DORONG INOVASI DESA MENUJU MASYARAKAT MANDIRI, UMMAT GELAR PEMBEKALAN KKN REGULER 2024 ANGKATAN KE-XXXVIII

DORONG INOVASI DESA MENUJU MASYARAKAT MANDIRI, UMMAT GELAR PEMBEKALAN KKN REGULER 2024 ANGKATAN KE-XXXVIII

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2024 Angkatan ke-XXXVIII yang bertajuk “Membangun Inovasi Desa Menuju Masyarakat Mandiri”. Acara ini berlangsung selama dua hari, terhitung dari Rabu s/d kamis dihadiri oleh 956 peserta KKN yang akan disebar ke pulau Sumbawa dan Lombok dalam 64 kelompok (17/07/2024).

Ketua panitia, Dr. Ibrahim Ali, M.Sc, menyampaikan bahwa tujuan utama dari pembekalan ini adalah untuk mempersiapkan mahasiswa agar dapat berkontribusi secara maksimal dalam program KKN dengan mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat desa. “Pembekalan ini melibatkan narasumber yang kompeten di bidangnya, termasuk akademisi dan praktisi, guna memberikan bekal yang cukup bagi mahasiswa. Kami berharap melalui pembekalan ini, mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan desa inovasi dan mandiri,” ujarnya.

para peserta menerima berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan, seperti strategi pengembangan desa, pengelolaan potensi lokal, dan penerapan teknologi strategi pengembangan desa, inovasi menuju desa unggul,  penerapan teknologi tepat guna dan teknik fasilitasi dalam pemberdayaan masyarakat desa. Tidak lupa pula peserta dikuatkan dengan materi strategi pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah. Selama pembekalan mereka juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber, sehingga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan praktis.

Wakil Rektor IV, Dr. Zaenuddin, M.Pd.I., yang merupakan salah satu narasumber dalam pembekalan ini, memberikan materi mengenai strategi pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah. “Pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah adalah bagian penting dari penguatan struktur organisasi di tingkat akar rumput. Kami ingin mahasiswa memahami pentingnya organisasi ini dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan di masyarakat”, jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan cabang dan ranting harus dimulai dengan memahami kebutuhan lokal dan membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat setempat. “Kami mendorong mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan cabang dan ranting Muhammadiyah selama KKN, karena ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar bagaimana mengelola organisasi dan memimpin kegiatan sosial,” tambahnya.

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam kegiatan cabang dan ranting. “Inovasi tidak hanya dalam bentuk teknologi, tetapi juga dalam pendekatan dan strategi untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Mahasiswa harus kreatif dan berpikir out of the box untuk membawa perubahan positif,” tegasnya.

Nurhayati, S.TP., MP, narasumber lain yang ahli dalam penerapan teknologi tepat guna pada masyarakat, memberikan wawasan mendalam mengenai tantangan dan solusi dalam mengimplementasikan teknologi di desa. Ia menjelaskan bahwa meskipun teknologi sederhana dapat sangat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat desa, penerapannya sering kali menghadapi beberapa kendala. “Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan masyarakat desa dalam menggunakan teknologi tersebut. Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan yang intensif sangat diperlukan,” jelasnya.

Ia  juga menyoroti pentingnya memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lokal. “Teknologi yang diterapkan haruslah mudah diakses dan dipahami oleh masyarakat setempat. Selain itu, harus ada penghentian dalam penggunaannya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya. Ia memberikan contoh beton penerapan teknologi yang tepat guna seperti pengolahan limbah organik menjadi kompos, penggunaan energi terbarukan seperti panel surya, dan pengelolaan air bersih melalui teknologi penyaringan sederhana.

Salah satu peserta, Mustofa Al Hadid, mahasiswa Fakultas Agama Islam, mengungkapkan antusiasmenya dalam mengikuti KKN tahun ini. “Saya sangat bersemangat untuk bisa terjun langsung ke masyarakat dan menerapkan ilmu yang telah saya dapatkan di kampus. Dengan pembekalan ini, saya merasa lebih siap berkontribusi dalam mengembangkan desa menjadi lebih inovatif dan mandiri,” katanya.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan harapannya agar seluruh peserta KKN dapat menjunjung tinggi nilai-nilai akademis dan sosial yang telah diajarkan di kampus. “Selamat menjalankan KKN bagi semua mahasiswa UMMAT. Jadilah agen perubahan yang membawa inovasi dan kemajuan bagi desa-desa yang kalian tempati. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga untuk masa depan kalian”, harapnya.

Dengan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa UMMAT dapat menjalankan program KKN dengan baik, membawa perubahan positif, dan berkontribusi dalam pembangunan desa menuju masyarakat yang lebih inovatif dan mandiri (HUMAS UMMAT).

LP3IK UMMAT GELAR BEDAH BUKU TERAMPIL ASAH 2 WAJH HAFSH’AN ‘ASHIM THARIQ SYATIBIYAH DAN TASMI’ BERSANAD MATAN AS-SAMANHUDIYAH BERSAMA SYEKH MUHAMMAD IHSAN UFIQ, LC., MA

LP3IK UMMAT GELAR BEDAH BUKU TERAMPIL ASAH 2 WAJH HAFSH’AN ‘ASHIM THARIQ SYATIBIYAH DAN TASMI’ BERSANAD MATAN AS-SAMANHUDIYAH BERSAMA SYEKH MUHAMMAD IHSAN UFIQ, LC., MA

Mataram, Lembaga Pengkajian Pengembangan Pengamalan Al Islam & Kemuhamadiyahan (LP3IK) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan bangga menyelenggarakan acara Bedah Buku “Terampil Asah 2 Wajh Hafsh’an ‘Ashim Thariq Syatibiyah” dan Tasmi’ bersanad Matan As-Samanhudiyah, bersama Syekh Muhammad Ihsan Ufiq, LC., MA. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat di Auditorium H.Anwar Ikraman, dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pondok pesantren se-Kota Mataram dan se-Lombok Barat (13/07/2024).

Ketua panitia, Muhammad Sahril, M. Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini mengundang 22 pondok pesantren, masing-masing mengirimkan lima perwakilan yang terdiri dari pengajar Alquran dan santri tahfiz. “Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkaya wawasan dan keterampilan dalam membaca, mengajarkan dan menghafal Alquran dengan riwayat yang mutawatir dan bersanad”, ungkapnya.

Rektor UMMAT yang diwakili oleh Wakil Rektor IV, TG. Dr. H. Zaenuddin, M.Pd.I., menyatakan, Acara ini merupakan bagian dari komitmen UMMAT untuk terus mendukung pengembangan pendidikan keagamaan dan meningkatkan kualitas pengajaran Alquran di Indonesia. “Kami berharap melalui kegiatan ini, para peserta dapat memperoleh ilmu dan inspirasi yang bermanfaat untuk diaplikasikan di lingkungan masing-masing”.

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT, Drs. H. Gulam Abbas, M.Si., juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini. “Saya sangat antusias menyambut kegiatan bedah buku yang langsung mendatangkan penulisnya yang luar biasa. Ini adalah sesuatu yang tidak biasa, dan semoga ini menjadi tradisi.

“Kedepan, orang-orang di universitaslah yang paling berperan untuk mengadakan perubahan-perubahan karena kampus adalah bagian dari agen perubahan, agen pengembangan, dan agen intelektual. Universitas itu memang tempatnya orang berpikir, tempatnya orang menuangkan kritik atas apa yang dipikirkan, dan seterusnya”, ujarnya.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata UMMAT dalam mendukung pengembangan kapasitas pengajar Alquran dan santri tahfiz. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat yang besar bagi kita semua”,  tambahnya.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala LP3IK UMMAT, Muhammad Anugrah Arifin, M.Pd.I., dengan penuh antusiasme dan profesionalisme. Sebagai moderator, Ia berhasil menciptakan suasana yang interaktif dan menarik, sehingga para peserta dapat lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Kepala LP3IK UMMAT juga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi jembatan ilmiah antar kampus dan pondok pesantren.

Syekh Muhammad Ihsan Ufiq, LC., MA., dalam sesi bedah buku dan tasmi’ bersanad,  memberikan pemaparan mendalam mengenai ilmu qiraat, yang merupakan ilmu yang mempelajari berbagai cara membaca Alquran. Ia memaparkan pentingnya memahami variasi qiraat untuk memperkaya bacaan dan meningkatkan kefasihan dalam membaca Alquran.

Ia menjelaskan bahwa dalam ilmu qiraat atau ilmu tajwid, sering kali satu kata dalam Alquran dapat dibaca dengan lebih dari satu cara atau “wajah”. “Yang ingin saya sorotkan dari buku ini adalah tentang ilmu qiraat. Dalam ilmu qiraat atau ilmu tajwid, ada kalanya satu kata bisa dibaca lebih dari dua wajah. Pemahaman terhadap variasi ini sangat penting untuk memperkaya bacaan kita dan untuk memahami makna di balik bacaan-bacaan tersebut,” jelas Syekh Muhammad Ihsan.

Ia juga menekankan bahwa mempelajari ilmu qiraat tidak hanya memperkaya bacaan Alquran tetapi juga memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana setiap variasi bacaan memiliki konteks dan signifikansi tersendiri. Dalam sesi ini, Syekh Muhammad Ihsan juga memberikan contoh-contoh praktis dari berbagai qiraat dan bagaimana cara mengaplikasikannya dalam bacaan sehari-hari.

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang interaktif, di mana para peserta dapat langsung bertanya dan berdiskusi dengan Syekh Muhammad Ihsan Ufiq mengenai berbagai aspek terkait hafalan dan pengajaran Alquran. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan positif yang diberikan.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas pengajaran Alquran di pondok pesantren. UMMAT akan terus berkomitmen untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan serupa yang mendukung pengembangan keilmuan dan keagamaan (HUMAS UMMAT).

RAIH JUARA 1 PEKSIMIDA, MAHASISWA UMMAT WAKILI NTB DALAM  LOMBA MENYANYI DANGDUT PUTRI  DAN PENULISAN LAKON DI PEKSIMINAS 2024

RAIH JUARA 1 PEKSIMIDA, MAHASISWA UMMAT WAKILI NTB DALAM  LOMBA MENYANYI DANGDUT PUTRI  DAN PENULISAN LAKON DI PEKSIMINAS 2024

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan prestasi gemilang di ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) 2024. Dua mahasiswa UMMAT, Nurul Aulia dan Arif Rahman, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Menyanyi Dangdut Putri dan kategori Penulisan Lakon, serta akan mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) 2024.

Nurul Aulia, mahasiswa semester IV Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), lahir di Mpolo pada 25 Juli 2003, berasal dari Dusun Mpolo, Desa Mubuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, berhasil meraih Juara 1 dalam kategori Menyanyi Dangdut Putri. Sejak kecil, menyanyi sudah menjadi bagian dari hidup Ia karena ayahnya juga seorang pemusik. “Menyanyi merupakan hobi saya sejak kecil karena Bapak juga seorang pemusik. Saya merasa sangat bangga sekaligus bahagia terpilih mewakili NTB dalam ajang ini,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selama mengikuti PEKSIMIDA, Nurul menghadapi berbagai tantangan, termasuk saingan dari berbagai kampus lain dan rasa takut gagal. Namun, semua tantangan tersebut mampu diatasinya dengan latihan vokal setiap hari dan meningkatkan rasa percaya diri. “Tantangan terbesar saya adalah menghadapi pesaing-pesaing dari berbagai universitas yang memiliki kemampuan luar biasa. Rasa takut gagal selalu menghantui, tetapi saya memutuskan untuk tidak menyerah. Setiap hari saya melatih vokal saya, baik bersama pembina maupun sendiri, dan berusaha meningkatkan rasa percaya diri. Saya percaya bahwa persiapan yang matang adalah kunci keberhasilan,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari lingkungan kampus dalam mencapai prestasinya. “Dukungan kampus sangat berarti dalam proses ini. WR III selalu memberikan motivasi dan saran yang berharga. Kampus juga menyediakan fasilitas untuk latihan sehingga saya bisa memaksimalkan potensi saya. Harapan saya di PEKSIMINAS nanti adalah mendapatkan lebih banyak pengalaman, teman baru dari berbagai kampus, dan membawa nama baik UMMAT,” ungkapnya penuh optimis.

