Mahasiswa Kebidanan UMMAT Sabet Juara 1 Lomba Essay Nasional, Angkat Isu Gen Z dan Teknokrasi

Mahasiswa Kebidanan UMMAT Sabet Juara 1 Lomba Essay Nasional, Angkat Isu Gen Z dan Teknokrasi

Mataram – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Sabrina Tria Yunita, mahasiswi semester 6 dari Program Studi S1 Kebidanan, berhasil meraih Juara 1 dalam ajang bergengsi Lomba Essay Nasional yang mengangkat tema “Peran Gen Z dalam Mendukung Kebangkitan Nasional”, Kegiatan ini diselenggarakan secara daring oleh Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak dan berlangsung selama 20 hari, sejak 4 hingga 24 Mei 2025.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas di seluruh Indonesia, yang masing-masing menyuarakan pandangannya mengenai bagaimana generasi muda saat ini dapat mengambil peran dalam membangkitkan semangat nasionalisme dan perubahan positif di tengah kemajuan zaman yang semakin kompleks. Dalam kompetisi tersebut, Sabrina tampil menonjol dengan esainya yang berjudul: “Dari TikTok Menuju Teknokrasi: Gen Z Sebagai Katalisator Kebangkitan Nasional Modern”.

Melalui esai ini, Sabrina mengulas bagaimana platform media sosial yang kerap dianggap hanya sebagai hiburan, seperti TikTok, justru bisa menjadi sarana edukasi, penyebaran informasi konstruktif, hingga penggerak perubahan sosial-politik di tengah masyarakat. Dengan mengaitkan dinamika perilaku Gen Z yang sangat dekat dengan teknologi dan informasi, Sabrina mendorong narasi bahwa generasi ini memiliki potensi besar dalam memengaruhi arah kemajuan bangsa.

Namun, di balik pencapaian gemilang ini, terdapat perjuangan dan tantangan yang tak sedikit. Sabrina mengaku bahwa menulis bukanlah hal yang mudah baginya. “Mengikuti lomba esai ini bukanlah hal yang mudah bagi saya. Sejujurnya, saya tidak terlalu pandai menulis. Menyusun gagasan dalam bentuk tulisan yang runtut, menarik, dan argumentatif seringkali membuat saya merasa kewalahan,” tuturnya jujur.

Ia juga menyampaikan bahwa topik yang diangkat terasa sangat luas dan kompleks, terlebih karena membahas tentang generasi Z, yang notabene adalah generasinya sendiri. Keraguan sempat menghantui proses kreatifnya. Namun dengan tekad yang kuat, ia memilih untuk tetap menulis.

“Saya sempat bertanya-tanya, apakah ide saya cukup relevan? Apakah sudut pandang saya cukup unik? Tapi saya belajar bahwa keberanian untuk mencoba lebih penting daripada kesempurnaan. Karena bagi saya, menulis bukan tentang siapa yang paling pintar, tetapi tentang siapa yang berani menyuarakan pikirannya,” ujarnya dengan penuh makna.

Prestasi yang diraih oleh Sabrina menjadi bukti bahwa mahasiswa kesehatan, yang selama ini lebih dikenal dalam ranah praktik klinis, juga memiliki daya analisis dan pemikiran strategis yang kuat dalam isu-isu nasional.

Sebagai mahasiswi UMMAT yang berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat nasional, Sabrina menyampaikan harapan besar agar pencapaiannya bisa memotivasi teman-teman mahasiswa lainnya untuk tidak ragu berkarya dan berkompetisi.

“Saya berharap pencapaian ini bisa menjadi penyemangat bagi teman-teman mahasiswa UMMAT agar terus menggali potensi diri. Jangan ragu untuk mencoba hal baru, meskipun merasa belum cukup ahli. Kadang keberanian mengambil langkah pertama adalah kunci dari sebuah kesuksesan,” pesannya.

Ia juga tak lupa memberikan apresiasi mendalam kepada kampus yang telah memberikan ruang dan lingkungan yang mendukung mahasiswanya untuk berkembang. “UMMAT telah menjadi rumah intelektual yang mendorong saya untuk terus belajar, berani, dan tumbuh. Semoga kampus tercinta ini terus menjadi wadah bagi mahasiswa-mahasiswanya untuk berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam membangun karakter dan daya saing global”, ucapnya.

