FH UNPAK BOGOR STUDI BANDING KE FH UMMAT

FH UNPAK BOGOR STUDI BANDING KE FH UMMAT

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Fakultas Hukum (FH) kembali menunjukkan keunggulannya dengan menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Hukum Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor. Kegiatan ini berlangsung dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) Tri Dharma Perguruan Tinggi antara kedua institusi, menandakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia (01/08/2024).

Dekan FH UMMAT, Dr. Hilman Syahrial Haq, SH. LL.M, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa menerima kunjungan dari Ketua Yayasan, Dekan, dan jajaran pimpinan Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor dalam rangka studi banding dan penandatanganan MoA Tri Dharma PT. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk kemajuan bersama. Aamiin YRA,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar institusi. FH UMMAT yang dikenal dengan berbagai program unggulannya seperti hukum kebencanaan, hukum pariwisata, dan hukum mediasi komunitas, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi FH UNPAK dalam mengembangkan kurikulum dan program studi mereka. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi kedua institusi untuk berdiskusi mengenai best practices dalam pengajaran hukum serta tantangan yang dihadapi di era modern ini.

Dekan FH UNPAK, Dr. Hj. Asmak Ul Hosnah, S.H., M.H., mengungkapkan kekagumannya terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh FH UMMAT. “Kami sangat terkesan dengan program-program unggulan yang dimiliki oleh FH UMMAT. Kami berharap melalui kerjasama ini, kami dapat mengimplementasikan beberapa program tersebut di FH UNPAK untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kami,” tuturnya.

Selain penandatanganan MoA, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi panel yang membahas berbagai topik terkait hukum kebencanaan, pariwisata, dan mediasi komunitas. Diskusi ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta yang hadir, baik dari FH UMMAT maupun FH UNPAK. Para dekan, wakil dekan, para dosen dari kedua institusi saling bertukar pikiran dan pengalaman, memperkaya wawasan mereka tentang bagaimana hukum dapat berperan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dan kerja sama UMMAT, Asbah, M. Hum., menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi ajang bagi kedua fakultas untuk menjalin silaturahmi dan mempererat kerjasama di masa depan. “Dengan adanya MoA Tri Dharma PT ini, diharapkan dapat tercipta berbagai program kolaboratif yang bermanfaat bagi kedua institusi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. seperti mengadakan kegiatan seminar, workshop, program pertukaran mahasiswa dan dosen antar institusi”, harapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, FH UMMAT semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu fakultas hukum unggulan di Indonesia, yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga menjadi idola dan rujukan bagi fakultas hukum lainnya dalam mengembangkan kualitas pendidikan hukum di Indonesia. Kunjungan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kerjasama dan kolaborasi antar institusi pendidikan tinggi dapat membawa manfaat yang besar bagi kemajuan bersama (HUMAS UMMAT).

TINGKATKAN PENGABDIAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL, UMMAT LEPAS MAHASISWA KKN MAS DAN KKN INTERNASIONAL DI MALAYSIA

TINGKATKAN PENGABDIAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL, UMMAT LEPAS MAHASISWA KKN MAS DAN KKN INTERNASIONAL DI MALAYSIA

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan bangga melepas dua mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan satu mahasiswa untuk mengikuti KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs). Acara pelepasan ini menjadi momen penting yang menandai komitmen UMMAT dalam mendukung pengembangan akademik dan pengalaman mahasiswa di tingkat nasional dan internasional (29/07/2024).

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMMAT, Dr. Ibrahim, M.Sc., menjelaskan bahwa KKN Internasional dan KKN MAs memiliki perbedaan signifikan dengan KKN Reguler. “Kami sangat menaruh harapan besar untuk kedua program ini karena mahasiswa kita akan berjumpa dengan banyak universitas, terutama KKN MAs yang akan bergabung dengan seluruh universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Ada harapan besar kami di sini agar mahasiswa kami dapat menggali ilmu dan melakukan penelitian dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan KKN ini akan berlangsung selama kurang lebih 45 hari. “Kami berharap mahasiswa KKN Internasional akan kembali dengan riset-riset skala internasional dan artikel ilmiahnya, sementara mahasiswa KKN MAs mampu melakukan riset skala nasional dan bisa dipublikasikan di jurnal-jurnal SINTA maupun prosiding,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti KKN Internasional adalah Maulidia Dwi Meyundasari, mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Ia akan melaksanakan KKN di SB Rawang, Selangor, Malaysia.

