
Dokumentasi kegiatan KKN UMMAT Kelompok 2 Desa Sesait dalam mendampingi proses pengajuan bantuan pembangunan Mushola Al-Muhajirin, mulai dari peninjauan kondisi pembangunan, pendampingan administrasi, hingga penyerahan bantuan dari BAZNAS Provinsi NTB kepada pihak Mushola Al-Muhajirin di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.
LOMBOK UTARA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Kelompok 2 Desa Sesait menunjukkan kontribusi nyata dalam membantu kebutuhan masyarakat melalui pendampingan pengajuan proposal bantuan pembangunan Mushola Al-Muhajirin, Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.
Pendampingan tersebut membuahkan hasil setelah proposal yang diajukan memperoleh dukungan bantuan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan tersebut selanjutnya dicairkan dan diserahkan kepada pihak Mushola Al-Muhajirin pada Jumat, 14 Agustus 2026, untuk mendukung kelanjutan proses pembangunan sarana ibadah tersebut.
Proses pendampingan telah dilakukan sejak pengajuan proposal kepada BAZNAS Provinsi NTB pada 4 Juli 2026. Mahasiswa KKN UMMAT terlibat dalam membantu masyarakat dan pengurus mushola menyiapkan kebutuhan pengajuan, melakukan survei kondisi pembangunan, berdiskusi dengan pihak terkait, hingga mendampingi proses administrasi bantuan.
Ketua KKN UMMAT Kelompok 2 Desa Sesait, Muh. Hadinata, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya bantuan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengajuan bantuan menjadi hasil dari kerja sama mahasiswa KKN, pengurus mushola, masyarakat, dan BAZNAS Provinsi NTB.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi pembangunan Mushola Al-Muhajirin. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pengajuan hingga pencairan bantuan ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya KKN UMMAT untuk tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga hadir membantu masyarakat menyelesaikan kebutuhan nyata di lingkungan desa. Salah satunya dengan menjembatani masyarakat dalam mengakses dukungan dari lembaga yang memiliki program pemberdayaan dan pelayanan sosial.
Melalui bantuan tersebut, pembangunan Mushola Al-Muhajirin diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga nantinya dapat memberikan kenyamanan dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Desa Sesait dalam melaksanakan aktivitas ibadah maupun kegiatan sosial keagamaan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran mahasiswa KKN UMMAT sebagai bagian dari masyarakat yang mampu membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi terhadap persoalan di lokasi pengabdian. Sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan lembaga seperti BAZNAS diharapkan terus berkembang untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)