikan pejabat struktural ini tidak sekadar menandai regenerasi kepemimpinan di lingkungan UMMAT, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperkuat tata kelola akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di tengah pertumbuhan jumlah mahasiswa baru, kehadiran Fakultas Kedokteran, serta meningkatnya jumlah guru besar, UMMAT kian optimistis melangkah menuju visi sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing.

Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan energi segar, gagasan inovatif, serta kepemimpinan yang adaptif dalam memperkuat kualitas caturdharma perguruan tinggi. Sejalan dengan target meraih akreditasi institusi perguruan tinggi unggul, UMMAT terus meneguhkan komitmennya untuk berkembang sebagai universitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam, unggul dalam akademik dan riset, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. (HUMAS UMMAT)

Mahasiswa Internasional UMMAT Bangun Global Mindset Generasi Muda Bima melalui Diplomasi Pendidikan

Mahasiswa Internasional UMMAT Bangun Global Mindset Generasi Muda Bima melalui Diplomasi Pendidikan

Mahasiswa Internasional UMMAT kunjungan ke Institusi Pendidikan di Kota dan Kabupaten Bima

Bima — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan penguatan wawasan global generasi muda. Pada Senin, 12 Januari 2026, UMMAT melalui Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) memimpin rangkaian kunjungan mahasiswa internasional ke sejumlah institusi pendidikan di Kota dan Kabupaten Bima.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan diplomasi pendidikan dan pertukaran budaya UMMAT yang menyasar SMA Negeri 1 Kota Bima, SMA KAE Woha, ASI Bima, serta Kampus STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima. Rangkaian kunjungan tersebut menjadi ruang strategis bagi terbangunnya interaksi lintas budaya antara mahasiswa internasional, mahasiswa lokal, dan pelajar sekolah menengah.

Melalui dialog, diskusi ringan, dan perjumpaan langsung dengan mahasiswa dari berbagai negara, para peserta diajak untuk memperluas cara pandang, membangun global mindset, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian untuk bermimpi serta berkiprah di tingkat global. Kegiatan ini juga memperkenalkan ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi internasional.

Kolaborasi antara UMMAT dan STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima menjadi wujud konkret peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam pengabdian kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan. Mahasiswa internasional dan mahasiswa lokal tidak hanya berbagi pengalaman akademik dan kebudayaan, tetapi juga membangun jejaring peradaban yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan saling menghargai.

Kepala KUIK UMMAT, Asbah, M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi strategis UMMAT dalam memperluas jejaring global dan kontribusi sosial melalui pendidikan. “Kegiatan ini adalah bentuk diplomasi pendidikan dan kebudayaan yang kami bangun secara berkelanjutan. UMMAT berupaya menjembatani peradaban, memperkuat persahabatan global, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan lintas bangsa kepada generasi muda, khususnya di daerah,” ujar Asbah.

Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa internasional di Bima diharapkan mampu memotivasi pelajar dan mahasiswa setempat untuk berani bercita-cita melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat internasional, sekaligus menyadari bahwa mereka merupakan bagian dari komunitas global.

Rangkaian kunjungan ini dijadwalkan akan ditutup dengan silaturahmi di kediaman Wali Kota Bima, sebagai simbol penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. (HUMAS UMMAT)

Home Care Pascabencana Banjir Aceh Tamiang, Tim Medis UMMAT Layani Warga Rantau Pauh

Home Care Pascabencana Banjir Aceh Tamiang, Tim Medis UMMAT Layani Warga Rantau Pauh

Aceh Tamiang, Tim Medis Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melaksanakan layanan Mobile Clinic berbasis Home Care pascabencana banjir di Dusun Jawa, Desa/Kelurahan Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada 25 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Bencana, yang bertujuan memulihkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir.

Pelayanan kesehatan dilakukan melalui kunjungan langsung ke rumah warga sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan fokus menjangkau kelompok rentan yang mengalami keterbatasan mobilitas, seperti lansia, pasien dengan penyakit kronis, anak-anak, serta warga yang masih mengalami dampak fisik pascabencana.