Sementara itu, Arif Rahman, mahasiswa semester VI Sistem Teknologi Informasi Fakultas Teknik (FATEK), kelahiran Apitaik, 26 April 2003, berasal dari Apitaik-Pringgabaya, Lombok Timur, meraih Juara 1 dalam Lomba Penulisan Lakon. Sejak SMP hingga SMA, ia telah menulis puisi dan cerita fiksi, namun mendalami penulisan lakon dimulai ketika ia masuk UMMAT dan bergabung dengan UKM Teater Sasentra.

Ia juga aktif menulis di luar kegiatan akademis, telah menciptakan sejumlah naskah lakon yang dipentaskan di berbagai kesempatan di UMMAT. “Bergabung dengan UKM Teater Sasentra membuka mata saya lebih luas terhadap dunia teater dan seni pertunjukan. Saya belajar bagaimana menyusun dialog yang kuat, menggambarkan karakter yang kompleks, dan menyampaikan pesan-pesan yang mendalam melalui seni lakon,” jelasnya.

Pengalaman PEKSIMIDA tahun ini sangat luar biasa dan menantang, terutama karena ia pernah gagal pada PEKSIMIDA tahun sebelumnya. Inspirasi untuk menciptakan cerita yang menarik dalam waktu singkat menjadi tantangan terbesarnya. Dukungan dari kampus, meskipun tidak sepenuhnya, sangat membantu Ia melewati semua itu. “Harapan saya adalah tidak hanya menjadi juara di PEKSIMINAS, tetapi juga menginspirasi banyak orang dengan karya-karya seni saya, serta mengharumkan nama NTB dan UMMAT,” harapnya dengan semangat yang membara.

Untuk persiapan di PEKSIMINAS, Ia sering membaca karya-karya dari Anton Chekhov, N Riantiarno, Putu Wijaya, Arifin Noer, dan tokoh lainnya sebagai referensi dalam pembuatan naskah lakon. “Bacaan ini membantu saya memperluas wawasan tentang struktur cerita, karakter, dan nilai-nilai yang ingin saya sampaikan melalui seni lakon,” tambahnya.

Wakil Rektor III UMMAT, Dr. Erwin, M.Pd., menyampaikan kebanggaan dan harapan besar untuk kedua mahasiswa tersebut. “In sha Allah, UMMAT senantiasa mendukung talenta mahasiswa untuk tampil dalam ajang kompetisi. Hal ini sejalan dengan semangat Milad UMMAT ke-44 ‘Sinergi Menuju Unggul dan Berdaya Saing’. Kami berharap kedua mahasiswa yang mewakili NTB dalam ajang PEKSIMINAS 2024 dapat meraih prestasi di tingkat nasional dan kelak menjadi kebanggaan bagi NTB dan UMMAT,” harapnya.

Ia juga berharap mahasiswa dan calon mahasiswa UMMAT mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi secara bertahap pada ajang talenta yang diselenggarakan di tingkat PT, daerah, dan nasional. “Pada PEKSIMINAS berikutnya, UMMAT akan lebih memaksimalkan persiapan sehingga dapat lebih banyak lagi memenangkan tangkai lomba pada ajang PEKSIMIDA untuk mewakili NTB pada ajang PEKSIMINAS,” tambahnya.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, Nurul Aulia dan Arif Rahman siap membawa nama baik NTB dan UMMAT di kancah nasional dalam PEKSIMINAS 2024. Semoga prestasi gemilang ini terus berlanjut dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berprestasi (HUMAS UMMAT).

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UMMAT JALIN  MOU DENGAN INDUSTRI FARMASI MALAYSIA

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UMMAT JALIN  MOU DENGAN INDUSTRI FARMASI MALAYSIA

Mataram, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) khususnya Program Studi Farmasi , menjalin kerja sama strategis dengan Alpro Pharmacy dan IKOP Pharma Malaysia. Kerja sama ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pertemuan Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Muhammadiyah Aisyiyah (APTFMA) yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Juni 2024.

Acara penandatanganan MoU berlangsung di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Alpro Pharmacy Group, perusahaan jaringan apotek terbesar di Malaysia, dikenal dengan pelayanan resep yang profesional untuk meningkatkan keamanan pengobatan. Sementara itu, IKOP Pharma adalah industri farmasi yang berada di bawah International Islamic University of Malaysia (IIUM), yang telah tersertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) dan bersertifikat halal.

Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk mempererat kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian antara perguruan tinggi yang tergabung dalam APTFMA dengan Alpro Pharmacy Group dan IKOP Pharma.

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT, apt. Nurul Qiyaam, M.Farm.Klin, Ketua APTFMA Dr. apt. Erindyah Retno Wikantyasning, Ph.D yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Farmasi UMS, serta pimpinan Alpro Pharmacy Group, yaitu Ms. Chong Pay Yi, Head of People Management Alpro Group, dan Mr. Lee Yin Chen, Chief Executive Officer Alpro Indonesia. Selain itu, hadir pula Tn. Hj. Yasser Arafat Bin Ishak, CEO of IKOP Pharma.

Dekan FIK UMMAT, Apt. Nurul Qiyaam, M.Farm.Klin.,  menyampaikan, “Dalam perkembangan perguruan tinggi farmasi di Indonesia, kolaborasi dengan mitra dalam dan luar negeri sangat diperlukan, terutama untuk praktik kerja. Kesempatan kerja sama dengan Alpro dan IKOP ini menjadi peluang yang baik untuk memberikan pengalaman praktik kerja dalam suasana internasional bagi mahasiswa kami. Kami berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di UMMAT, serta membuka jalan bagi mahasiswa kami untuk mendapatkan pengalaman berharga di bidang farmasi internasional”, ujarnya.

Pertemuan APTFMA ini tidak hanya menjadi ajang penandatanganan MoU, tetapi juga merupakan forum diskusi dan pertukaran ide antara perguruan tinggi farmasi Muhammadiyah Aisyiyah dengan para mitra industri. Berbagai topik terkait pengembangan kurikulum, penelitian, dan inovasi di bidang farmasi dibahas dalam pertemuan ini, yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan farmasi di Indonesia.

Dengan adanya kerja sama ini, Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT semakin berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik dan mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan siap bersaing di tingkat internasional. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dan raih masa depan gemilang di bidang kesehatan

Mari Bergabung Bersama Kami di Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT!

Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT Tahun Ajaran 2024/2025 membuka pendaftaran untuk program-program studi yang menarik dan berkualitas. Bergabunglah dengan kami untuk mengejar karier di dunia kesehatan dengan pilihan program sebagai berikut:

D3 Farmasi – Program ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa dalam bidang farmasi dengan fokus pada praktik dan pengetahuan yang mendalam. S1 Farmasi – Menyediakan landasan akademik yang kokoh dalam farmasi modern dan klinis, mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional farmasi yang kompeten. S1 Kebidanan – Program studi ini menawarkan pendidikan komprehensif dalam bidang kebidanan, melatih mahasiswa untuk menjadi bidan yang terampil dan berempati. Pendidikan Profesi Bidan  – Sebagai program lanjutan, Pendidikan Profesi Bidan bertujuan untuk mendalami praktik kebidanan yang tinggi dan mempersiapkan mahasiswa untuk melayani masyarakat dengan profesionalisme tinggi.

Bergabunglah dengan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT dan wujudkan impian Anda dalam menyumbangkan yang terbaik bagi dunia kesehatan. Informasi lebih lanjut dan prosedur pendaftaran dapat diperoleh di situs web kami atau hubungi kami langsung di fik.ummat.ac.id. (HUMAS UMMAT).

SEMARAKKAN BUDAYA LOKAL NTB, UMMAT SEBAGAI TUAN RUMAH SIAP MERIAHKAN PEKSIMIDA 2024

SEMARAKKAN BUDAYA LOKAL NTB, UMMAT SEBAGAI TUAN RUMAH SIAP MERIAHKAN PEKSIMIDA 2024

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bangga menjadi tuan rumah acara Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024. Acara yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 7 Juli 2024 ini melibatkan enam perguruan tinggi dari seluruh NTB, yakni Universitas Mataram (Unram), Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima, Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mataram, dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Mataram. Auditorium H.Anwar Ikraman (Jum’at, 05/07/2024).

Ketua Panitia, Drs. Amil, M.Pd., menjelaskan bahwa UMMAT ditunjuk sebagai tuan rumah Peksimida tahun ini. Penunjukan ini didasarkan pada kesepakatan bersama antara Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) NTB dan seluruh rektor perguruan tinggi partisipan.

“Peksimida tahun ini menyelenggarakan 13 tangkai seni dengan partisipasi 65 peserta dari 6 perguruan tinggi yang berpartisipasi. Universitas Mataram (Unram) mengirimkan 21 peserta yang akan mengikuti 13 tangkai lomba. UMMAT mengirimkan 10 peserta yang akan berkompetisi dalam 8 tangkai lomba. Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) mengirimkan 9 peserta untuk 9 tangkai lomba. Stikes Mataram mengirimkan 12 peserta untuk berkompetisi dalam 6 tangkai lomba. Stikes Yarsi Mataram mengirimkan 7 peserta untuk 6 tangkai lomba. Sedangkan STKIP Taman Siswa Bima mengirimkan 6 peserta yang akan mengikuti 1 tangkai lomba,” ujarnya.

Namun, Drs. Amil juga mengkritik kurangnya dukungan dari pemerintah provinsi dalam pelaksanaan Peksimida tahun ini. Ia menyayangkan bahwa tidak ada bantuan finansial dari pemerintah provinsi (pemprov) untuk acara sebesar ini. Menurutnya, kegiatan mahasiswa berskala daerah seperti Peksimida seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari pemprov karena acara ini tidak hanya memperkaya pengalaman dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga mempromosikan seni dan budaya daerah. Dukungan dari pemprov sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan acara ini. Tanpa bantuan tersebut, panitia harus bekerja lebih keras untuk mengumpulkan dana dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan acara ini.

Ketua BPSMI NTB, Dr. Sujito, S.T., M.T., menyoroti peran penting Peksimida sebagai platform untuk menemukan mahasiswa yang memiliki bakat seni. Menurutnya, menemukan mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi, seperti IP 4, relatif lebih mudah. Namun, menemukan mahasiswa yang memiliki talenta khusus dalam bidang seni merupakan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Ia menekankan bahwa Peksimida sangat penting karena memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang seni, yang mungkin tidak selalu terlihat dalam prestasi akademik saja. Ajang ini juga berfungsi sebagai sarana untuk menonjolkan dan mengapresiasi kemampuan kreatif mahasiswa, sehingga dapat mendorong perkembangan seni dan budaya di kalangan generasi muda.

“Untuk mencari mahasiswa ber-IP 4 itu gampang, tapi mencari mahasiswa yang bertalenta itu susah. Peksimida sangat penting untuk mengembangkan bakat dan minat seni mahasiswa,” jelasnya.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, M.A., menyambut dengan hangat para pimpinan universitas yang hadir dalam pembukaan Peksimida tahun ini. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar tanpa kendala. Kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik, namun kami juga menyadari bahwa mungkin ada hal-hal yang belum sempurna jadi kami mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kerjasama dari semua pihak untuk memastikan kelancaran acara. “Kerjasama dan dukungan dari semua pihak sangat kami hargai dan penting untuk keberhasilan acara ini,” tambahnya. “Kami berharap bahwa setiap peserta dan tamu dapat menikmati dan mengambil manfaat sebesar-besarnya dari kegiatan ini”, tutupnya.

Dengan sambutan yang hangat dan penuh harapan ini, Rektor UMMAT menunjukkan komitmen untuk memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan dengan baik dan lancar, serta siap menerima masukan untuk perbaikan di masa mendatang. Pembukaan Peksimida 2024 berlangsung meriah dengan penampilan seni dari berbagai perguruan tinggi yang berpartisipasi. Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang seni (HUMAS UMMAT).

TINGKATKAN KAPASITAS SDM DAN TATA KELOLA MUTU INTERNAL, LPMI UMMAT GELAR IN HOUSE TRAINING (IHT)

TINGKATKAN KAPASITAS SDM DAN TATA KELOLA MUTU INTERNAL, LPMI UMMAT GELAR IN HOUSE TRAINING (IHT)

Mataram, Lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola mutu internal melalui kegiatan In House Training (IHT). Acara ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 4 hingga 5 Juli 2024, dengan mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia UMMAT dalam Pengembangan Tata Kelola Mutu Internal”, Aula Pertemuan UMMAT, (04/07/2024).

