Prosesi Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., B.I. oleh Ketua Senat UMMAT Prof. Joni Safaat Adiansyah, S.T., M.Sc., Ph.D.

MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Resepsi Milad ke-46 sekaligus Pengukuhan Guru Besar, Kamis, 25 Juni 2026 M, bertepatan dengan 10 Muharram 1448 H. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi UMMAT dalam memperkuat tradisi akademik, meningkatkan kualitas kelembagaan, serta meneguhkan komitmen sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul, Islami, dan berkemajuan.

Dalam agenda akademik tersebut, UMMAT secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., B.I. sebagai Guru Besar Bidang Reading in English Language Teaching (ELT). Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua Senat UMMAT, Prof. Joni Safaat Adiansyah, S.T., M.Sc., Ph.D., setelah pembacaan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang kenaikan jabatan fungsional dosen oleh Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian UMMAT, Ady Supriadi, S.H., M.H.

Pengukuhan guru besar ini menjadi capaian penting bagi UMMAT. Selain sebagai bentuk pengakuan terhadap dedikasi akademik seorang dosen, capaian tersebut juga menjadi penanda kemajuan universitas dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang produktif, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., B.I. menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Pembelajaran Academic Reading melalui Problem Based Learning dan Blended Learning.” Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya inovasi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca akademik mahasiswa, terutama melalui pendekatan pembelajaran berbasis masalah serta pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi.

Rapat Senat Terbuka ini dihadiri oleh unsur Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Nusa Tenggara Barat, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Badan Pembina Harian UMMAT, Rektor UMMAT, Ketua dan Anggota Senat UMMAT, pimpinan fakultas, kepala lembaga, biro, UPT, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para tamu undangan.

Baca Juga: UMMAT Cetak Sejarah! Dua Guru Besar Pertama Resmi Dikukuhkan, Era Baru Akademik Dimulai

Rektor UMMAT, Dr. H. Abdul Wahab, MA, dalam pidato Milad ke-46 menyampaikan bahwa bertambahnya usia UMMAT harus dimaknai sebagai ruang refleksi, evaluasi, dan penguatan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi. Menurutnya, Milad bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mempertegas arah pengembangan UMMAT dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta dakwah Islam berkemajuan.

“Milad ke-46 menjadi momentum bagi UMMAT untuk terus bergerak, berbenah, dan berkontribusi. UMMAT harus hadir sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan insan berilmu, berakhlak, inovatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” demikian semangat yang ditekankan Rektor UMMAT dalam pidato Milad tersebut.

Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., B.I., Berfoto Bersama Majelis DiktiLitbang PP Muhammadiyah,Ketua PWM NTB, Ketua BPH UMMAT, Rektor UMMAT, Ketua dan Anggota Senat UMMAT

Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan sambutan dari Ketua PWM NTB, Dr. H. Falahuddin, M.Ag., Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., serta perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas akademik, tata kelola, serta peran strategis UMMAT dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Baca Juga: UMMAT Lahirkan Guru Besar Pertama Non-Muslim, Bukti Toleransi Otentik

Selain pengukuhan guru besar, UMMAT juga memberikan penghargaan kepada program studi dengan capaian SINTA terbaik. Penghargaan data SINTA per program studi diberikan kepada Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UMMAT sebagai peringkat pertama dengan skor 95.101, disusul Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FAI dengan skor 88.204, dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP dengan skor 88.203. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi UMMAT terhadap produktivitas akademik, publikasi ilmiah, serta kontribusi dosen dan program studi dalam meningkatkan reputasi institusi.

Dalam agenda yang sama, UMMAT juga memberikan reward kepada mahasiswa berprestasi dan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba Semarak Milad ke-46. Rangkaian lomba tersebut meliputi UMMAT Expo, Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Nasional, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Lomba Kreativitas Mahasiswa, turnamen badminton, voli, tenis meja, memasak, hingga futsal.

Rapat Senat Terbuka Milad ke-46 UMMAT juga dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada keluarga almarhumah Dr. Ima Rahmawati, S.ST., M.MT. Momen ini menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian keluarga besar UMMAT terhadap dedikasi serta pengabdian almarhumah semasa hidupnya.

Baca Juga: UMMAT Kembali Tambah Guru Besar, Prof. Dr. Hijril Ismail Resmi Dikukuhkan di Bidang Reading ELT

Melalui momentum Milad ke-46 dan Pengukuhan Guru Besar ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas akademik, meningkatkan produktivitas riset, memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat, serta membangun reputasi sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Dengan semangat berkemajuan, UMMAT terus melangkah menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman, berakar pada nilai-nilai Islam, keilmuan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan bagi bangsa. (HUMAS UMMAT)