Prestasi Sabrina sejalan dengan visi UMMAT dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi bagi masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, pimpinan kampus terus menekankan pentingnya membangun budaya kompetitif dan produktif di kalangan mahasiswa.

Keberhasilan Sabrina menjadi inspirasi bahwa dengan keberanian, kegigihan, dan dukungan kampus yang memadai, mahasiswa dapat menembus batas keterbatasan dan menjawab tantangan zaman melalui karya yang bermakna. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Bersama PT. STM, Dorong Mahasiswa Menyelami Good Mining Practices

UMMAT Bersama PT. STM, Dorong Mahasiswa Menyelami Good Mining Practices

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri. Kali ini, UMMAT menggandeng PT. Sumbawa Timur Mining (STM) dalam sebuah kegiatan bertajuk “Sharing Knowledge – Good Mining Practices: Sustainability in Mining Industry”, yang diselenggarakan pada Senin (2/6/2025) di Aula Rektorat UMMAT.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah penting dalam mempertemukan gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dari kalangan akademisi dan praktisi industri. Hadir dalam kegiatan ini unsur pimpinan universitas, para dosen lintas prodi, mahasiswa dari berbagai jurusan, serta jajaran profesional dari PT. STM yang secara langsung membagikan ilmu dan pengalaman mereka terkait praktik pertambangan berkelanjutan.

Ketua panitia kegiatan, Dr. Nurhayati, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama berkelanjutan yang telah dan akan terus dilakukan antara UMMAT dan PT. STM. “Kolaborasi ini adalah bentuk keseriusan kami untuk membuka ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi di lapangan”, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor II UMMAT, Ir. Asmawati, M.P., yang hadir mewakili Rektor UMMAT. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. STM atas keterbukaan dan kemitraan yang telah terjalin. “Kolaborasi ini penting sebagai jembatan antara teori dan praktik. Kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dengan wawasan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri”, ungkapnya.

Asmawati juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan melalui berbagai bentuk sinergi lainnya, seperti program magang industri, penelitian terapan bersama, kuliah tamu berkala, dan pelatihan berkelanjutan untuk dosen dan mahasiswa.

Dalam kesempatan yang sama, PJS Kepala Teknik Tambang PT. STM, Bapak Muhammad Evin Armedco, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan tinggi. “PT. STM percaya bahwa pertambangan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui keterlibatan semua pihak, termasuk perguruan tinggi. Kami ingin menjadi bagian dari proses pendidikan generasi muda yang kelak akan memimpin perubahan”, ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan STM dalam kegiatan ini bukan sekadar bagian dari program sosial perusahaan, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Pertama, dari pihak PT. STM, hadir Bapak Isnan Hidayatullah, S.Hut., selaku perwakilan dari Divisi Sustainability. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai pendekatan dan praktik yang dilakukan PT. STM dalam mewujudkan good mining practices, termasuk upaya-upaya konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan, pengelolaan limbah tambang, serta pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan operasional. “Good mining practices bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang etika, transparansi, dan tanggung jawab sosial”, tegas Isnan.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana (PSLHMB) UMMAT, Prof. Joni Safaat Adiansyah, Ph.D., yang juga sebagai narasumber kedua, turut memberikan paparan dari perspektif akademik. Ia menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam seluruh proses pendidikan dan riset di bidang pertambangan. “Universitas perlu membuka ruang dialog dengan industri untuk memastikan bahwa lulusan kita siap menghadapi tantangan nyata di lapangan. Inilah esensi dari kampus merdeka dan ekosistem pembelajaran berbasis kolaborasi”, ungkapnya.

Sesi diskusi yang berlangsung usai pemaparan materi menjadi momen yang sangat menarik. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait tantangan lingkungan, teknologi pertambangan, hingga aspek sosial dari kegiatan tambang. Narasumber menjawab dengan lugas, membagikan contoh-contoh riil, serta memberikan saran konstruktif kepada mahasiswa yang tertarik mengembangkan karier di bidang pertambangan dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, UMMAT kembali menegaskan visinya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap dinamika zaman dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan industri seperti PT. STM dalam ruang akademik menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Gaet Pemikir Dunia Arab Prof. Mariam Ahmad, Bicara Islam dan Peradaban Masa Depan

UMMAT Gaet Pemikir Dunia Arab Prof. Mariam Ahmad, Bicara Islam dan Peradaban Masa Depan

Mataram, Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran institusi pendidikan tinggi sebagai pusat transformasi intelektual dan spiritual umat. Salah satu wujud komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Internasional yang menghadirkan tokoh dunia Islam, Prof. Dr. Mariam Ahmad, dosen senior Universitas Ibn Tofail, Kerajaan Maroko, sekaligus Presiden Asosiasi Suster Maroko-Indonesia dan Kepala Pusat Penelitian dan Kajian Independen.