Pendekatan home care dipilih sebagai strategi pelayanan adaptif pascabencana, di mana kondisi lingkungan dan akses fasilitas kesehatan belum sepenuhnya pulih. Melalui kunjungan rumah, Tim Medis UMMAT dapat melakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pemantauan kondisi pasien secara lebih komprehensif dan personal.

Sebanyak 43 pasien berhasil dilayani dalam kegiatan ini, dengan sebaran usia meliputi kelompok usia produktif 19–59 tahun sebanyak 22 orang, lansia di atas 59 tahun sebanyak 13 orang, anak usia 5–18 tahun sebanyak 5 orang, serta balita di bawah 5 tahun sebanyak 3 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa dampak kesehatan pascabencana banjir dirasakan oleh seluruh kelompok usia masyarakat.

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan keluhan terbanyak berupa cephalgia, myalgia, dan vertigo sebanyak 16 kasus, disusul Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 15 kasus. Selain itu, Tim Medis UMMAT juga menangani penyakit kardiovaskular seperti hipertensi dan riwayat stroke sebanyak 9 kasus, dispepsia sebanyak 5 kasus, penyakit kulit sebanyak 3 kasus, serta diare akut sebanyak 2 kasus. Sementara itu, masing-masing ditemukan 1 kasus diabetes, cedera trauma, dan cedera non-trauma.

Kondisi lingkungan pascabencana banjir, seperti kelembapan tinggi, keterbatasan sanitasi, dan aktivitas pembersihan rumah, menjadi faktor risiko utama munculnya gangguan pernapasan dan keluhan muskuloskeletal yang banyak ditemukan pada warga Rantau Pauh.

Melalui layanan Mobile Clinic Home Care, Universitas Muhammadiyah Mataram menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap kondisi darurat dan kebutuhan masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada penanganan medis jangka pendek, tetapi juga pada upaya pencegahan perburukan penyakit serta penguatan ketahanan kesehatan masyarakat terdampak bencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Laporan Hasil Kunjungan Mobile Clinic (Home Care) Tim Medis UMMAT di wilayah Rantau Pauh, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bentuk nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek RI. Dukungan ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan aksi kemanusiaan dan penguatan peran perguruan tinggi dalam mitigasi dan penanggulangan bencana di Indonesia. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail Resmi Dikukuhkan di Bidang Reading ELT

UMMAT Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail Resmi Dikukuhkan di Bidang Reading ELT

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan pencapaian strategi dalam penguatan kualitas akademik dengan resmi menambah satu orang Guru Besar , yakni Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., Bi. pada bidang Reading in English Language Teaching (ELT). Pengangkatan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 44690/KTP.KP/2025.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Guru Besar dilakukan langsung oleh Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST, MT, bertempat di Ruang Temu Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, pada Senin (29/12/2025).

Kegiatan penyerahan SK ini dihadiri oleh Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA, didampingi Wakil Rektor II, Ir. Asmawati, MP. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen UMMAT dalam meningkatkan kualitas sumber daya dosen dan memperkuat reputasi institusi di tingkat regional maupun nasional.

Rektor UMMAT menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian akademik yang diraih oleh Prof. Hijril Ismail. Menurutnya, bertambahnya guru besar merupakan indikator penting kemajuan perguruan tinggi dalam menjalankan caturdarma, khususnya pada pengembangan keilmuan dan riset.

“Kami merasa bangga atas pencapaian ini. Semoga kehadiran guru besar baru dapat memperkuat kontribusi akademik, meningkatkan kualitas riset dan pembelajaran, serta semakin mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Mataram,” ujar Drs. Abdul Wahab, MA.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa peran guru besar sangat strategis dalam mendorong produktivitas penelitian, publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., mengapresiasi konsistensi UMMAT dalam mendorong dosen mencapai jabatan fungsional tertinggi. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi akademik dan kontribusi keilmuan.

Penambahan guru besar ini semakin memperkokoh posisi Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan sumber daya manusia, riset, dan inovasi. UMMAT terus berkomitmen mendukung peningkatan jabatan fungsional dosen sebagai bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Barat. (HUMAS UMMAT)