
Mataram, Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar pelantikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) terpilih periode 2025–2026 pada Selasa, 26 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 1 Fakultas Hukum UMMAT tersebut mengusung tema “Mengelola Semangat Baru Menuju BEM dan DPM Hukum Aktif, Progresif, dan Unggul”.
Dalam momen bersejarah ini, Imam Dwi Ananda resmi dikukuhkan sebagai Ketua BEM FH UMMAT, sementara Sofian Sabar dipercaya menakhodai DPM FH UMMAT periode 2025–2026.
Wakil Dekan II FH UMMAT, Anies Prima Dewi,S.H.,M.H., menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen mahasiswa hukum dalam mewujudkan budaya akademik dan demokrasi yang sehat di lingkungan kampus.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat menjadi teladan dalam menumbuhkan budaya demokrasi, memperjuangkan aspirasi mahasiswa, serta bersinergi dengan civitas akademika untuk membangun dan memajukan Fakultas Hukum yang unggul, kritis, dan berdaya saing. Semoga BEM dan DPM periode ini mampu melahirkan gagasan serta program kerja yang bermanfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan agar kepengurusan BEM dan DPM tidak hanya aktif dalam kegiatan internal kampus, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dalam isu-isu hukum, sosial, dan kebangsaan.
Ketua BEM terpilih, Imam Dwi Ananda, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia menekankan bahwa BEM FH UMMAT periode ini akan berkomitmen menghadirkan kepemimpinan yang inklusif, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
“BEM akan menjadi rumah bagi seluruh mahasiswa hukum UMMAT, tempat menyampaikan aspirasi, sekaligus ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian. Kami ingin menghadirkan program-program yang tidak hanya meningkatkan kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat karakter, kepedulian sosial, serta daya saing mahasiswa hukum di tingkat lokal, nasional, hingga internasional,” ujar Imam.
Sementara itu, Sofian Sabar selaku Ketua DPM Fakultas Hukum UMMAT menyampaikan bahwa peran DPM tidak kalah penting sebagai lembaga legislatif mahasiswa. Ia berjanji untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi mahasiswa di tingkat fakultas.

“Kami berkomitmen menjaga integritas lembaga legislatif mahasiswa, memastikan setiap kebijakan organisasi sejalan dengan aspirasi mahasiswa, serta membangun sinergi yang harmonis dengan BEM maupun organisasi kemahasiswaan lainnya. Dengan semangat kolektif, DPM akan menjadi pengawal demokrasi kampus yang sehat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Acara pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat. Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Usai prosesi pelantikan, suasana semakin hangat dengan penampilan orasi singkat dari perwakilan mahasiswa yang memberikan dukungan dan doa kepada pengurus baru.
Dengan semangat ini, BEM dan DPM FH UMMAT tidak hanya menjadi wadah organisasi, tetapi juga kawah candradimuka pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keberanian intelektual mahasiswa hukum.
Pelantikan BEM dan DPM Fakultas Hukum UMMAT periode 2025–2026 menjadi titik awal perjalanan baru mahasiswa hukum dalam mewujudkan organisasi yang lebih solid, visioner, dan berdampak. Dukungan dari civitas akademika, dosen, dan mahasiswa menjadi energi besar untuk mewujudkan Fakultas Hukum UMMAT yang semakin unggul, kritis, dan berdaya saing. (HUMAS UMMAT)