“Saya sangat bersyukur dan senang bisa lolos untuk mengikuti KKN-Dik Internasional di Malaysia. Bagi saya, ini merupakan kesempatan yang luar biasa untuk belajar dan berkontribusi dalam lingkungan internasional yang berbeda,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan antusiasmenya untuk berinteraksi dengan mahasiswa dan penduduk setempat, serta mendalami lebih dalam tentang pendidikan di Malaysia.

Ia berharap program KKN-Dik Internasional dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman mahasiswa UMMAT. “Pengalaman ini tidak hanya akan memperluas wawasan kami, tetapi juga meningkatkan kemampuan adaptasi dan keterampilan interkultural yang sangat penting di era globalisasi ini. Saya berharap program KKN-Dik Internasional ini dapat menginspirasi mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang memiliki wawasan global, peduli terhadap masyarakat, dan mampu memberikan solusi inovatif untuk tantangan-tantangan global yang kita hadapi saat ini,” tambahnya.

Erwin Iswandia, mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), juga terpilih untuk mengikuti KKN Internasional di SB Gumut, Malaysia. Ia juga merasa sangat bangga dan senang dengan kesempatan ini.

“Perasaan saya lolos dalam mengikuti KKN Internasional ini tentu saja sangat senang dan bangga karena saya yakin tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan KKN yang berskala internasional. Jadi, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujarnya.

Ia berharap Universitas terus mendukung dan mensupport mahasiswa dalam mengikuti berbagai kegiatan atau program, termasuk KKN Internasional. “Saya berharap lebih banyak lagi mahasiswa dari UMMAT yang akan lulus dalam mengikuti program KKN Internasional ini karena akan menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi kampus jika melahirkan mahasiswa berprestasi, apalagi dalam skala internasional,” tambahnya.

Sementara itu, mahasiswa yang mengikuti KKN MAS juga diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Aisah, mahasiswa yang akan mengikuti KKN MAS di Solo, Kabupaten Sukoharjo, kecamatan Baki, Desa Kadilangu, merasa sangat bahagia dan menganggap ini sebagai pengalaman yang berharga. “KKN MAS dapat memberikan pengalaman yang berharga selain itu KKN MAS juga bisa menjadi kesempatan belajar banyak hal dan membangun jaringan atau relasi,” ungkap Aisah. Ia juga berharap program ini terus menjadi jembatan yang efektif antar mahasiswa dan masyarakat.

Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, para mahasiswa ini siap menjalani pengalaman baru dan menimba ilmu di berbagai negara. Dukungan dari UMMAT menjadi modal penting bagi mereka untuk sukses dalam menjalankan tugas-tugas KKN dan membawa nama baik universitas di kancah nasional maupun internasional.

Universitas Muhammadiyah Mataram terus berkomitmen untuk memberikan motivasi dan dukungan terbaik bagi mahasiswanya agar dapat berkembang dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pelepasan mahasiswa KKN Internasional dan KKN MAs ini menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut (HUMAS UMMAT).

PERAYAAN MILAD KE-44,  UMMAT BANGUN SINERGI MENUJU UNGGUL DAN BERDAYA SAING

Mataram – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan bangga merayakan Resepsi Semarak Milad ke-44 yang dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan menarik dan penuh makna. Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB, yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PWM NTB), Pimpinan Wilayah Aisyiah Nusa Tenggara Barat (PWM NTB), Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PDPM NTB), Pimpinan Daerah Aisyiah Nusa Tenggara Barat (PDNA NTB), Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT,  seluruh sivitas akademika dan bank mitra UMMAT. Selasa, 02 Juli 2024 di Auditorium H. Anwar Ikraman.