Ketua LPMI UMMAT, Dr. Junaidin, M. Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pelatihan intensif bagi seluruh staf, dosen serta pimpinan di lingkungan UMMAT. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, kemampuan dan pemahaman staf, dosen, serta pimpinan mengenai tata kelola mutu internal dapat semakin meningkat. Sehingga, UMMAT dapat terus berinovasi dan mempertahankan standar mutu yang tinggi dalam setiap aspek akademik dan non-akademik,” ujarnya.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung visi dan misi universitas. “In House Training ini merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk memperkuat tata kelola mutu internal kita. Saya berharap, seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di UMMAT,” tegasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan akreditasi program studi dan kampus secara keseluruhan. “Akreditasi merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kualitas suatu institusi pendidikan. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola mutu internal, kita dapat memastikan bahwa setiap program studi di UMMAT memenuhi standar yang ditetapkan oleh badan akreditasi. Ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan yang kita berikan kepada mahasiswa,” jelasnya.

Kegiatan IHT ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yang akan membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka terkait pengembangan tata kelola mutu internal. Para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang relevan, termasuk strategi dan best practices dalam pengelolaan mutu di institusi pendidikan tinggi.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan terlibat dalam berbagai sesi interaktif, diskusi kelompok, serta studi kasus yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam dan praktis mengenai implementasi tata kelola mutu internal. Diharapkan, setelah mengikuti IHT ini, para peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan yang didapatkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kinerja di lingkungan UMMAT.

Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antarunit kerja di UMMAT, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih efektif dan efisien. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini, UMMAT bertekad untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Dengan berakhirnya IHT ini, diharapkan UMMAT semakin siap menghadapi tantangan dan dinamika dalam dunia pendidikan yang terus berkembang. Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan diri menjadi kunci utama dalam mencapai kesuksesan dan kemajuan bersama (HUMAS UMMAT).

TRANSFORMASI DIGITAL SUMBER DAYA MARITIM DI DESA SEGARA KATON,  PPK ORMAWA HIMASTI DAN HMSIPIL ADAKAN SOSIALISASI PROGRAM INOVATIF

TRANSFORMASI DIGITAL SUMBER DAYA MARITIM DI DESA SEGARA KATON,  PPK ORMAWA HIMASTI DAN HMSIPIL ADAKAN SOSIALISASI PROGRAM INOVATIF

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Sistem dan Teknologi Informasi (HIMASTI) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMSIPIL), mengadakan kegiatan sosialisasi program kerja di Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Jumat, 14 Juni 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Katon, Ketua Program Studi STI, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta kelompok sasaran mencakup : nelayan, pemuda, dan kelompok perempuan. Ketua PPK Ormawa, Husnin Mubaraqah memimpin presentasi pemaparan program kerja (Proker). yang mencakup empat inisiatif utama, yakni:

1. Pembentukan kelompok sadar wisata dalam pemberdayaan kelompok pemuda.

2. Pengelolaan produk dari bahan dasar ikan tongkol oleh kelompok perempuan.

3. Pengembangan budidaya terumbu karang.

4. Pemasaran digital hasil olahan melalui website, Instagram, Facebook, dan TikTok.

Husnin Mubaraqah, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya desa maritim berbasis digital. “Dalam kehidupan masyarakat nelayan, perlu adanya pemberdayaan untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan hasil penangkapan ikan. Dengan perkembangan teknologi digital, masyarakat nelayan harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi untuk mengelola hasil tangkapan mereka. Salah satu langkahnya adalah dengan membuat produk berbahan dasar ikan dan memasarkan secara digital. Selain itu, pemanfaatan potensi maritim seperti wisata bahari dan pengelolaan kelompok ibu-ibu menjadi faktor pendukung agar masyarakat dapat mandiri,” ujarnya.

Ia juga berharap program ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Segara Katon, khususnya keluarga nelayan, melalui pengolahan hasil penangkapan ikan yang siap dipasarkan secara luas.

Dosen Pembimbing Lapangan, Muhamad Imam Dinata, S.T., M.Kom., memberikan dukungannya terhadap program ini. “Semoga dengan program-program PPK Ormawa ini, pengetahuan masyarakat dalam mengelola hasil tangkapan dapat meningkat, serta pendapatan kelompok nelayan dapat bertambah,” katanya.

Kepala Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Nani Sulistaningsih, S.Kom., M.Eng., yang mewakili pihak universitas, menyampaikan apresiasinya. “Dengan adanya kegiatan PPK Ormawa dari HIMASTI yang berkolaborasi dengan HMSIPIL, diharapkan mampu membangun taraf SDM masyarakat di Desa Segara Katon. Kami juga pernah melakukan kegiatan serupa di Desa Sama Guna,” ujarnya.

Sekretaris Desa Segara Katon, Ihsan Albayani, menyampaikan bahwa Desa Segara Katon  memiliki luas wilayah 704,40 hektar, terdiri dari 8 dusun, dengan jumlah penduduk 6.667 jiwa. Dan ia sangat menyambut baik program ini. “Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini sering dilaksanakan di Desa Segara Katon. Kami selalu terbuka dan menerima segala bentuk kegiatan pengabdian seperti KKN, penelitian, dan lain-lain,” ungkapnya (HUMAS UMMAT).

RAYAKAN MILAD KE-44, UMMAT GELAR JALAN SEHAT DAN BERBAGAI PERLOMBAAN MERIAH

RAYAKAN MILAD KE-44, UMMAT GELAR JALAN SEHAT DAN BERBAGAI PERLOMBAAN MERIAH

Mataram, dalam rangka memperingati Milad ke-44, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar acara Jalan Sehat yang melibatkan seluruh sivitas akademika UMMAT. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh semangat kebersamaan pada Kamis, 27 Juni 2024. Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA, dengan simbolis pelepasan burung merpati sebagai tanda dimulainya kegiatan.

Jalan sehat ini diikuti dengan antusias oleh berbagai elemen universitas. Mulai dari tim Rektorat, tim Fakultas Teknik, tim Fakultas Pertanian, tim Fakultas Ilmu Kesehatan, tim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, tim Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, tim Fakultas Agama Islam, tim Fakultas Hukum, tim Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah, hingga tim pascasarjana. Semua peserta menunjukkan semangat tinggi dan kekompakan yang luar biasa sepanjang rute yang telah ditentukan.

Kemeriahan acara tidak berhenti pada jalan sehat saja. Berbagai perlombaan menarik turut memeriahkan suasana, seperti lomba memasak yang diikuti oleh para dosen dan staf, serta lomba tarik tambang yang melibatkan para dosen, staf, dan mahasiswa dari berbagai fakultas. Para dosen dan staf menunjukkan kebolehan mereka dalam mengolah berbagai hidangan yang tidak hanya lezat tetapi juga inovatif. Lomba memasak ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antar sesama tenaga pendidik dan karyawan universitas.

Lomba tarik tambang menjadi salah satu highlight acara dengan partisipasi dari berbagai fakultas. Sorak-sorai penonton menambah semangat para peserta yang berjuang keras untuk memenangkan lomba. Persaingan yang ketat dan penuh semangat ini menciptakan suasana kebersamaan yang kental, menunjukkan bahwa di balik persaingan, ada semangat solidaritas yang tinggi di antara seluruh elemen kampus.

Selain itu, terdapat ratusan hadiah menarik dalam doorprize yang telah disiapkan untuk para peserta yang beruntung. Hadiah-hadiah ini terdiri dari berbagai barang elektronik, peralatan rumah tangga, hingga voucher belanja. Namun, hadiah utama berupa sepeda listrik menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Setiap peserta yang hadir memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah ini, yang semakin menambah antusiasme dan keceriaan acara.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMMAT untuk terus membangun kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar sivitas akademika. “Semoga dengan semangat kebersamaan ini, UMMAT semakin maju dan berprestasi di masa mendtang,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh mitra kampus, panitia dan peserta yang telah berpartisipasi dalam acara ini. “Kehadiran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen mitra universitas sangat penting dalam memperkuat ikatan kekeluargaan di UMMAT. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya,” tambahnya.

Acara ini ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan pembagian hadiah doorprize. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan tampak jelas di wajah setiap peserta. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan UMMAT dapat terus menjadi wadah yang mendukung tumbuh kembangnya semangat kebersamaan dan prestasi di lingkungan akademik.

Selamat Milad ke-44 UMMAT! Semoga semakin jaya dan terus berkarya untuk bangsa dan negara (HUMAS UMMAT).

KSR PMI UMMAT GELAR LOMBA KEPALANGMERAHAN (GELORA) KE-V PMR WIRA DAN MADYA SE-NTB

KSR PMI UMMAT GELAR LOMBA KEPALANGMERAHAN (GELORA) KE-V PMR WIRA DAN MADYA SE-NTB

Mataram, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar Lomba Kepalangmerahan (GELORA) ke-V untuk PMR Wira (SMA/SMK/MA) dan Madya (SMP/MTs) se-Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara yang dimulai pada  26 Juni 2024 dan akan berakhir pada 30 Juni 2024 ini mengusung tema “Aksi Bersama Raih Prestasi dengan Sportivitas Kepalangmerahan”.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Rektor UMMAT, Wakil Rektor, Ketua PMI NTB, Ketua PMI Kota Mataram, Palrosta Mataram, Pembina PMI Unit UMMAT Yudi Lestanata, Dewan Juri, Kanda Yunda Alumni KSR PMI Unit UMMAT, dan perwakilan lembaga kemahasiswaan se-UMMAT. Tak ketinggalan, ribuan peserta dari 37 sekolah yang terdiri dari 54 tim juga turut ambil bagian dalam acara ini.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyambut hangat para peserta dan tamu undangan. Ia mengungkapkan harapannya agar acara ini berjalan sukses dan membawa manfaat besar bagi semua pihak. “Mudah-mudahan acara ini sukses dan kita bisa menolong sesama manusia,” harapnya.

Ketua Panitia, Tantoni Yahya, menyampaikan bahwa tema yang diusung kali ini bertujuan untuk mendorong sportivitas dan semangat kebersamaan dalam meraih prestasi di bidang kepalangmerahan. “Kami berharap melalui acara ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjalin persahabatan dan mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terdapat dalam prinsip-prinsip kepalangmerahan,” ujarnya.

Ketua KSR PMI Unit UMMAT, Muhammad Aldi Rifaldi Putra, mengungkapkan rasa bangganya terhadap para peserta. “Kami sangat bangga melihat teman-teman sekalian berpartisipasi dengan semangat tinggi. Semoga apa yang menjadi harapan kalian terhadap lomba ini bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Mari tunjukkan bakat kepalangmerahan teman-teman, bersainglah dengan sehat dan tetap jaga sportivitas,” katanya.

Pembina KSR PMI Unit UMMAT, Yudi Lestanata, S.IP., M.IP., juga memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme peserta. “Terus jaga api semangat, ingat ini adalah ajang sportivitas dan kebersamaan, yang sangat penting dalam kegiatan kepalangmerahan,” imbuhnya.

Ketua PMI Kota Mataram, Imam Purwanto, S.Pd., merasa gembira melihat semangat yang ditunjukkan oleh para peserta. “Kami gembira melihat semangat adik-adik sekalian. Kegiatan ini adalah ajang untuk mengasah kreativitas dan keterampilan, serta insyaAllah adik-adik PMR Wira dan Madya akan menjadi penerus kami nantinya,” ujarnya.

Ketua PMI NTB, Abdul Majid, S.IP., juga menyampaikan dukungannya terhadap acara ini. “GELORA ini bukan hanya sekedar lomba, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi dan keterampilan para peserta dalam bidang kepalangmerahan,” katanya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi pengembangan potensi dan prestasi para peserta dalam bidang kepalangmerahan, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di kalangan generasi muda. Dengan terselenggaranya GELORA ke-V ini, diharapkan semangat kepalangmerahan dan solidaritas antar peserta dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat (HUMAS UMMAT).

