Tiga mahasiswa S1 Farmasi FIK UMMAT, Dedi Arjuna Saputra, Ardianti, dan Doni Hardani, menunjukkan penghargaan Bronze Medal yang berhasil diraih pada Nusantara Creative Competition 4 (NCC 4) kategori Essay Presentation subtema Kesehatan di Bali, 19–20 September 2026.

MATARAM — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) di tingkat nasional. Tiga mahasiswa Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMMAT berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Nusantara Creative Competition 4 (NCC 4) yang berlangsung di Bali, 19–20 September 2026.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Dedi Arjuna Saputra, Ardianti, dan Doni Hardani. Mereka berhasil meraih medali perunggu pada kategori Essay Presentation, subtema Kesehatan, setelah berkompetisi dalam ajang yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan kreatif dan inovatif.

Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Farmasi UMMAT tidak hanya didorong untuk menguasai kompetensi akademik di bidang kefarmasian, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun gagasan ilmiah, serta mengomunikasikan ide melalui karya dan presentasi.

Keberhasilan tim menjadi semakin bermakna karena kompetisi esai menuntut mahasiswa mampu mengidentifikasi persoalan, merumuskan gagasan secara sistematis, serta mempresentasikan solusi yang relevan dengan bidang kesehatan. Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

BACA JUGA: Angkat Potensi Rambut Jagung dan Daun Kemangi, Mahasiswa Farmasi UMMAT Raih Juara 2 Alpha-C 2026

Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dalam menciptakan atmosfer akademik yang mendorong mahasiswa aktif mengikuti berbagai kegiatan ilmiah, kompetisi, penelitian, dan pengembangan inovasi di luar ruang perkuliahan.

FIK UMMAT terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik. Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang tidak berhenti pada teori, tetapi diarahkan pada pengembangan keterampilan berpikir, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan keberanian menyampaikan gagasan di ruang publik.

Capaian Dedi Arjuna Saputra, Ardianti, dan Doni Hardani diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UMMAT lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi dalam berbagai ajang di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

BACA JUGA: Prestasi Gemilang di Kancah Internasional, Mahasiswa S1 Farmasi UMMAT Mursyidan Gufron Terpilih dalam Program Fully Funded di Taiwan

Prestasi tersebut juga sejalan dengan upaya FIK UMMAT dalam mewujudkan visi menjadi fakultas yang Islami, mandiri, unggul, berdaya saing di kawasan ASEAN, dan profesional di bidang ilmu kesehatan pada tahun 2028.

Melalui berbagai capaian mahasiswa, UMMAT terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, adaptif, serta mampu menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(HUMAS UMMAT)