Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., menerima ucapan selamat dan berjabat tangan dengan Ketua Tim Promotor usai berhasil mempertahankan disertasi pada Ujian Terbuka Doktor Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram, Rabu (4/2/2026).

Mataram Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) meraih gelar akademik tertinggi Doktor, sebuah capaian yang mencerminkan kualitas keilmuan, kedalaman riset, serta komitmen kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan masyarakat. Gelar doktor tidak sekadar menjadi simbol prestise akademik, tetapi juga menandai tanggung jawab intelektual untuk menghadirkan ilmu yang berkeadilan dan berdampak nyata bagi kehidupan sosial.

Capaian membanggakan tersebut diraih oleh Rektor UMMAT, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya pada Program Studi Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mataram. Sosok beliau dikenal sebagai pemimpin yang sederhana, tawaduk, dan murah senyum, namun memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan pendidikan tinggi, riset, dan kepemimpinan akademik.

Promosi Ujian Doktor dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 10.00–12.00 WITA, bertempat di Aula Lantai 2 Pascasarjana UIN Mataram. Dalam ujian terbuka disertasi yang berlangsung khidmat tersebut, Dr. Abdul Wahab berhasil mempertahankan karya ilmiahnya yang berjudul:

“Talaq Telu dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Studi Fenomenologis tentang Perceraian Perempuan Sasak.”

Disertasi ini lahir dari realitas sosial yang masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Sasak, khususnya praktik talaq telu (talak tiga sekaligus) yang kerap menimbulkan dampak serius bagi perempuan. Melalui pendekatan fenomenologis, penelitian ini menelusuri pengalaman nyata perempuan yang terdampak perceraian tersebut, dengan menempatkan suara dan pengalaman subjek penelitian sebagai pusat analisis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik talaq telu tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor, mulai dari aspek psikologis dalam relasi suami-istri, kuatnya budaya patriarki yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat, tekanan sosial dan budaya, hingga persoalan ekonomi keluarga. Dengan demikian, perceraian dipahami tidak hanya sebagai peristiwa hukum, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang kompleks dan berlapis.

Suasana Ujian Terbuka Doktor Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram yang dihadiri sivitas akademika dan tamu undangan. Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A., mempresentasikan dan mempertahankan disertasi yang mengangkat realitas talaq telu serta perjuangan perempuan Sasak dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, Rabu (4/2/2026).

Dalam temuannya, Dr. Abdul Wahab menegaskan bahwa talaq telu kerap berfungsi sebagai instrumen kekuasaan dalam relasi rumah tangga. Dampaknya bersifat multidimensional bagi perempuan, antara lain meningkatnya kerentanan ekonomi, hilangnya perlindungan hukum akibat perceraian yang tidak tercatat secara resmi, serta stigma sosial yang semakin memperkuat marginalisasi perempuan dalam ruang sosial dan keluarga.

Riset ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan Hukum Keluarga Islam, tetapi juga memberikan kontribusi penting bagi penguatan perspektif keadilan gender dan perlindungan hukum bagi perempuan. Secara khusus, penelitian ini relevan bagi konteks masyarakat Lombok dan komunitas Sasak, serta diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan refleksi kritis bagi pengembangan hukum keluarga Islam yang lebih berkeadilan, humanis, dan kontekstual dengan budaya lokal.

Capaian akademik ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Mataram. Di tengah kesibukan menjalankan amanah sebagai pimpinan perguruan tinggi, Dr. Abdul Wahab menunjukkan bahwa semangat belajar, meneliti, dan mengabdi melalui ilmu pengetahuan merupakan proses yang berkelanjutan dan tidak pernah berhenti.

Segenap sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas diraihnya gelar Doktor oleh Dr. Drs. Abdul Wahab, M.A. Semoga capaian ini membawa keberkahan, memperkuat kepemimpinan akademik beliau, serta mengantarkan Universitas Muhammadiyah Mataram menuju kemajuan yang semakin unggul dan berdampak luas bagi masyarakat. (HUMAS UMMAT)


https://guyhoquet-immobilier-serezindurhone.com/
https://raptor-srls.it.com/
https://wrixtwistio.it.com/
https://shane.it.com/
https://xanaxmeds.com/about-us/
slot 4d
4d slot
toto4d
toto4d
Angkatoto
https://www.diniyyah.ac.id/
https://hubzoomer.com/
https://www.salamah.nsw.edu.au/contact/
https://scholarshipfarm.com/medical-schools-of-ukraine/
https://www.teambuilding-srbija.com/upit/