Bertempat di Aula H. Anwar Ikraman UMMAT pada Rabu siang, 28 Mei 2025, kegiatan ini mengangkat tema sentral “Islam dan  Peradaban Dunia”, sebuah topik yang dinilai sangat penting dan relevan dalam menghadapi dinamika global dan tantangan umat Islam dewasa ini.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan makna, Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Prof. Mariam di tengah-tengah keluarga besar UMMAT. “Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami menyambut kehadiran salah satu tokoh pemikir dan ilmuwan terkemuka di dunia Arab dan Islam, Yang Mulia Prof. Dr. Maryam Ahmad, yang sedang melakukan kunjungan ke Indonesia pada hari-hari yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya tema kuliah umum yang diangkat. “Tema ini sangat dibutuhkan oleh umat, karena memadukan antara orisinalitas agama dengan visi masa depan, antara prinsip wahyu dan dinamika realitas. Kehadiran beliau di tengah-tengah kita adalah berkah, sumber ilmu, dan inspirasi.” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMMAT, Dr. H. Zaenuddin, M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Kegiatan ini luar biasa. Kita berhasil mendatangkan Profesor dunia dari Maroko yang pemikirannya telah dikenal luas di dunia Islam, terutama terkait dengan peradaban,” tuturnya.

Menurut beliau, kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperluas wawasan sivitas akademika, memperkuat jaringan internasional kampus, sekaligus menjadi refleksi nyata dari nilai-nilai Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah. “Islam yang berperadaban akan muncul jika kita menyeimbangkan antara semangat belajar, pengembangan akhlak, dan keterbukaan terhadap ilmu,” tambahnya.

Dalam pemaparannya yang disampaikan secara langsung dalam bahasa Arab, Prof. Dr. Mariam Ahmad mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kembali peran Islam dalam membangun peradaban yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

“Islam bukan hanya agama ritual, tetapi juga basis peradaban yang mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, etika, dan kemanusiaan. Masa depan peradaban Islam terletak pada kemampuan umat untuk bersinergi antara teks dan konteks, antara nilai wahyu dan kebutuhan zaman,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun peradaban Islam yang inklusif dan berkeadilan. “Perempuan Muslim harus menjadi pilar perubahan, bukan hanya di ruang domestik, tetapi juga di ranah intelektual dan kepemimpinan sosial,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan UMMAT. Mereka terlihat antusias menyimak setiap paparan yang disampaikan oleh Prof. Mariam. Sesi tanya jawab berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan kritis dan reflektif dari mahasiswa mengenai masa depan Islam di tengah tantangan globalisasi, teknologi, dan budaya.

Kehadiran Prof. Dr. Mariam Ahmad juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara UMMAT dan Universitas Ibn Tofail Maroko, khususnya dalam bidang penelitian, pertukaran pelajar, serta pengembangan kajian Islam dan studi peradaban.

Melalui kegiatan ini, UMMAT berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai universitas yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menjadi poros pemikiran Islam berkemajuan di Indonesia Timur.

“Kuliah tamu ini bukan hanya pertemuan akademik, tetapi juga adalah perjumpaan nilai dan visi tentang masa depan Islam. Semoga acara ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar dalam membangun peradaban yang mencerahkan umat dan dunia,” pungkas Drs. Abdul Wahab, MA. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Gandeng PLSP PTMA, Perkuat Sistem Sertifikasi Kampus

UMMAT Gandeng PLSP PTMA, Perkuat Sistem Sertifikasi Kampus

Mataram – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus melakukan akselerasi dalam memperkuat sistem sertifikasi profesi di lingkungan kampus. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan menggelar kegiatan Pendampingan Program Kerja Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Mei 2025, yang bertempat di Aula Lantai III Gedung Rektorat UMMAT.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran Perkumpulan Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PLSP PTMA) sebagai tim pendamping, di antaranya: Sekretaris Umum PLSP PTMA, Lukito Dwi Yuono, MT. (UM Metro); Dr. Ida Rindaningsih, S.Pd., M.Pd. (UMSIDA); serta Dr. Nasrun, M.Pd. (UNISMUH Makassar).

Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam mempercepat pendirian dan penguatan program kerja LSP P1 sebagai lembaga strategis penjamin kompetensi lulusan yang bersertifikat dan unggul sesuai standar nasional.

Dalam arahannya, perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa LSP PTMA wajib mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi berkenaan dengan Relevansi Sertifikat Kompetensi terhadap Kelulusan Mahasiswa mendapatkan Sertifikat berbentuk ijazah dan sertifikat Kompetensi. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi berkenaan dengan Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal mengenai kesatuan kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian mahasiswa dari hasil pembelajarannya pada akhir program pendidikan tinggi.

Drs. Abdul Wahab, MA., selaku Rektor UMMAT menyatakan bahwa Kegiatan ini BERDAMPAK pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengakuan kompetensi lulusan, program kerja LSP P1 UMMAT akan menjadi suatu kebutuhan strategis. LSP P1 UMMAT berperan penting dalam memastikan lulusan memiliki sertifikasi kompetensi sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PLSP PTMA, Lukito Dwi Yuono, MT., menuturkan bahwa PLSP PTMA memiliki mandat untuk mendampingi seluruh PTMA dalam membentuk dan mengembangkan LSP P1. “Pendampingan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara, syarat, dan prosedur pendirian LSP P1, serta mendukung penyusunan dokumen untuk pengajuan lisensi ke BNSP,” jelasnya.

Dr. Ida Rindaningsih, S.Pd., M.Pd., selaku Tim Pendamping PLSP PTMA, menyatakan bahwa kegiatan pendampingan Program Kerja LSP P1 untuk mengidentifikasi tentang Skema Sertifikasi Kompetensi Lulusan di Perguruan Tinggi khususnya di UMMAT, Skema Sertifikasi dengan Okupasi Khusus dapat digunakan Prodi Memenuhi Kompetensi Sesuai Profil Lulusan Prodi, Skema Sertifikasi dengan Okupasi Umum dapat digunakan Beberapa Prodi, Skema Sertifikasi telah Terukur Sektor/Bidangnya, Terukur Level KKNI-Nya Sesuai Peraturan Yang Berlaku, dan Terukur Unit-Unit Kompetensi, Peralatan dan Bahan, Skill Knowledge Attitude yang Wajib Diberikan sehingga nantinya tinggal dimuat ke RPS. Skema Kompetensi, Proses Bisnis, dan Prosedur Pendirian LSP, Dokumen Apresiasi lainnya disusun berbasis bukti pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Dr. Nasrun, M.Pd., dari UNISMUH Makassar, menekankan pentingnya LSP dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, termasuk IKU Rektor, akreditasi institusi/prodi, perolehan angka kredit dosen, hingga daya saing lulusan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh dokumen seperti Renstra, rencana kebutuhan sumber daya, hingga dokumen apresiasi harus disusun sesuai standar BNSP.

Dari pihak UMMAT, Sekretaris Rektor 1, Dr. Syafril, M.Pd., menyambut baik kegiatan ini dan menyebutnya sebagai langkah awal yang penting untuk peninjauan kurikulum berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) di setiap program studi, guna memastikan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Menutup kegiatan, Ketua LSP P1 UMMAT, Dr. Junaidin, M.Pd., menyampaikan komitmennya dalam menjadikan LSP sebagai bagian integral dari sistem pendidikan UMMAT. “Kami sebagai pendatang baru tentu harus banyak belajar dari PTMA lain yang sudah lebih dahulu eksis dalam pengelolaan LSP. Kegiatan ini menjadi wadah berharga untuk berbagi pengalaman dan koordinasi,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung program strategis rektor untuk menjadikan LSP P1 UMMAT sebagai prioritas utama dalam waktu dekat.

Dengan sinergi yang terjalin bersama PLSP PTMA, UMMAT meneguhkan langkah menuju penguatan mutu lulusan melalui sertifikasi profesi yang kredibel dan terstandar nasional. (HUMAS UMMAT)

Metamorfosa Panggung: UKM Sasentra UMMAT Sukses Gelar Pekan Teater Pelajar Se-NTB ke-4, Libatkan 23 Sekolah dari Berbagai Daerah

Metamorfosa Panggung: UKM Sasentra UMMAT Sukses Gelar Pekan Teater Pelajar Se-NTB ke-4, Libatkan 23 Sekolah dari Berbagai Daerah

Mataram – Gedung Tertutup Taman Budaya NTB selama sepekan penuh berubah menjadi ruang pertunjukan yang penuh semangat, tawa, air mata, dan refleksi mendalam dalam gelaran Pekan Teater Pelajar (PTP) Se-Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-4 Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sasentra Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan penuh dedikasi, mengusung tema besar “Metamorfosa Panggung” sebagai simbol transformasi kreativitas generasi muda NTB melalui seni teater.