SEMARAK MILAD ke-44, UMMAT GELAR RANGKAIAN KEGIATAN LOMBA

SEMARAK MILAD ke-44, UMMAT GELAR RANGKAIAN KEGIATAN LOMBA

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan bangga menggelar pembukaan Semarak Milad ke-44 yang diwarnai dengan serangkaian kegiatan meriah dan penuh makna. Acara ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika dan bank mitra UMMAT pada Jumat, 21 Juni 2024.

Ketua Panitia, Dr. Erwin, M.Pd., mengungkapkan bahwa berbagai kegiatan telah dipersiapkan untuk memeriahkan peringatan ini. “Kegiatan milad ini meliputi seminar nasional, bakti sosial, bazar UMKM, pemberdayaan UMKM, pemberdayaan wirausaha mahasiswa, resepsi milad, dan pemberian penghargaan,” jelasnya.

Selain itu, serangkaian lomba juga turut memeriahkan peringatan ini, seperti turnamen voli putri, turnamen futsal yang akan berlangsung dari tanggal 20-24 Juni 2024 di lapangan UMMAT, turnamen tenis meja dari tanggal 20-21 Juni 2024 di Auditorium, lomba video kreatif dari tanggal 21-24 Juni 2024, lomba menyanyi pada tanggal 24-25 Juni 2024 di Auditorium, dan lomba memasak pada tanggal 27 Juni 2024 di Lapangan UMMAT.

“Selain lomba-lomba tersebut, kita juga akan semarakkan milad dengan kegiatan jalan sehat pada tanggal 27 Juni 2024 yang akan dimeriahkan doorprize dengan ratusan hadiah menarik,” tambah Dr. Erwin dengan antusias. “Prosesi milad ini akan mencapai puncaknya pada tanggal 2 Juli mendatang,” lanjutnya.

Mengusung tema “Sinergi Menuju Unggul dan Berdaya Saing”, peringatan milad ke-44 ini selaras dengan visi dan misi UMMAT. “Di usia ke-44 ini, kami berharap UMMAT semakin jaya, membanggakan, dan tentu meraih banyak prestasi lagi,” harapnya.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan harapannya agar acara milad ke-44 ini menjadi momentum penting bagi seluruh sivitas akademika dalam menyongsong masa depan UMMAT yang lebih gemilang. “Mudah-mudahan acara milad ke-44 ini dapat menjadi sarana kita untuk mempersiapkan masa depan UMMAT yang lebih baik. Semoga dengan bertambahnya usia, UMMAT semakin mampu mencetak generasi yang unggul dan berprestasi serta berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Milad ke-44 UMMAT diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk merayakan pencapaian yang telah diraih, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di antara seluruh sivitas akademika dan masyarakat sekitar. “Semoga momentum ini dapat menginspirasi seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif bagi kemajuan universitas serta masyarakat luas dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” tutupnya.

Seluruh rangkaian acara Semarak Milad ke-44 UMMAT akan berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan dan keamanan bersama. Semoga peringatan ini berjalan lancar dan sukses, membawa UMMAT ke puncak kejayaan yang lebih tinggi lagi (HUMAS UMMAT).

VERIFIKASI PELAKSANAAN REKOMENDASI USULAN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI KEDOKTERAN DAN PENDIDIKAN PROFESI DOKTER UMMAT OLEH LLDIKTI WILAYAH VIII

VERIFIKASI PELAKSANAAN REKOMENDASI USULAN PEMBUKAAN PROGRAM STUDI KEDOKTERAN DAN PENDIDIKAN PROFESI DOKTER UMMAT OLEH LLDIKTI WILAYAH VIII

Mataram,  Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII melaksanakan kegiatan verifikasi pelaksanaan rekomendasi terhadap usulan pembukaan program studi kedokteran dan pendidikan profesi dokter di Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait Kamis, 20 Juni 2024.

Hadir dalam acara ini, Rektor UMMAT, Wakil Rektor, Badan Pembina Harian (BPH), Tim Verifikator LLdikti, Tim Task Force pendirian Fakultas Kedokteran, calon Dosen, serta Tim Siaga. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen kuat UMMAT untuk menyelenggarakan program studi yang berkualitas dan sesuai dengan standar nasional.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab,MA., menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih kepada LLDikti Wilayah VIII atas dukungan dan bimbingan yang diberikan. Ia juga menekankan pentingnya pembukaan program studi kedokteran dan pendidikan profesi dokter sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua LLDikti Wilayah VIII yang diwakilkan I Wayan Sudarman yang juga Ketua Tim Verifikasi memberikan penjelasan mengenai tahapan verifikasi yang akan dilakukan. Proses verifikasi ini meliputi penilaian terhadap kesiapan sarana dan prasarana, kurikulum, serta kualifikasi dosen yang akan mengajar. Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa UMMAT memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KemendikbudRistek).

Ketua Tim Task Force pendirian Fakultas Kedokteran UMMAT, Apt. Nurul Qiyam, M.Farm., Clien. mempresentasikan Profil Fakultas Kedokteran meliputi Visi dan Misi, Tujuan pembentukan Prodi, profil  lulusan program studi, distibusi kurikulum sarjana dan profesi pendidikan dokter,  Sarana dan prasarana, Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), dan berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh Universitas.

Ia juga menyampaikan Faktor-faktor yang melatar belakangi pendirian program studi ini mencakup : Faktor Demografi, Faktor Pendidikan, Faktor Kesehatan, Isu Pengembangan Wilayah, Fasilitas Kesehatan pedesaan. Dari faktor – faktor ini kami memantapkan niat untuk mendirikan fakultas kedokteran dengan harapan dapat menjawab kebutuhan masyarakat tentang pemerataan tenaga kesehatan.

“Bapak, Ibu, kami di NTB berdasarkan sumber BPS 2023 ada sekitar 5,3 juta lebih penduduk, dan skala rentan usianya 0 sampai 14 tahun, dengan populasi sebanyak itu  dan rentan usia masih muda tentu memerlukan pelayanan kesehatan yang memadai, apalagi saat ini baru 2 kampus yang menghasilkan lulusan dokter di NTB, sedangkan jumlah dokter merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan kulitas pelayanan Kesehatan”, jelasmya.

Dengan demikian kami mencoba angkat salah satu keunggulan dari prodi kami ialah tentang tumbuh kembang anak. Jadi pada Promotif, Prefentif di bidang tumbuh kembang akibat penutrisi di daerah pesisir.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi, calon dosen dan Tim Siaga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan tim dari LLDikti Wilayah VIII. Mereka berdiskusi mengenai berbagai aspek yang perlu diperhatikan untuk memastikan kualitas pendidikan yang akan diberikan. Tim Siaga juga menyampaikan berbagai inisiatif yang telah disiapkan untuk mendukung proses pembelajaran, seperti penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan akademik.

Acara verifikasi ini diakhiri dengan kunjungan lapangan ke Fakultas Kedokteran UMMAT. Tim dari LLDikti Wilayah VIII memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif untuk perbaikan lebih lanjut.

Dengan adanya verifikasi ini, UMMAT berharap dapat segera mendapatkan izin resmi untuk membuka program studi kedokteran dan pendidikan profesi dokter. Langkah ini merupakan bagian dari upaya UMMAT untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga medis yang profesional dan berkualitas, serta mendukung peningkatan layanan kesehatan di Indonesia (HUMAS UMMAT).

SOSIALISASI KETENTUAN KENAIKAN JABATAN AKADEMIK DOSEN PADA MASA PERALIHAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

SOSIALISASI KETENTUAN KENAIKAN JABATAN AKADEMIK DOSEN PADA MASA PERALIHAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar acara sosialisasi terkait ketentuan kenaikan jabatan akademik dosen pada masa peralihan universitas. Acara ini dipandu oleh Prof. Dr. Mohamad Djaeni, S.T., M.Eng., seorang pakar yang memiliki pengalaman dan keahlian luas di bidang akademik (13/06/2024) di Aula pertemuan.

Acara sosialisasi ini diadakan dengan tujuan memberikan pemahaman yang jelas kepada seluruh dosen di UMMAT mengenai perubahan dan ketentuan terbaru yang berlaku dalam proses kenaikan jabatan akademik.

Rektor UMMAT, yang diwakilkan oleh Wakil Rektor I, Dr. Harry Irawan Johari,S.Hut., M.Si., menyampaikan bahwa Masa peralihan ini merupakan periode yang sangat penting dalam perjalanan akademik kita di UMMAT. Perubahan dan pembaruan ketentuan mengenai kenaikan jabatan akademik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan integritas akademik kita. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai ketentuan-ketentuan baru ini sangatlah penting.

“Saya berharap melalui sosialisasi ini, kita semua dapat memperoleh gambaran yang jelas dan menyeluruh mengenai apa yang perlu kita lakukan dan persiapkan dalam proses kenaikan jabatan akademik. Ini bukan hanya tentang memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat meningkatkan kinerja akademik kita secara keseluruhan”, harapnya.

Prof. Dr. Mohamad Djaeni menjelaskan berbagai aspek penting yang perlu dipahami oleh dosen, termasuk kriteria penilaian kinerja, persyaratan administrasi, serta tahapan proses pengajuan kenaikan jabatan.

Ia juga menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif mengenai ketentuan baru ini. “Masa peralihan ini merupakan momen yang krusial bagi kita semua. Dengan memahami ketentuan baru, kita dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memastikan bahwa setiap proses kenaikan jabatan akademik berjalan dengan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Acara ini juga memberikan kesempatan bagi para dosen untuk bertanya langsung kepada Prof. Dr. Mohamad Djaeni mengenai berbagai hal terkait ketentuan kenaikan jabatan akademik. Interaksi dan diskusi aktif antara narasumber dan peserta menciptakan suasana yang dinamis dan informatif, membantu menjawab berbagai pertanyaan dan kekhawatiran yang mungkin dimiliki oleh dosen.

Dengan diadakannya sosialisasi ini, UMMAT berharap seluruh dosen dapat memahami dan mengimplementasikan ketentuan baru dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam dunia akademik. Langkah ini diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan universitas serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih baik dan kompetitif (HUMAS UMMAT).

KUATKAN PONDASI KEISLAMAN DAN KEMUHAMMADIYAHAN, UMMAT LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MUSALA DUSUN TERBIS, DESA ANDALAN, KECAMATAN BAYAN KLU MELALUI BANTUAN KEMANUSIAAN DARI AMCF

KUATKAN PONDASI KEISLAMAN DAN KEMUHAMMADIYAHAN, UMMAT LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MUSALA DUSUN TERBIS, DESA ANDALAN, KECAMATAN BAYAN KLU MELALUI BANTUAN KEMANUSIAAN DARI AMCF

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan musala Dusun Terbis, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) pada Kamis, 8 Juni 2024. Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan UMMAT, PDM Lombok Utara, KUA Kecamatan Bayan, Kades Andalan, Penghulu Dusun Terbis, Babinkamtibmas, Para Kepala Dusun, Tokoh Agama, dan masyarakat setempat.

Dusun Terbis terpilih sebagai lokasi pembangunan musala baru, yang akan didirikan di atas lahan seluas 2 are dengan ukuran bangunan 8×8 meter2. Dana untuk pembangunan ini berasal dari bantuan program kemanusiaan bagi korban bencana alam, khususnya gempa bumi tahun 2018, yang disalurkan oleh Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) dan dipusatkan di desa binaan UMMAT.

Dusun Terbis, Desa Andalan merupakan salah satu desa binaan UMMAT yang menjalin kerjasama dalam bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta Al Islam dan Kemuhammadiyahan. Beragam program pengabdian sudah dilaksanakan oleh UMMAT di Dusun Terbis Desa Andalan, diantaranya pelaksanaan kegiatan KKN, PKL, program Kosa Bangsa, dan saat ini penguatan nilai Al Islam dengan memberikan fasilitas sarana ibadah.

Kades Andalan, Megawadi, S.TP., menyambut hangat kedatangan pimpinan UMMAT sebagai mitra kerjasama yang selama ini telah banyak mendampingi Desa Andalan dengan beragam program unggulan seperti kegiatan Kosa Bangsa dan pembuatan biogas. “Pada kesempatan ini, hal yang tidak terbayangkan adalah adanya pembangunan sarana ibadah berupa musala di Dusun Terbis, Desa Andalan. Program penguatan nilai keislaman di tengah gempuran nilai budaya yang begitu kental di Desa Andalan ini memiliki nilai tersendiri untuk meningkatkan nilai religius masyarakat. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada UMMAT yang telah memfasilitasi sarana ibadah yang didanai oleh AMCF,” ujarnya.

