Dekan Fatek Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama narasumber dan mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Foto bersama usai pelaksanaan Kuliah Pakar di Aula Lantai III UMMAT, Rabu (25/02/2025).

MATARAM – Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (Fatek UMMAT), Dr. Ir. H. Aji Syailendra Ubaidillah, S.T., M.Sc., mendorong mahasiswa Program Studi S1 Teknik Geologi untuk aktif memetakan potensi mineral, khususnya gas dan minyak bumi di Pulau Lombok.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Kuliah Pakar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi Fatek UMMAT di Aula Lantai III UMMAT, Rabu (25/02/2025).

Dalam arahannya, Dekan Fatek UMMAT menegaskan pentingnya menjadikan forum akademik sebagai ruang diskusi ilmiah yang produktif.

“Harapannya mahasiswa Geologi menjadikan kegiatan ini sebagai ruang diskusi untuk mampu memetakan potensi mineral, khususnya gas dan minyak bumi di Pulau Lombok,” ujarnya.

Kuliah Pakar tersebut mengangkat tema “Paleontologi dan Stratigrafi Sedimen Lombok dalam Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi” dengan menghadirkan narasumber Budi Arif, S.T., dari PT. Indotan Lombok Barat Bangkit (Ancora Indonesia Resources Group SPV Environment).

Dalam pemaparannya, Budi Arif menjelaskan bahwa secara geologis, susunan batuan di Lombok dan wilayah Nusa Tenggara tergolong berumur muda.

Dekan Fatek Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama narasumber Budi Arif, ST, saat membuka dan menyampaikan materi pada kegiatan Kuliah Pakar bertema “Paleontologi dan Stratigrafi Sedimen Lombok dalam Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi”

“Secara geologi, kebanyakan pulau-pulau penyusun Nusa Tenggara berumur relatif muda, yakni sekitar 1 hingga 15 juta tahun,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman terhadap paleontologi dan stratigrafi sedimen menjadi kunci dalam eksplorasi minyak dan gas bumi. Kajian paleontologi di Lombok, menurutnya, berperan penting dalam memahami evolusi lingkungan dan sejarah geologi pulau tersebut.

“Paleontologi dan stratigrafi sedimen Lombok menunjukkan sejarah geologi yang kompleks. Ini perlu dipelajari dan dipahami dengan baik agar mahasiswa memiliki modal yang mumpuni untuk menghadapi dunia kerja ke depan,” jelasnya.

Kegiatan Kuliah Pakar ini diharapkan dapat terus digalakkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa Teknik Geologi Fatek UMMAT, sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pemetaan potensi sumber daya alam di Pulau Lombok. (HUMAS UMMAT)


https://raptor-srls.it.com/
https://wrixtwistio.it.com/
https://shane.it.com/
https://sportnfl.org/
https://www.camaraemplea.com/
slot 4d
toto4d