Diselenggarakan pada tanggal 19–25 Mei 2025, kegiatan ini tak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi medium edukasi dan ekspresi pelajar dari seluruh penjuru NTB. Sebanyak 25 sekolah awalnya mendaftar, namun karena berbagai kendala teknis, dua sekolah mengundurkan diri. Pada saat pelaksanaan, kegiatan ini diikuti oleh 23 sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di NTB seperti Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, dan Dompu.

Ketua Panitia, Zulhan Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang lomba, tetapi ruang belajar bersama untuk seluruh pelajar NTB. “Pekan teater ini adalah rumah bagi gagasan, kritik sosial, hingga keresahan para pelajar yang dituangkan secara kreatif lewat monolog dan drama. Ini lebih dari sekadar kompetisi; ini adalah panggung metamorfosa untuk mengenali jati diri, berekspresi, dan menyuarakan realita yang mereka alami,” ujar Zulhan.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme peserta, semangat kolaborasi, serta kerja keras seluruh panitia dari UKM Sasentra UMMAT yang tanpa lelah menghidupkan kegiatan ini dari perencanaan hingga hari penutupan.

Selama tujuh hari pelaksanaan, peserta tampil membawakan karya dengan tema-tema yang kuat dan menggugah, mulai dari ketidakadilan sosial, perjuangan perempuan, hingga konflik batin manusia. Setiap pertunjukan menjadi ruang bagi para pelajar untuk menyuarakan isi hati mereka.

Penampilan dalam kategori monolog dan drama tak hanya dinilai dari segi akting, tetapi juga kedalaman pesan, penghayatan naskah, tata artistik, serta kekuatan olah vokal dan tubuh.

Dalam kategori Monolog, SMAN 1 Sumbawa keluar sebagai juara pertama lewat penampilan memukau berjudul “Si Jalang yang Bersumrah Serapah dalam 3 Babar”. Disusul oleh SMAN 1 Narmada dengan “Marsinah Menggugat”, dan SMAN 2 Mataram melalui “Asomatognosis”. Tiga penghargaan juara harapan diraih oleh MA Mu’allimat NWDI Pancor dengan “Perempuan Obrak-Abrik”, SMAN Islam Al Muslimun dengan “Topeng”, serta SMAN 1 Gangga lewat “Dawang Dawang”.

Sementara itu, dalam kategori Drama, SMAN 1 Gangga berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh SMAN 1 Woja sebagai juara kedua, dan SMKN 3 Mataram sebagai juara ketiga. Juara harapan diraih oleh SMAN 1 Narmada dan SMAN 2 Mataram yang juga tampil dengan kualitas pertunjukan yang memikat.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Wakil Rektor III UMMAT,  Dr. Erwin, M.Pd., yang secara langsung hadir dan menyampaikan sambutannya saat acara. “Saya merasa bangga dan terharu melihat semangat para pelajar yang tampil luar biasa di panggung ini. UKM Sasentra telah memberi kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda NTB lewat panggung teater,” ucap Dr. Erwin.

Ia juga menekankan pentingnya ruang seni dalam dunia pendidikan tinggi. “Seni adalah jantung perubahan. Lewat teater, para pelajar belajar empati, keberanian, berpikir kritis, dan bekerja kolektif. Kampus akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini karena ia menyatukan semangat intelektual dan budaya,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Zulhan Maulana menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada para peserta dan mahasiswa. “Tetaplah percaya pada dirimu sendiri. Jangan biarkan argumen liar dari orang lain menjatuhkanmu. Jadikan teater sebagai wadah untuk terus bersuara. Dan untuk kampus, harapan kami semoga kami selalu diberi ruang dan dukungan untuk kegiatan-kegiatan kreatif seperti ini. Karena dari panggung ini, mimpi besar bisa lahir dan tumbuh”, pesannya.

