MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan kelembagaan sertifikasi profesi. Sebanyak 18 dosen yang tergabung dalam Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama Universitas Muhammadiyah Mataram (LSP-P1 UMMAT) dinyatakan lulus menjadi Asesor Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 dosen juga dinyatakan kompeten sebagai Asesor KDKMP. Capaian ini menjadi bukti keseriusan UMMAT dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, kompeten, berintegritas, dan mampu melaksanakan proses asesmen kompetensi sesuai standar nasional.

Sebanyak 18 dosen yang dinyatakan lulus sebagai Asesor Kompetensi BNSP tersebut ialah: Dr. Junaidin, M.Pd; Dr. Nasri, S.H., M.H; Ridwan, S.IP., M.M; Dr. Nurhayati, S.TP., M.P; Amin Saleh, S.Sos., M.Kom;  Baiq Harly Widayanti, S.T., M.M; Dr. Fathurrijal, S.Sos.I., M.I.K; Dr. Lukman, M.Pd; Asbah, S.Pd., M.Hum; Zaenafi Ariani, S.E., M.E; Dr. Dedy Iswanto, S.T., M.M; Nurliya Ni’matul Rohmah, M.Kom.I;  Rifaid, S.IP., M.IP; Arif Rahman, S.Kom., M.Kom; Rasyid Ridha, S.T., M.Si; Sri Rahmi Yunianti, S.T., M.U.R.P; Dr. Nanang Rahman, M.Pd; dan  Syirrill Ihromi, S.P., M.P. 

Sementara itu, 13 dosen yang dinyatakan kompeten sebagai Asesor KDKMP adalah Dr. Nasri, S.H., M.H.; Ridwan, S.IP., M.M.; Dr. Nurhayati, S.TP., M.P.; Amin Saleh, S.Sos., M.Kom.; Baiq Harly Widayanti, S.T., M.M.; Dr. Fathurrijal, S.Sos.I., M.I.K.; Dr. Junaidin, M.Pd.; Dr. Lukman, M.Pd.; Asbah, S.Pd., M.Hum.; Zaenafi Ariani, S.E., M.E.; Dr. Dedy Iswanto, S.T., M.M.; Nurliya Ni’matul Rohmah, M.Kom.I.; dan Rifaid, S.IP., M.IP.

Keberadaan para asesor kompetensi tersebut akan semakin memperkuat peran LSP-P1 UMMAT dalam mendukung pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang profesional, objektif, kredibel, dan berstandar nasional. Para asesor memiliki posisi penting dalam memastikan bahwa kompetensi seseorang dapat dinilai berdasarkan bukti, indikator, serta standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Pencapaian ini sekaligus menunjukkan komitmen UMMAT untuk tidak hanya meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran, tetapi juga menghadirkan ekosistem pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan profesi.

Melalui LSP-P1 UMMAT, universitas terus mendorong dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan lulusan agar memiliki pengakuan kompetensi yang terukur. Sertifikasi kompetensi diharapkan dapat menjadi nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia UMMAT pada tingkat regional maupun nasional.

Bertambahnya jumlah asesor juga menjadi modal penting bagi UMMAT dalam memperluas layanan sertifikasi profesi. Dengan sumber daya asesor yang semakin kuat, proses uji kompetensi dapat dilaksanakan secara lebih optimal, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

UMMAT berharap para asesor yang telah dinyatakan lulus dan kompeten dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga objektivitas, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan asesmen. Kompetensi yang dimiliki juga diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan institusi, masyarakat, dunia kerja, dan bangsa.

Capaian tersebut sejalan dengan semangat LSP-P1 UMMAT untuk menjadi lembaga sertifikasi profesi yang profesional, kompeten, dan berintegritas, sekaligus mendukung visi UMMAT sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan berdaya saing. (HUMAS UMMAT)