Rektor UMMAT yang diwakilkan oleh Dekan Faperta, Budi Wiryono, SP., M.Si., menjelaskan bahwa program pengabdian ini bukanlah pertama kali dilaksanakan di Desa Andalan. “Sebelumnya, sudah banyak program pendampingan yang kami laksanakan, mulai dari pengiriman mahasiswa KKN hingga program Kosa Bangsa dengan pembuatan biogas. Sebagai bentuk implementasi pembinaan dalam bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, UMMAT kembali hadir mendampingi desa binaan dengan memberikan fasilitas sarana ibadah yang anggarannya bersumber dari dana AMCF untuk program kemanusiaan korban bencana alam,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua PDM KLU, H. Syafrudin, S.Pd., menegaskan pentingnya kehadiran Muhammadiyah melalui amal usahanya untuk memperkuat nilai Al Islam bagi warga masyarakat. “Dengan adanya fasilitas ibadah ini, memudahkan dalam proses pembinaan, pengamalan, dan pengkajian Al Islam Kemuhammadiyahan di tengah budaya masyarakat Desa Andalan yang sangat kental dengan budaya lokal,” tambahnya.

Peletakan batu pertama pembangunan musala Dusun Terbis, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, KLU adalah salah satu bagian dari kegiatan UMMAT melalui bantuan dari AMCF. Semoga bantuan ini dapat menguatkan pondasi keislaman dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga Dusun Terbis.

UMMAT adalah institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas serta berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui berbagai program binaan, UMMAT terus mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah (HUMAS UMMAT).

UMMAT RAYAKAN IDUL ADHA 1445 H, GELAR SHALAT BERSAMA DAN BERBAGI 1.000 PAKET DAGING KURBAN

UMMAT RAYAKAN IDUL ADHA 1445 H, GELAR SHALAT BERSAMA DAN BERBAGI 1.000 PAKET DAGING KURBAN

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyambut Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan menggelar shalat bersama di halaman kampus. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika UMMAT, termasuk Rektor, Badan Pembina Harian (BPH), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dosen, Staff, Mahasiswa, serta masyarakat sekitar kampus. Selain itu, untuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kepedulian sosial dan kebersamaan, UMMAT melaksanakan ibadah kurban Senin, 17 Juni 2024 M bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1445 H.

Ketua Panitia, Ilham, M. Pd., menyampaikan perayaan Hari Raya Idul Adha ini merupakan momentum mengenang kisah perjalanan spiritual keluarga Nabi Ibrahim AS. Pelaksanaan kurban, sebagai bentuk kesyukuran tertinggi bagi setiap hamba dihadapan Allah. Bagaimana demikian, ibadah berkurban selalu disandingkan dengan ibadah shalat dalam Al-Qur’an. Sehingga berkurban disyariatkan sunnah muakad bagi setiap muslim.

Shalat Idul Adha dipimpin oleh Muhammad Sahril, M.Pd., yang merupakan Sekretaris Majelis Tabligh PWM NTB, sebagai imam. Sedangkan khotbah Idul Adha disampaikan oleh Ust. Sukarta, M.Pd.I., Wakil Ketua PWM NTB, yang menyampaikan pesan-pesan penting mengenai makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dalam khutbahnya, Ust. Sukarta menekankan pentingnya semangat berkurban sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial. “Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan iman Nabi Ismail AS. Melalui kurban, kita diajarkan untuk berbagi dengan sesama dan mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Setelah shalat Idul Adha dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, UMMAT mendapatkan 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing dari berbagai donatur, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat sekitar.

Adapun Daftar Donatur dan Hewan Kurban yakni, 3 ekor sapi dan 2 kambing dari bank Mitra ( 1 ekor sapi dari Bank NTB Syariah, 1 ekor sapi dari bank Dinar Asri, 1 ekor sapi dari bank Panin Dubai Syariah, 1 ekor kambing dari CIMB Niaga, 1 ekor kambing dari BSI), 2 ekor sapi dari sohibul qurban, 1 ekor sapi dari keluarga Pak Roni, 1 ekor kambing dari keluarga Pak Supriyanto, 1 ekor sapi dari Baitul Maal UMMAT dan 2 ekor sapi dari UMMAT sendiri.

Sebanyak 1.000 paket daging kurban didistribusikan kepada masyarakat di sekitar kampus yang meliputi Pagesangan, Bebidas, Jempong, dan Pesongoran. Selain itu, seluruh lembaga kemahasiswaan di UMMAT, serta para pegawai dan karyawan termasuk petugas kebersihan, keamanan, dan penjaga malam, juga akan menerima paket daging kurban.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Kegiatan kurban ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian dan kebersamaan kita dalam membantu sesama, serta mempererat hubungan antara UMMAT dan masyarakat sekitar. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UMMAT berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa empati di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Hari Raya Idul Adha ini menjadi momentum penting untuk saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi (HUMAS UMMAT).

SEMINAR NASIONAL KE-3 LPPM UMMAT, REVOLUSI PEMBANGUNAN DESA UNTUK INDONESIA BERKEMAJUAN

SEMINAR NASIONAL KE-3 LPPM UMMAT, REVOLUSI PEMBANGUNAN DESA UNTUK INDONESIA BERKEMAJUAN

Mataram, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sukses menggelar Seminar Nasional ke-3 dengan tajuk “Membangun Desa untuk Indonesia Berkemajuan”. Acara yang berlangsung Via Zoom  ini dihadiri oleh 139 peserta dari 33 universitas di seluruh Indonesia, seperti Universitas Samudra, STIE Cendekia Bojonegoro, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas Riau. (Rabu,12/06/2024).

Ketua Panitia, Muslimin, M.Pd., menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk mengkaji dan mendiskusikan berbagai aspek pembangunan desa di Indonesia. “Kegiatan ini diikuti oleh para akademisi dan praktisi yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan desa di Indonesia,” ujarnya.

Ketua LPPM UMMAT, Dr. Ibrahim, M.Sc., menyambut hangat para peserta yang hadir dan menekankan pentingnya data dan penelitian dalam mendorong pembangunan desa. “Berdasarkan data IDN, terlihat bahwa ketimpangan pembangunan antara desa dan kota di Indonesia masih sangat tinggi. Oleh karena itu, kita perlu fokus pada pengembangan desa untuk mencapai Indonesia yang berkemajuan”, ungkapnya.

“Harapannya Seminar Nasional ke-3 ini dapat menjadi wadah bagi para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan mengenai pembangunan desa, juga dapat melahirkan ide-ide dan strategi inovatif yang dapat diterapkan dalam pembangunan desa di seluruh Indonesia”, ujarnya.

Rektor UMMAT, yang diwakili oleh Wakil Rektor 1, Dr. Harry Irawan Johari, S.Hut., M.Si., menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh desa, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun ekologi. “Desa memiliki potensi yang sangat besar, namun minimnya sumber daya manusia (SDM) dan kurangnya infrastruktur yang memadai menyebabkan lambatnya pembangunan desa. Kita semestinya harus lebih proaktif berpikir bagaimana pembangunan itu dimulai dari desa dengan melakukan pemetaan potensi yang ada di desa sebagai langkah awal untuk pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, Ia juga menyoroti masalah anggaran desa yang belum efektif dalam pengeluarannya. “Salah satu kendala utama dalam pembangunan desa adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam mengelola anggaran desa. Akibatnya, banyak anggaran yang tidak teralokasikan dengan baik, sehingga pembangunan menjadi terhambat,” tambahnya.

Seminar ini juga menghadirkan tiga pemateri luar biasa yang memberikan wawasan dan pengalaman berharga mengenai pembangunan desa. Pemateri pertama, Drs. Samsul Widodo, M.A., (Staff ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah, Tertinggal dan Transmigrasi RI), berbicara mengenai strategi pemberdayaan masyarakat desa. Pemateri kedua, Lalu Winengan, S.P., M.M., (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Lombok Barat), membahas tentang peran infrastruktur dalam pembangunan desa. Sementara pemateri ketiga, Yulhaidir, S.AP., (Ketua Forum Kepala Desa Se-Kabupaten Sumbawa Barat), memberikan perspektif mengenai kebijakan dan program pemerintah dalam mendukung pembangunan desa.

Dengan berakhirnya seminar ini, diharapkan berbagai ide dan gagasan yang muncul dapat diaplikasikan untuk mempercepat pembangunan desa di Indonesia. Seminar Nasional ke-3 ini menegaskan komitmen UMMAT dalam berkontribusi pada kemajuan desa-desa di Indonesia (HUMAS UMMAT).

MAJELIS TABLIGH PWM NTB SEGERA HADIRKAN PELATIHAN INSTRUKTUR MUBALIGH MUHAMMADIYAH TINGKAT WILAYAH (PIMMWIL)

MAJELIS TABLIGH PWM NTB SEGERA HADIRKAN PELATIHAN INSTRUKTUR MUBALIGH MUHAMMADIYAH TINGKAT WILAYAH (PIMMWIL)

Mataram, Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PWM NTB) akan menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Mubaligh Muhammadiyah Tingkat Wilayah di Senggigi pada tanggal 28 s/d 30 Juni 2024 mendatang.

Ketua Panitia, Muhammad Sahril menyampaikan bahwa Kegiatan Pelatihan Instruktur Mubaligh Muhammadiyah (PIMMWIL) tingkat Wilayah NTB ini merupakan salah satu program kerja prioritas Majelis Tabligh PWM NTB periode 2022-2027. Pelatihan ini akan dihadiri oleh masing –masing dua orang peserta perwakilan dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah seluruh NTB, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dalam pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang akan membantu mereka menjadi mubaligh yang lebih efektif dan inspiratif. Harapannya adalah melalui PIMMWIL ini akan terbentuk Korps Muballigh muhammadiyah tingkat wilayah untuk menjawab kebutuhan para mubaligh untuk menyampaikan pesan dakwah secara professional dan berkualitas di setiap mejelis ilmu di persyarikatan muhammadiyah khususnya serta masyarakat secara luas.

Ketua Majelis Tabligh PWM NTB, Muhiburrahman, Lc., M.Pd.,  Menyampaikan bahwa kegiatan ini salah satu agenda besar PWM NTB melalui Majelis Tabligh adalah melaksanakan kegiatan pelatihan bagi para mubaligh yang ada di wilayah Nusa Tenggara Barat. Untuk itu, Adapun harapan atau output yang akan dihasilkan setelah pelatihan ini adalah munculnya para mubaligh handal yang siap terjun ke lapangan mengemban amanah persyarikatan sebagai sang pencerah di daerah dan wilayah masing-masing.

“Ia juga sampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan guna memberikan wawasan teoretik dan praktek kepada para kader pengelola, penggerak, dan pelaku tabligh di tingkat Wilayah dan Daerah sehingga memiliki kompetensi profesional dalam menyelenggarakan dan menangani pelatihan-pelatihan muballigh di Wilayah dan Daerah masing-masing atau lintas Wilayah dan lintas Daerah. Dengan pelatihan ini diharapkan terbentuk Korps Instruktur Muballigh Muhammadiyah Tingkat Wilayah Nusa Tenggara Barat, dengan jumlah yang memadai”, terangnya.

Acara pelatihan ini akan mencakup berbagai sesi ceramah, diskusi, dan workshop interaktif yang dipandu oleh para Instruktur handal dan Narasumber berpengalaman. Peserta akan mempelajari teknik-teknik dakwah, strategi komunikasi yang efektif, serta pengembangan diri sebagai mubaligh yang mampu menjawab tantangan zaman.

“Adapun kerangka umum materi pelatihan ini meliputi 4 (empat) kelompok, yakni: kelompok dasar, kelompok khusus dakwah, kelompok khusus keinstrukturan, dan kelompok penunjang”, jelasnya.