Ketua Panitia, Dr. Erwin, M.Pd., mengungkapkan bahwa berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk memeriahkan peringatan ini, termasuk seminar nasional, bakti sosial, bazar UMKM, pemberdayaan UMKM, pemberdayaan wirausaha mahasiswa. Dan hari ini perayaan resepsi milad, serta pemberian penghargaan kepada para juara. “Di usia ke-44 ini, kami mengangkat tema dengan tajuk Sinergi Menuju Unggul dan Berdaya Saing, yang selaras dengan visi misi UMMAT. Harapannya, di milad ini UMMAT semakin jaya, membanggakan, dan meraih banyak prestasi lagi,” ungkapnya.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMMAT untuk terus membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar sivitas akademika. “Semoga dengan semangat kebersamaan ini, UMMAT semakin maju dan berprestasi di masa mendatang,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh mitra kampus, panitia, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini. “Kehadiran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen mitra universitas sangat penting dalam memperkuat ikatan kekeluargaan di UMMAT. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya,” tambahnya.

Pada usia ke-44 tahun, UMMAT telah berhasil meluluskan sebanyak 25.314 orang dari tujuh fakultas dan program pascasarjana. Para lulusan ini telah tersebar di berbagai daerah, membawa pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh di UMMAT ke seluruh pelosok negeri.

Jenjang pendidikan dosen di UMMAT sangat beragam dan berkualitas. Terdapat 256 dosen yang telah menyelesaikan pendidikan S2 (Magister) dan 66 dosen yang telah meraih gelar S3 (Doktor). Dosen-dosen ini juga memiliki berbagai jabatan fungsional yang mendukung proses pendidikan dan penelitian di UMMAT.

“Salah satu dosen terbaik kita di UMMAT tahun ini, Joni Safaat Ardiansyah, ST., M.Sc., Ph.D., telah meraih penghargaan sebagai pemimpin akademik di bidang sains dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII Bali-Nusra. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi dan prestasinya yang luar biasa dalam dunia pendidikan dan penelitian di bidang sains. Tahun 2023/2024”, bangganya.

UMMAT juga  berhasil memperoleh hibah dana Matching Fund dari program Kedaireka-Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Dana hibah ini dimaksudkan untuk mendukung kolaborasi antara perguruan tinggi dengan industri dalam rangka mengembangkan inovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain itu, UMMAT sedang dalam proses membuka Fakultas Kedokteran yang berlokasi di Jalan Anyelir, Mataram. Proses pendirian fakultas ini telah melewati beberapa tahap penting, termasuk visitasi dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia Pusat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI). Tahapan visitasi ini merupakan bagian dari persyaratan yang harus dipenuhi untuk memastikan fakultas kedokteran yang akan didirikan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

UMMAT juga telah mencapai berbagai prestasi dalam hal akreditasi program studi dan pencapaian mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Saat ini, UMMAT memiliki 3 program studi dengan Akreditasi Unggul , 5 program studi dengan Akreditasi Baik Sekali, 13 program studi dengan Akreditasi Baik.

Tidak hanya itu, UMMAT juga menjalin kerjasama di kancah nasional dan internasional. Beberapa diantarnya, KKNDIK International ke Malaysia, KKNMAS ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Global Education Program di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Ada juga beberapa mahasiswa berprestasi UMMAT antara lain : Wahyu Fahmi Arsyad sebagai juara 2 lomba tahfidz Al-Qur’an kategori Hafalan 30 Juz di Universitas Muhammadiyah Riau, Nurhamdi Said meraih medali perunggu dalam Pencak Silat di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII 2023,  Khotin Salwa terpilih sebagai Duta Maritim Indonesia tahun 2023 Kategori Lingkungan Hidup, Ifan Setiawan sebagai juara desain grafis berbasis Canva tingkat nasional, HMPS Sipil meraih penghargaan kategori sistem berkelanjutan hibah abdidaya PPK ORMAWA 2023, , Hibah PPK ORMAWA dari Kemenristekdikti untuk berbagai UKM di UMMAT, Hibah Kemenristekdikti PKM 8 Bidang dan PKM AI dan  Hibah P2MW Kemenristekdikti.

