
Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 37 bersama siswa SDN 19 Manggelewa menunjukkan hasil pembuatan ecobrick dari sampah plastik usai mengikuti kegiatan edukasi pengelolaan sampah di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (18/7/2026).
DOMPU — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 37 mengajak siswa SDN 19 Manggelewa mengolah sampah plastik menjadi ecobrick. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 19 Manggelewa, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA itu melibatkan mahasiswa KKN UMMAT, siswa, dan guru SDN 19 Manggelewa. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak usia sekolah.
Ketua KKN UMMAT Kelompok 37, Aprilian Maulana, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah serta dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Mahasiswa kemudian memperkenalkan konsep ecobrick dan memberikan contoh tahapan pembuatannya.
Setelah menerima penjelasan, para siswa diajak mempraktikkan langsung pengolahan sampah plastik. Sampah yang telah dibersihkan dan dipilah dimasukkan ke dalam botol plastik, kemudian dipadatkan hingga membentuk ecobrick yang dapat dimanfaatkan kembali.
Menurut Aprilian, praktik langsung tersebut dilakukan agar siswa tidak hanya memahami persoalan sampah secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan sederhana dalam mengelola sampah plastik yang ditemukan di lingkungan sekolah maupun rumah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak siswa memahami bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir sebagai limbah. Apabila dikelola dengan baik, sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ujarnya.
Guru SDN 19 Manggelewa, Jakir, mengapresiasi kegiatan edukasi lingkungan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UMMAT. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman baru bagi para siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengajarkan cara memanfaatkan sampah plastik menjadi sesuatu yang lebih berguna,” ungkapnya.

Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 37 mendampingi siswa SDN 19 Manggelewa saat mempraktikkan pembuatan ecobrick dengan memasukkan dan memadatkan sampah plastik ke dalam botol, di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Sabtu (18/7/2026).
Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari menyimak materi, mengenali jenis sampah plastik, hingga mempraktikkan pembuatan ecobrick. Pendekatan yang menggabungkan sosialisasi dan praktik langsung membuat proses pembelajaran berlangsung lebih aktif dan mudah dipahami.
Melalui kegiatan tersebut, siswa SDN 19 Manggelewa diharapkan mulai membiasakan diri memilah dan memanfaatkan sampah sejak dini. Kebiasaan tersebut diharapkan mampu membantu mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
KKN UMMAT Kelompok 37 yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan Anwar Efendy melaksanakan program pengabdian di Desa Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Edukasi pembuatan ecobrick menjadi salah satu program yang diarahkan untuk memberikan solusi sederhana dan aplikatif terhadap persoalan sampah plastik di lingkungan masyarakat. (HUMAS UMMAT)