“Kelompok Dasar meliputi Tafsir Ayat-ayat Dakwah, Syarah Hadis-Hadis Dakwah, Fiqih Ibadah dalam Pelatihan (Jama’-Qashar, Shalat Lail), selanjutnya Kelompok Khusus Dakwah meliputi Fiqih Dakwah, Strategi Dakwah Muhammadiyah, Sistem Pendidikan dan Pelatihan Muballigh Muhammadiyah . Kemudian, Kelompok Khusus Keinstrukturan meliputi, Belajar Efektif bagi Orang Dewasa, Metode dan Manajemen Pelatihan , Manajemen Kelas, Monitoring dan Evaluasi Pelatihan, Pengembangan Kepribadian Instruktur Muballigh, Kode Etik dan Standardisasi Muballigh. Dan terakhir, Kelompok Penunjang meliputi Metode Diskusi dan Pemecahan Masalah, Komunikasi Efektif, Pengembangan Aktivitas Tindak Lanjut  dan Outbond Ringan”, imbuhnya.

“Kami mengajak seluruh mubaligh Muhammadiyah di wilayah Nusa Tenggara Barat untuk berpartisipasi dalam pelatihan ini. Mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas dakwah demi kebaikan umat dan kemajuan bangsa”, tutupnya (HUMAS UMMAT)

VISITASI LAPANGAN PENDIRIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM OLEH DIREKTUR JENDERAL TENAGA KESEHATAN DIREKTUR PENYEDIAAN NAKES KEMENKES RI

VISITASI LAPANGAN PENDIRIAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM OLEH DIREKTUR JENDERAL TENAGA KESEHATAN DIREKTUR PENYEDIAAN NAKES KEMENKES RI

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan kegiatan Visitasi Fakultas Kedokteran, Kamis, 6 Juni 2024. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari persiapan pendirian Fakultas Kedokteran di UMMAT, Acara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting dari dunia pendidikan dan kesehatan.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., Ia menyambut hangat dan ucapkan terima kasih atas kedatangan Tim Kemenkes di Lombok, Nusa Tenggara Barat khususnya di Fakultas Kedokteran.

“Mudah-mudahan Tim Kemenkes disambut dengan angin segar pulau Lombok sehingga bisa menjalankan tugas mulia Visitasi Fakultas Kedokteran di UMMAT”, sambutnya.

“Pengusulan Fakultas Kedokteran ini didasari oleh beberapa hal, seperti Jumlah penduduk NTB berdasarkan sumber BPS 2023 sekitar 5 juta 500 ribu lebih penduduk, tentu memerlukan pelayanan kesehatan yang memadai, saat ini baru 2 kampus yang menghasilkan lulusan dokter di NTB, sedangkan jumlah dokter merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan kulitas pelayanan Kesehatan”, jelasmya.

“Kemudian komitmen Amal Usaha Muhammadiyah melalui Perguruan Tinggi Muhammadiyah khususnya  UMMAT untuk turut serta berpartisipasi dalam peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang pendidikan termasuk mencetak dokter  yang siap berperan serta dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di NTB khususnya dan di Indonesia pada umumnya”, tambahnya.

“Dan Besar harapan kami semoga dengan kegiatan visitasi kemenkes ini, UMMAT bisa mendapatkan rekomendasi dari Kemenkes untuk bisa kami lanjutkan ke tahapan selanjutnya”, harapnya.

PJ. Gubernur NTB, yang diwakilkan Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr.dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM., Mars., menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap pendirian Fakultas Kedokteran di UMMAT.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, diwakili oleh Direktur Penyediaan Tenaga Kesehatan, Dra. Oos Fatimah Rosyadi, M.Kes., Ia memberikan sambutan dan arahan terkait standar dan regulasi yang harus dipenuhi dalam pendirian Fakultas Kedokteran. Ia juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya UMMAT dalam mendirikan fakultas ini.

menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan kedokteran untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang kompeten di Indonesia.

Ketua Tim Task Force Fakultas Kedokteran sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAT  Apt. Nurul Qiyaam, M.Farm. Klin., presentasikan Profil dan Pengembangan UMMAT, dan Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran meliputi Kurikulum yang akan digunakan, kesiapan Sumber Daya Manusia serta Unit Pengelolah Program Studi (UPPS).

“Dalam waktu yang tidak lama kami telah menyiapkan ruang kuliah,sumber daya manusia, Laboratorium dan ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE) untuk mendukung Fakultas Kedokteran ini”, terangnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta visitasi. Sesi ini berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan mengenai persiapan pendirian Fakultas Kedokteran di UMMAT.

Para peserta visitasi melakukan peninjauan lapangan untuk melihat langsung fasilitas yang akan digunakan oleh Fakultas Kedokteran. Fasilitas yang ditinjau meliputi laboratorium, ruang kelas, dan Ruang Objective Structured Clinical Examination (OSCE). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung proses pembelajaran kedokteran yang berkualitas.

Kegiatan visitasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kesiapan UMMAT dalam mendirikan Fakultas Kedokteran serta mendapatkan masukan berharga untuk penyempurnaan lebih lanjut (HUMAS UMMAT).

REVOLUSI PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PJBL DALAM KURIKULUM MERDEKA, FKIP UMMAT GELAR KULIAH PAKAR

REVOLUSI PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PJBL DALAM KURIKULUM MERDEKA, FKIP UMMAT GELAR KULIAH PAKAR

Mataram, Program Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan acara Kuliah Pakar bertajuk “Pengajaran Bahasa Indonesia Berbasis Project-Based Learning (PJBL) di Era Kurikulum Merdeka.” Acara yang diadakan di Aula FKIP dan melalui platform Zoom Meet ini menghadirkan dua narasumber terkemuka, Dr. Masrin, M.Pd., dan Dr. Erwin, M.Pd., dengan moderator Supratman, M.Pd., yang semuanya adalah alumni Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UMMAT.

Dekan FKIP UMMAT, Dr.Muhammad Nizaar,M.Pd.,Si., membuka kegiatan dengan resmi, tidak lupa ia sampaikan pentingnya pengembangan metode pengajaran inovatif seperti PJBL dalam konteks Kurikulum Merdeka. Ia menggarisbawahi bahwa pendekatan PJBL dapat memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan praktis, serta mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia nyata dengan keterampilan yang relevan dan aplikatif.

Narasumber 1, Dr. Masrin membuka sesi dengan membahas permasalahan pendidikan di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan laporan tahun 2022, Indonesia berada di peringkat ke-73 dari 78 negara dalam hal kualitas pendidikan. “Minat baca di Indonesia sangat memprihatinkan, dengan hanya 0,01% dari populasi yang benar-benar memiliki minat baca tinggi, jauh di bawah Malaysia dan Brunei Darussalam,” ujar Dr. Masrin.

Dr. Masrin menegaskan pentingnya guru memiliki potensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. “Guru harus mampu mengajar tidak hanya konsep tetapi juga penerapan praktisnya,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran serta perlunya guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang tidak hanya bergantung pada buku pedoman pemerintah, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). “Pembelajaran yang berbasis guru harus diubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa,” katanya.

Narasumber 2, Dr. Erwin kemudian menjelaskan definisi dan prinsip-prinsip PJBL. Ia menekankan bahwa PJBL mengedepankan keaktifan peserta didik dan pembelajaran kolaboratif. “Gaya belajar setiap siswa berbeda-beda, ada siswa yang suka auditori, visual, ada juga yang lebih memilih kinestetik” jelasnya.

Ia juga menyatakan bahwa kelas yang terlalu besar menjadi tantangan dalam mendiagnosis kemampuan awal siswa dengan baik. Namun, ia menegaskan bahwa hasil pembelajaran PJBL harus dapat ditampilkan dan dipresentasikan oleh siswa. “Tujuan PJBL adalah memotivasi siswa untuk terlibat aktif, mengembangkan keterampilan praktis, dan mendorong pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

Ia juga menguraikan langkah-langkah implementasi PJBL dalam pengajaran Bahasa Indonesia, tersebut ( Menentukan proyek, Perencanaan proyek, Pelaksanaan proyek dan Presentasi).

Ia juga sebutkan bahwa ada empat keterampilan abad 21 (berpikir kritis, berkolaborasi, kreatif, dan komunikatif), dan keempatnya harus terintegrasi dalam pendidikan. “Peran guru dalam PJBL adalah sebagai fasilitator, mentor, dan evaluator, sementara siswa harus menjadi pemikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan komunikatif,” jelasnya.

Moderator kegiatan, Supratman, M.Pd., dengan cermat memandu diskusi dan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta baik yang hadir di aula maupun yang bergabung melalui Zoom Meet.

Acara Kuliah Pakar ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan yang tertarik dengan inovasi dalam pengajaran Bahasa Indonesia. Selain memberikan wawasan baru, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi konstruktif antara alumni dan civitas akademika FKIP UMMAT.

Dengan suksesnya acara ini, FKIP UMMAT berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam pengajaran Bahasa Indonesia di era Kurikulum Merdeka (HUMAS UMMAT).

GALI MASA DEPAN DATA SCIENCE DAN BIG DATA DI ERA DIGITAL, STI UMMAT GELAR KULIAH PAKAR

GALI MASA DEPAN DATA SCIENCE DAN BIG DATA DI ERA DIGITAL, STI UMMAT GELAR KULIAH PAKAR

Mataram, Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Prodi STI) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) hadirkan acara kuliah pakar yang bertajuk, “Masa Depan Data Science dan Big Data: Peluang dan Tantangan Pemanfaatannya di Era Digital.” Acara berlangsung di Auditorium H. Anwar Ikraman Kamis 30 Mei 2024.

Ketua Program Studi (Kaprodi) STI, Nani Sulistianingsih S.Kom., M.Engg, menyambut hangat kegiatan ini . Ia juga berharap Kuliah pakar ini menjadi upaya untuk terus memberikan edukasi yang berkualitas kepada mahasiswa, serta menghadirkan wawasan terbaru dalam dunia informasi teknologi.

“Dalam era digital ini, data adalah aset berharga. Kemampuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data secara efektif akan menjadi kunci kesuksesan di berbagai bidang,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan keterampilan analitis dan teknis yang relevan agar dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Dekan Teknik, Dr. H. Aji Syailendra U., M.Sc., menyampaikan urgensi pemahaman mendalam tentang Data Science dan Big Data dalam era digital yang terus berkembang pesat. Data science dan big data adalah bidang yang sedang berkembang pesat dan memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai sektor.

Kemampuan untuk mengolah dan menganalisis data secara efektif dapat memberikan wawasan yang berharga dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Oleh karena itu, memahami dan menguasai bidang ini akan memberikan keunggulan kompetitif bagi kita semua, khususnya bagi para mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja.

“Saya berharap, melalui kuliah tamu ini, para mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru, mengembangkan keterampilan analitis, serta memahami bagaimana teknologi ini dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, harapnya.

Narasumber utama dalam acara ini Lalu Erfani Maula Yunus, S. Kom, seorang ahli dalam bidang Machine Learning Engineering. Dengan keahliannya yang mendalam dan pengalaman yang luas, Ia, memaparkan tren terkini, peluang yang tersedia, dan tantangan yang dihadapi dalam pemanfaatan Data Science dan Big Data di era digital.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat perubahan besar dalam cara data digunakan oleh berbagai organisasi, jadi sangat penting kita mempelajarinya sekarang ini”, jelasnya.

Data science ini bidang yang menggunakan metode, proses, algoritma, dan sistem ilmiah untuk mengekstraksi pengetahuan dan wawasan dari data dalam berbagai bentuk, baik terstruktur maupun tidak terstruktur. Sementara itu, big data merujuk pada volume besar data yang tidak dapat diolah dengan cara konvensional karena ukurannya yang sangat besar.

Ke depan, kita dapat melihat beberapa tren utama yang akan mempengaruhi perkembangan data science dan big data, termasuk: Kecerdasan Buatan dan Pembelajaran Mesin: Integrasi lebih lanjut dengan AI dan machine learning untuk analisis data yang lebih canggih., Data Real-time: Peningkatan penggunaan data real-time untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat dan responsif. Internet of Things (IoT): Peningkatan jumlah perangkat yang terhubung akan menghasilkan lebih banyak data yang dapat dianalisis.

