
Mahasiswa KKN UMMAT Angkatan 40 Kelompok 46 berfoto bersama pemateri, perangkat dusun, dan warga seusai Seminar Pengelolaan Sampah Berbasis 3R melalui pembuatan kompos dan kerajinan plastik di Dusun Otak Dese, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Senin (27/7/2026).
LOMBOK BARAT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XL Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 46 menggelar seminar dan pelatihan pengelolaan sampah berbasis 3R atau Reduce, Reuse, dan Recycle di Dusun Otak Dese, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Senin (27/7/2026).
Mengangkat tema “Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R melalui Pembuatan Kompos dan Kerajinan Plastik”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN UMMAT dalam meningkatkan kesadaran sekaligus keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah secara tepat dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk tidak hanya memandang sampah sebagai limbah yang dapat mencemari lingkungan, tetapi juga sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.
Pemateri kegiatan, Hj. Ummi Ningsih, S.Pd., menjelaskan bahwa persoalan sampah terus meningkat seiring dengan bertambahnya aktivitas masyarakat. Apabila tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan dan kesehatan. Namun, melalui penerapan konsep 3R, sampah dapat dikurangi, digunakan kembali, dan didaur ulang menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Ia menjelaskan, Reduce merupakan upaya mengurangi penggunaan barang-barang yang berpotensi menghasilkan sampah, terutama plastik sekali pakai. Sementara itu, Reuse dilakukan dengan memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan.
Adapun Recycle merupakan proses mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang memiliki fungsi dan nilai jual.
Tidak hanya menyampaikan materi, Hj. Ummi Ningsih juga memberikan praktik langsung mengenai cara mengolah sampah organik menjadi kompos serta membuat berbagai kerajinan berbahan dasar sampah plastik.
Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai teknik sederhana pengelolaan sampah yang dapat diterapkan mulai dari lingkungan rumah tangga.

Mahasiswa KKN UMMAT Angkatan 40 Kelompok 46 mendampingi warga Dusun Otak Dese mempraktikkan pembuatan kerajinan dari sampah plastik dalam Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Senin (27/7/2026).
Selain membantu mengurangi timbunan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos dan sampah plastik menjadi kerajinan juga dinilai berpotensi membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Ketua KKN UMMAT Kelompok 46, M. Rahman Zulfah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada masyarakat, khususnya dalam mengolah sampah plastik menjadi produk kerajinan yang mempunyai nilai ekonomi.
“Melalui seminar ini, kami berharap masyarakat mampu menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah tidak hanya memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.
“Masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan melalui pemanfaatan sampah menjadi kompos maupun produk kerajinan yang bernilai jual,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Otak Dese, Muhammad Zunnurain, mengapresiasi pelaksanaan seminar dan pelatihan yang digagas oleh mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 46.
Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat setiap tahunnya. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan dan solusi nyata yang mudah diterapkan oleh masyarakat.
Ia berharap masyarakat tidak lagi memandang sampah sebagai limbah yang tidak berguna, tetapi sebagai sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi.
Baca Juga: UKM SPEKTRA UMMAT Gelar ICMRI 2026, Libatkan 78 Pemakalah dari 35 Perguruan Tinggi
Apabila masyarakat mampu mengumpulkan, memilah, dan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual, lingkungan Dusun Otak Dese akan menjadi lebih bersih, rapi, sehat, dan nyaman. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut juga dapat membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga.

Mahasiswa KKN UMMAT Angkatan 40 Kelompok 46 memperlihatkan berbagai produk kerajinan hasil daur ulang sampah plastik, seperti tas, wadah, dan aksesori, dalam kegiatan Pelatihan Pengelolaan Sampah Berbasis 3R di Dusun Otak Dese, Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Senin (27/7/2026).
Melalui seminar dan pelatihan ini, mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 46 berharap tumbuh budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat Dusun Otak Dese.
Penerapan prinsip 3R yang dimulai dari lingkungan rumah tangga diharapkan dapat mengurangi volume sampah, meningkatkan kualitas lingkungan, serta membangun kesadaran bahwa sampah dapat diolah menjadi sumber ekonomi yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa UMMAT dalam mendampingi masyarakat menghadapi permasalahan lingkungan melalui edukasi, inovasi, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. (HUMAS UMMAT)