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, yang diwakili oleh Kepala Dinas Sosial, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., M.H., sekaligus hadir sebagai alumni UMMAT dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), menyampaikan apresiasi dan harapan pada Milad ke-44 UMMAT. Ia menekankan bahwa usia 44 tahun adalah usia yang cukup matang untuk sebuah institusi pendidikan. Oleh karena itu, UMMAT diharapkan terus bergerak maju dan meningkatkan daya saingnya di masa depan.

Ia juga mengakui kontribusi signifikan para alumni UMMAT dalam berbagai sektor pemerintahan di NTB, baik di tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi. “alumni UMMAT tidak hanya banyak jumlahnya tetapi juga menunjukkan kemampuan bersaing yang baik dalam karir mereka. Hal ini dikarenakan pendidikan yang mereka terima di UMMAT, yang tidak hanya menekankan pada ilmu pengetahuan tetapi juga pada nilai-nilai Al-Islam dan semangat Kemuhammadiyahan. Nilai-nilai ini menjadi landasan moral yang kuat bagi para alumni dalam setiap gerak dan perilaku mereka, baik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN”, ungkapmya.

Acara milad diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para juara lomba dan dosen berprestasi. Semoga semangat kebersamaan ini terus menginspirasi seluruh sivitas akademika UMMAT untuk meraih prestasi lebih tinggi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Penghargaan pertama kategori Skor Sinta Terbaik diraih oleh Dr. Saharudin, M. Pd. Penghargaan kedua, kategori Dosen Inspiratif Peraih Penghargaan Tingkat Nasional, diraih oleh Dr. Joni Ardiansyah Safa’at. Ketiga, kategori Dosen Pembimbing PKM Terbaik, diraih oleh Apt. Safwan, Ph.D. Keempat, kategori Dosen Pembimbing PPK Ormawa Terbaik diraih oleh Ari Rahman Hidayat, S.T., M.T.

Selanjutnya, kategori Ormawa Tingkat Universitas Terbaik diraih oleh UKM Mapala UMMAT, kategori Mahasiswa Berprestasi diraih oleh Berlian Mahasiswa Fakultas Hukum.

Kategori prodi dengan Kinerja Pelaporan Siakad dan PDDikti Terbaik diraih oleh PGSD, Kategori Fakultas dengan Kinerja dan Program Inovatif diraih oleh FKIP, kategori Fakultas dengan Ormawa Paling Aktif dan Inspiratif diraih oleh FATEK, kategori Fakultas Penerima Hibah Penelitian Dikti Terbaik diraih oleh FKIP, kategori Fakultas Penerima Hibah Pengabdian Dikti Terbaik diraih oleh FAI, kategori Fakultas Penerima Pendanaan PKM Terbanyak diraih oleh FIK, kategori Fakultas Penerima Hibah P2MW diraih oleh FISIPOL.kategori Tendik Berprestasi dan Inspiratif  diraih oleh Ramli, S.AP. dan terakhir kategori Tim Kerja dengan Intensitas Pekerjaan Paling Aktif diraih oleh Perlengkapan dan Humas.

Selain itu, serangkaian lomba juga turut memeriahkan peringatan ini, seperti turnamen voli putri, turnamen futsal yang  berlangsung dari tanggal 20-24 Juni 2024 di lapangan UMMAT, turnamen tenis meja dari tanggal 20-21 Juni 2024 di Auditorium, lomba video kreatif dari tanggal 21-24 Juni 2024, lomba menyanyi pada tanggal 24-25 Juni 2024 di Auditorium, lomba memasak dan lomba Tarik tambang yang berlangsung  pada tanggal 27 Juni 2024 di Lapangan UMMAT (HUMAS UMMAT).