Diskusi yang terjadi antara narasumber dan peserta sangat produktif, memungkinkan pertukaran gagasan dan pemikiran yang mendalam tentang bagaimana Data Science dan Big Data dapat mengubah berbagai industri, seperti perdagangan, kesehatan, dan keuangan. Para peserta juga aktif berbagi pengalaman serta wawasan mereka terhadap topik yang dibahas.

Kuliah pakar ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi platform untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan bagi mahasiswa, akademisi, dan profesional di bidang teknologi informasi, untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan kemajuan teknologi (HUMAS UMMAT).

TINGKATKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DOSEN UMMAT RESMI TERIMA HIBAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN INTERNAL

TINGKATKAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DOSEN UMMAT RESMI TERIMA HIBAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN INTERNAL

Mataram,  Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Mataram (LPPM UMMAT) dengan resmi mengumumkan penandatanganan hibah penelitian dan pengabdian internal bagi dosen dalam upaya untuk mendorong peningkatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Senin, 27 Mei 2024 di lantai 3 gedung rektorat UMMAT.

Penandatanganan hibah ini dihadiri oleh Rektor UMMAT, Wakil Rektor, Ketua LPPM, Dekan dan dosen. Hibah tersebut ditandatangani oleh Rektor UMMAT, Drs.Abdul Wahab,MA., yang mewakili komitmen UMMAT dalam mendukung penelitian yang berkualitas dan relevan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua LPPM UMMAT, Dr. Ibrahim Ali, M.Sc., laporkan bahwa Dosen UMMAT yang telah mengajukan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang inovatif dan berpotensi akan mendapatkan dukungan finansial serta bimbingan untuk menjalankan proyek-proyek mereka.

Sebelum terpilih, proposal yang diajukan para dosen harus melewati serangkaian seleksi terlebih dahulu. Seleksi proposal dilakukan dua tahap, pertama seleksi administrasi meliputi seleksi tanggungan luaran tahun-tahun sebelumnya dan struktur penulisan sesuai panduan. Selanjutnya kedua, seleksi subtansi seleksi ini dilakukan oleh 2 orang reviewer yang kompeten.

“Dari 95 proposal yang diterima ada 80 yang lulus seleksi dari segi administratif maupun substansi isi pengabdian yang akan dilakukan. Harapan dari pengabdian ini agar dapat dipublikasikan di jurnal terakreditasi Sinta sehingga meningkatkan kum bagi Bapak Ibu dosen untuk bisa mempercepat lektor kepala bahkan guru besar,” ujarnya.

Rektor UMMAT, juga tegaskan bahwa penelitian ini salah satu upaya ilmuwan dalam mengembangkan profesionalismenya. Tugas utama seorang dosen adalah untuk mengembangkan dan mentransfer ilmu teknologi.
“Saya berharap hibah pengabdian ini dapat meningkatkan kualitas pengabdian yang akan dilakukan di skim hibah kemenristekdikti. InsyaAllah untuk tahun berikutnya biaya pengabdian dinaikkan. Saya yakin bahwa dosen-dosen disini dapat menghasilkan hal-hal hebat dari penelitiannya,” ujarnya.

Hibah penelitian dan pengabdian internal ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga memfasilitasi kolaborasi lintas disiplin dan kerjasama antara dosen dengan pihak eksternal seperti lembaga pemerintah, industri, dan organisasi non-pemeriksaan.

Dengan penandatanganan hibah ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan penelitian dan pengabdian dosen-dosen serta memastikan bahwa hasil-hasilnya dapat memberi manfaat (HUMAS UMMAT).

Bangkitkan Semangat Kepemudaan, Korkom UMMAT Gelar Bedah Buku Pemuda Negarawan

Bangkitkan Semangat Kepemudaan, Korkom UMMAT Gelar Bedah Buku Pemuda Negarawan

Mataram, Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (KOORKOM IMM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sukses menggelar acara bedah buku “Pemuda Negarawan dari Pemuda untuk Indonesia”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Pembina Organisasi Otonom (ORTOM) UMMAT, Sahril, M.Pd., di Auditorium H. Anwar Ikraman, Jumat, 24 Mei 2024.

Pembina ORTOM, Sahril, M. Pd., menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan bangsa. “Pemuda adalah agen perubahan yang memiliki potensi besar untuk membawa Indonesia menuju kemajuan. Buku ini adalah salah satu wujud kontribusi nyata dari para pemuda untuk bangsa,” ujarnya.

“Dari acara ini tentunya kami berharap keberadaan Koorkom UMMAT menjadi wadah untuk mahasiswa/pemuda bisa mengembangkan skillnya dan terus eksis didalam menyebarkan hal-hal positif yang bermanfaat bagi UMMAT dan bangsa”, harapnya.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni penulis 99 buku termasuk buku “Pemuda Negarawan dari Pemuda untuk Indonesia” Syamsudin Kadir., dan Dosen UMMAT yang juga aktivis muda Muhammadiyah, Syamsul Hidayat, Ph. D.

Syamsudin Kadir ungkapkan latar belakang penulisan buku Pemuda Negarawan. “Buku ini lahir dari kegelisahan kami melihat kondisi bangsa yang memerlukan lebih banyak kontribusi dari para pemuda. Melalui buku ini, kami ingin memotivasi pemuda untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” jelasnya.

“Namun, kita lihat sekarang ini pemuda-pemuda kita ini kehilangan jati dirinya, keberaniannya mengkritik pemerintah sudah mulai pudar, padahal sekarang yah zamannya sudah canggih, seharusnya pemuda ini bisa memanfaatkan teknologi”, kritiknya.

“Saya yakin yang ada disini punya sosial media, ayok manfaatkan sosial media kita dengan sebaik-baiknya, tebarkan hal-hal positif”, imbuhnya.

Sementara itu, Syamsul Hidayat memberikan perspektif akademis dan pengalaman lapangan mengenai pentingnya pendidikan dalam mencetak pemuda-pemuda negarawan. “Pendidikan karakter yang kuat adalah fondasi utama untuk melahirkan pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi,” katanya.

“Pemuda sebagai agen perubahan harus benar-benar bisa mengambil peran didalam gejolak problem yang terjadi sekarang ini, misalnya sekarang UKT di perguruan tinggi negeri naik, harga jagung anjlok, pemuda disini harus bersuara dan memikir solusinya”, terangnya.

Acara ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa, para pemuda yang antusias dan bersemangat untuk memperdalam pemahaman tentang peran strategis generasi muda dalam memajukan Indonesia. Selain itu, juga terdapat sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai topik yang dibahas dalam buku tersebut.

Ketua Koordinator Komisariat IMM UMMAT, Irwansyah, sampaikan harapannya agar acara ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi para mahasiswa. “Kami berharap melalui bedah buku ini, semangat kepemudaan dan jiwa negarawan dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan mahasiswa UMMAT,” ungkapnya.

Acara ini tidak hanya merupakan platform untuk memperkenalkan buku yang inspiratif, tetapi juga sebagai ajang diskusi dan refleksi bersama tentang peran pemuda dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih cerah dan berkelanjutan.

Para peserta yang hadir diharapkan dapat mengambil inspirasi dan motivasi dari acara ini untuk terus berkontribusi dalam berbagai bidang demi kemajuan bangsa, sesuai dengan semangat dan nilai-nilai yang terkandung dalam buku “Pemuda Negarawan dari Pemuda untuk Indonesia”, (HUMAS UMMAT).

BKA UMMAT Apresiasi Prestasi Mahasiswa: Penyerahan Hadiah Kompetisi Ilmiah dan Reward Prestasi Tahun 2025-2026

BKA UMMAT Apresiasi Prestasi Mahasiswa: Penyerahan Hadiah Kompetisi Ilmiah dan Reward Prestasi Tahun 2025-2026

Foto Bersama Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA), Wakil Dekan (Wadek II) UMMAT, serta Mahasiswa Berprestasi di Ruang Pertemuan Lt.3 Rektorat UMMAT pada 29 Januari 2026.

Mataram – Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar acara Penyerahan Hadiah Pemenang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa dan Penyerahan Reward Prestasi Tahun 2025-2026 Termin 1 di Ruang Pertemuan Lt.3 Rektorat UMMAT pada 29 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh Rektor UMMAT, Wakil Dekan 2 dari berbagai Fakultas, Dosen Pembimbing, serta mahasiswa penerima penghargaan.

Kepala BKA UMMAT, Drs. Amil, M.M., dalam sambutannya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada para mahasiswa yang telah meraih prestasi, baik dalam kompetisi ilmiah maupun di bidang lainnya. Beliau menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan dedikasi tinggi yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. “Keberhasilan ini mencerminkan kemampuan dan semangat juang mahasiswa kita. Kami berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh civitas akademika UMMAT untuk terus berprestasi, berinovasi, dan membawa UMMAT menuju universitas yang lebih unggul, berprestasi, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Drs. Amil, M.M.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para Wakil Dekan 2 dari berbagai fakultas yang telah memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa dalam meraih prestasi luar biasa ini. “Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari peran serta para Wakil Dekan, dosen pembimbing, dan pihak fakultas yang senantiasa memberikan bimbingan dan dorongan. Kami berharap kerja sama yang baik ini terus terjalin, agar lebih banyak mahasiswa yang dapat meraih prestasi gemilang dan membawa nama baik UMMAT ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Drs. Amil, M.M.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., juga turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa yang meraih penghargaan. Beliau menegaskan bahwa prestasi yang diraih oleh mahasiswa UMMAT adalah bukti komitmen dalam meraih keunggulan di berbagai bidang, baik akademik, ilmiah, maupun non-akademik. Rektor berharap prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., memberikan penghargaan kepada para juara Kompetisi Karya Ilmiah Mahasiswa

Dalam kesempatan tersebut, para pemenang Kompetisi Ilmiah Mahasiswa dan Pengabdian diumumkan. Dwi Suryo Putro meraih Juara 1 dengan karya Pengaruh Animasi Canva Berbasis Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Menyelesaikan Operasi Bilangan Bulat, Muhammad Daffa Pratama meraih Juara 2 dengan karya Determinan Kegagalan Kebijakan (Policy Failure) pada Operasional Bus Mataram Metro dan Implikasinya Terhadap Keberlanjutan Bus Trans Mataram, dan Wafik Aziza meraih Juara 3 dengan karya MBG di ruang publik: kajian komunikasi tentang narasi, kritik, dan dukungan warga di NTB.

Pada bidang Pengabdian, Supardi meraih Juara 1 dengan program Pelatihan Pemanfaatan Canva untuk Meningkatkan Kompetensi Digital UMKM dalam Pemasaran Produk, Hanifah Difa Fitriani meraih Juara 2 dengan program From Root to Remedy: Workshop Pengenalan Jamu Kunir Asam untuk Mendukung Kesehatan dan Adaptasi Mahasiswa Internasional, dan Rosmini meraih Juara 3 dengan program Pelatihan Pembuatan Batako Bagi Remaja Sebagai Upaya Pengembangan Mata Pencaharian Berbasis Potensi Lokal di Desa Cendimanik.

Selain itu, beberapa mahasiswa juga berhasil meraih prestasi internasional dan nasional. Chinta Shaqila (PBI 2022) meraih Juara I pada kategori Poetry Reading dan Juara II pada Category Essay dalam International Arts Competition 2025, serta penghargaan Best Critical Thinker pada FGD Ahmad Dahlan International Youth Camp 2025. Naila Lutfia (PBI 2022) meraih Juara I dalam Category Presenter pada Ahmad Dahlan International Seminar 3 Tahun 2025 serta Juara I pada Sport Category International Art Competition 2025. Wafiq Aziza (KPI) meraih Juara III dalam Category Essay pada Future Education E International Event Ahmad Dahlan International Seminar 29 Oktober 2025. Sabrina Tria Yunita meraih Juara II dalam Lomba Social Media Campaign PTMA Tahun 2025 tingkat Nasional PTMA Se-Indonesia, dan Muh. Mizrikin Hakim serta tim meraih Juara I dalam Lomba Social Media Campaign PTMA Tahun 2025 tingkat Nasional PTMA Se-Indonesia. Naura Syahira meraih Juara I dalam Tombak Voli Tingkat Provinsi pada Event REKTOE CUP 1 UNIBIM tingkat Regional.