Pekan Teater Pelajar Se-NTB ke-4 telah usai, namun gema semangatnya masih terasa. Raut bangga para peserta, tawa para penonton, dan kerja keras panitia menjadi bukti bahwa panggung teater bukan hanya milik seniman, tetapi milik semua yang ingin berbicara, berubah, dan bermetamorfosa. (HUMAS UMMAT)

Tampil Memukau, Mahasiswa FAI UMMAT Sabet Juara di Kompetisi Inggris-Arab Tingkat NTB

Tampil Memukau, Mahasiswa FAI UMMAT Sabet Juara di Kompetisi Inggris-Arab Tingkat NTB

Lombok Tengah , Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). M. Syauqi Mahfuzh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Agama Islam (FAI), berhasil meraih Juara 2 dalam ajang English-Arabic Speaking Competition For Tourism yang digelar pada tanggal 8 Mei 2025 di Politeknik Pariwisata Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kompetisi bergengsi ini mempertemukan mahasiswa serta pelajar dari berbagai institusi yang memiliki kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. Dengan tema besar pariwisata, para peserta ditantang untuk menyampaikan informasi tentang destinasi wisata secara bilingual (Arab-Inggris) seolah-olah sedang menjadi pemandu wisata bagi turis asing.

Ajang ini menjadi wadah aktualisasi keterampilan berbahasa asing dalam konteks nyata dunia pariwisata yang tengah berkembang pesat di NTB, khususnya di wilayah Lombok dan Sumbawa. Melalui pendekatan praktis, para peserta dinilai tidak hanya dari kefasihan dan struktur bahasa, tetapi juga dari kemampuan komunikasi, penguasaan materi, dan kepercayaan diri saat tampil.

Dalam kompetisi tersebut, Syauqi tampil memukau, memadukan penguasaan materi dengan bahasa asing yang fasih dan penyampaian yang atraktif. Ia menunjukkan performa panggung yang natural, komunikatif, dan mencerminkan pemahaman mendalam terhadap dunia kepariwisataan.

“Saya sangat bersyukur bisa meraih Juara 2 dalam kompetisi ini. Kegiatan ini sangat menyenangkan karena bisa langsung melatih kemampuan bahasa dalam konteks nyata. Saya tidak merasa terbebani, karena ini bagian dari proses belajar yang menyenangkan dan menantang,” ujar Syauqi, mahasiswa asal Mataram yang kini duduk di semester 8.

Syauqi juga menyampaikan harapannya agar UMMAT terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, khususnya bahasa dan seni.

“Saya berharap UMMAT terus menjadi pendukung utama mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi. Kegiatan seperti ini bisa memperluas jaringan, menambah pengalaman, dan meningkatkan kepercayaan diri. Semoga kampus selalu memberi ruang bagi kami untuk berproses dan menunjukkan kemampuan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Syauqi juga menyampaikan pesan inspiratif kepada rekan-rekan mahasiswa agar mencintai bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, sekaligus terus semangat mempelajari bahasa asing untuk membuka peluang lebih luas di kancah global.

“Bahasa adalah jendela dunia. Mempelajari bahasa asing membuka peluang karier yang lebih luas dan memperkaya perspektif budaya. Tapi jangan lupa, cintai juga bahasa Indonesia karena itu adalah identitas dan kekuatan bangsa,” tegasnya.

Capaian ini menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan siap bersaing secara global. Kampus terus mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan inovatif, terutama dalam menghadapi tantangan di sektor strategis seperti pariwisata, pendidikan, dan budaya.

English-Arabic Speaking Competition For Tourism diharapkan menjadi contoh kegiatan edukatif integratif yang mampu menggabungkan pendidikan, pariwisata, dan pengembangan SDM berdaya saing internasional. Terlebih, NTB sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia sangat membutuhkan generasi muda yang terampil dalam bahasa asing untuk memperkenalkan kekayaan lokal ke dunia.

Dengan keberhasilannya, M. Syauqi Mahfuzh tidak hanya mengharumkan nama Prodi Pendidikan Bahasa Arab dan FAI UMMAT, tetapi juga membuktikan bahwa mahasiswa UMMAT siap menjadi duta kebahasaan yang profesional dan visioner dalam menghadapi tantangan masa depan. (HUMAS UMMAT)

  • Angkatoto Angkatoto MMTOTO Angkatoto MMTOTO MMTOTO Starslot4D slot online bandar slot slot88 slot 4d bandar slot angkatoto airtoto4d airtoto4d slot 4d slot 4d mmtoto mmtoto