Acara ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan dosen pembimbing dan pihak fakultas, sekaligus memberikan dorongan lebih lanjut untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan mahasiswa UMMAT semakin termotivasi untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi tantangan masa depan. (HUMAS UMMAT)

Smart Research and Publishing: LPPM UMMAT Bekali Dosen Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Berbasis AI

Smart Research and Publishing: LPPM UMMAT Bekali Dosen Strategi Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Berbasis AI

Foto bersama narasumber dan peserta Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Internasional Bereputasi di Ruang Pertemuan Lt. 3 Rektorat UMMAT pada Selasa, 20 Jnuari 2026.

Mataram Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melaksanakan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Jurnal Internasional Bereputasi dengan tema Smart Research and Publishing: Optimalisasi Artificial Intelligence dalam Penulisan Artikel Ilmiah Internasional, pada Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT dan diikuti oleh dosen serta peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan UMMAT.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis LPPM UMMAT dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen, khususnya pada jurnal internasional bereputasi. Seiring dengan perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia riset dan publikasi ilmiah dituntut untuk beradaptasi secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab agar tetap menjunjung tinggi integritas akademik.

Ketua LPPM UMMAT, Dr. Sri Rejeki, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi dosen dalam menulis artikel ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar metodologis dan substansi keilmuan, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global.
“Kami berharap melalui pelatihan ini dapat lahir artikel-artikel ilmiah yang bereputasi internasional. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan reputasi akademik UMMAT sekaligus kontribusi nyata civitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Sri Rejeki menegaskan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence dalam riset dan penulisan ilmiah perlu dipahami secara komprehensif, baik dari sisi peluang maupun tantangannya. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman konseptual sekaligus praktis kepada peserta dalam memanfaatkan AI secara optimal tanpa melanggar etika akademik.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli, Dr. Syahrul Ramadhan, M.Pd., Peneliti Pusat Riset Pendidikan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), dengan dimoderatori oleh Ilham Zitri, S.IP., M.IP. Kehadiran narasumber dari lembaga riset nasional tersebut memberikan perspektif yang komprehensif terkait praktik riset dan publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.

Pemaparan materi oleh Narasumber, Dr. Syahrul Ramadhan, M.Pd.

Dalam pemaparannya, Dr. Syahrul Ramadhan menyampaikan materi bertajuk Utilization of Artificial Intelligence in Research and Publication. Ia menjelaskan bahwa Artificial Intelligence dapat dimanfaatkan sebagai supporting tools dalam berbagai tahapan penelitian dan penulisan artikel ilmiah, mulai dari penelusuran literatur, pengelolaan referensi, penyusunan kerangka artikel, hingga peningkatan kualitas bahasa akademik.

Namun demikian, Dr. Syahrul menekankan bahwa penggunaan AI harus ditempatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti peran intelektual peneliti. “AI membantu mempercepat dan mengefisienkan proses, tetapi peneliti tetap menjadi subjek utama yang bertanggung jawab atas substansi, analisis, dan keaslian karya ilmiah,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Syahrul juga mengulas berbagai isu strategis terkait tren terkini Artificial Intelligence, ethical use of AI, AI for research, serta AI for publication. Ia menyoroti pentingnya pemahaman etika penggunaan AI agar tidak menimbulkan pelanggaran akademik, seperti plagiarisme, manipulasi data, maupun ketidaksesuaian dengan kebijakan jurnal internasional bereputasi.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait tantangan penulisan artikel ilmiah, khususnya dalam proses submit ke jurnal internasional. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kebutuhan akan pendampingan dan penguatan kapasitas dosen dalam menghadapi dinamika publikasi ilmiah global. (HUMAS UMMAT)

Perkuat Budaya Akademik Kampus, LPPM UMMAT Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi Dosen

Perkuat Budaya Akademik Kampus, LPPM UMMAT Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi Dosen

Peserta berfoto bersama usai kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku LPPM Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Selasa (27/1/2025).

Mataram — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi dosen pada Selasa, 27 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT dan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas serta profesionalisme dosen, khususnya dalam penulisan dan penerbitan buku akademik yang bermutu dan sesuai dengan standar nasional.

Ketua LPPM UMMAT, Dr. Sri Rejeki, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah berbentuk buku yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga berdampak langsung pada pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Menurutnya, kemampuan menulis dan menerbitkan buku akademik merupakan salah satu indikator penting dalam penguatan tridharma perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan karir dosen.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dimoderatori oleh Ilham Zitri, S.IP., M.IP., dan menghadirkan narasumber Andriyanto, entrepreneur sekaligus dosen Universitas Veteran Bangun Nusantara yang memiliki pengalaman luas di bidang penerbitan dan pengelolaan jurnal ilmiah. Narasumber dikenal sebagai praktisi profesional yang terlibat langsung dalam pengelolaan sejumlah penerbit nasional yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), serta berkiprah sebagai editor profesional tersertifikasi BNSP dan pengelola jurnal terakreditasi nasional.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai aspek strategis dunia perbukuan di lingkungan perguruan tinggi. Materi difokuskan pada pemahaman dosen mengenai ragam buku akademik, seperti buku ajar, buku teks, modul, buku referensi, dan monograf, serta keterkaitannya dengan pengembangan karier dosen, khususnya dalam proses kenaikan jabatan fungsional. Selain itu, disampaikan pula pentingnya penyusunan struktur dan sistematika buku yang sesuai dengan standar Perpustakaan Nasional agar naskah memenuhi persyaratan administratif maupun substansi dalam pengajuan ISBN.

Pemaparan Materi oleh Narasumber, Andriyanto, entrepreneur sekaligus dosen Universitas Veteran Bangun Nusantara

Narasumber juga mengulas secara kritis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan buku akademik. Penggunaan teknologi tersebut dinilai perlu ditempatkan secara proporsional dan etis agar tidak mengurangi orisinalitas, tanggung jawab ilmiah, serta integritas akademik penulis. Di samping itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai berbagai format penulisan buku yang umum digunakan dalam penerbitan internasional, seperti standar Amerika dan UNESCO, serta fleksibilitas penyesuaian format dengan template institusi maupun kebijakan penerbit.

Sebagai penguatan aspek praktis, narasumber turut memaparkan mekanisme penerbitan buku di penerbit profesional, mulai dari tahapan pengajuan naskah, proses penyuntingan, hingga sistem distribusi dan pengelolaan royalti bagi penulis. Paparan tersebut memberikan gambaran komprehensif bagi dosen mengenai alur penerbitan buku yang profesional dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, LPPM UMMAT berharap para dosen semakin termotivasi dan memiliki kompetensi yang memadai dalam menulis serta menerbitkan buku akademik yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan serta pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. (HUMAS UMMAT)

Perkuat Budaya Akademik Kampus, LPPM UMMAT Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi Dosen

Perkuat Budaya Akademik Kampus, LPPM UMMAT Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi Dosen

Peserta berfoto bersama usai kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku LPPM Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Selasa (27/1/2025).

Mataram — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Penulisan Hibah Buku bagi dosen pada Selasa, 27 Januari 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT dan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kapasitas serta profesionalisme dosen, khususnya dalam penulisan dan penerbitan buku akademik yang bermutu dan sesuai dengan standar nasional.

Ketua LPPM UMMAT, Sri Rejeki, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendorong produktivitas dosen dalam menghasilkan karya ilmiah berbentuk buku yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga berdampak langsung pada pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi. Menurutnya, kemampuan menulis dan menerbitkan buku akademik merupakan salah satu indikator penting dalam penguatan tridharma perguruan tinggi sekaligus mendukung pengembangan karier dosen.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dimoderatori oleh Ilham Zitri, S.IP., M.IP., dan menghadirkan narasumber Andriyanto, entrepreneur sekaligus dosen Universitas Veteran Bangun Nusantara yang memiliki pengalaman luas di bidang penerbitan dan pengelolaan jurnal ilmiah. Narasumber dikenal sebagai praktisi profesional yang terlibat langsung dalam pengelolaan sejumlah penerbit nasional yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), serta berkiprah sebagai editor profesional tersertifikasi BNSP dan pengelola jurnal terakreditasi nasional.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai aspek strategis dunia perbukuan di lingkungan perguruan tinggi. Materi difokuskan pada pemahaman dosen mengenai ragam buku akademik, seperti buku ajar, buku teks, modul, buku referensi, dan monograf, serta keterkaitannya dengan pengembangan karier dosen, khususnya dalam proses kenaikan jabatan fungsional. Selain itu, disampaikan pula pentingnya penyusunan struktur dan sistematika buku yang sesuai dengan standar Perpustakaan Nasional agar naskah memenuhi persyaratan administratif maupun substansi dalam pengajuan ISBN.

Pemaparan Materi oleh Narasumber, Andriyanto, entrepreneur sekaligus dosen Universitas Veteran Bangun Nusantara

Narasumber juga mengulas secara kritis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan buku akademik. Penggunaan teknologi tersebut dinilai perlu ditempatkan secara proporsional dan etis agar tidak mengurangi orisinalitas, tanggung jawab ilmiah, serta integritas akademik penulis. Di samping itu, peserta memperoleh penjelasan mengenai berbagai format penulisan buku yang umum digunakan dalam penerbitan internasional, seperti standar Amerika dan UNESCO, serta fleksibilitas penyesuaian format dengan template institusi maupun kebijakan penerbit.

Sebagai penguatan aspek praktis, narasumber turut memaparkan mekanisme penerbitan buku di penerbit profesional, mulai dari tahapan pengajuan naskah, proses penyuntingan, hingga sistem distribusi dan pengelolaan royalti bagi penulis. Paparan tersebut memberikan gambaran komprehensif bagi dosen mengenai alur penerbitan buku yang profesional dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, LPPM UMMAT berharap para dosen semakin termotivasi dan memiliki kompetensi yang memadai dalam menulis serta menerbitkan buku akademik yang berkualitas, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan serta pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. (HUMAS UMMAT)

Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, UMMAT Gelar Workshop OBE Berbasis Kampus Berdampak

Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, UMMAT Gelar Workshop OBE Berbasis Kampus Berdampak

Dokumentasi Acara Pembukaan Workhshop Kurikulum OBE

Mataram — Biro Perencanaan Administrasi dan Akademik (BPAA) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada tanggal 23–24 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT ini menjadi langkah strategi universitas dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja.

Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Hijril Ismail, M.Pd., BI., sekaligus Kabiro BPAA menjelaskan bahwa lokakarya ini diarahkan untuk menghasilkan Pedoman Kurikulum Outcome Based Education UMMAT yang akan menjadi rujukan seluruh program studi di lingkungan universitas. Penyusunan pedoman tersebut mengacu pada peraturan terbaru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi , serta selaras dengan kebijakan transformasi pendidikan tinggi dan konsep Kampus Berdampak .

Lebih lanjut, Prof. Hijril menegaskan bahwa pedoman kurikulum ini diharapkan mampu mengantarkan UMMAT menjadi universitas yang inklusif, adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata ( impactful ) bagi masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.

Workshop ini menghadirkan narasumber nasional Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., yang dikenal sebagai penyusun kebijakan dan pedoman kurikulum pendidikan tinggi rujukan nasional, termasuk IKPT 2020 dan KPT 2024, serta pengembang template Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang digunakan secara luas oleh perguruan tinggi di Indonesia. Dalam paparannya, narasumber menyampaikan pemahaman mendalam mengenai regulasi terkini dan structure for curriculum design sebagai kerangka strategis dalam perancangan kurikulum OBE.

Menurut Prof. Hijril, kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan insight dan perspektif baru yang mendorong perubahan pola pikir sivitas akademika menuju growth mindset, sehingga mampu mengakselerasi pencapaian UMMAT sebagai universitas unggul.

Kegiatan ini juga melibatkan unsur Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Partisipasi para pemangku kepentingan eksternal tersebut diharapkan dapat memperkaya dokumen kurikulum agar semakin link and match dengan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus mendorong lulusan tidak hanya menjadi job seeker, tetapi juga job creator.

Sementara itu, Rektor UMMAT yang diwakili oleh Sekretaris Rektor I, Dr. Syafril, M.Pd., menegaskan bahwa kurikulum OBE bukan sekadar penyusunan perangkat pembelajaran, melainkan strategi membaca peluang kerja dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus memiliki daya saing, mampu mengisi posisi strategis di dunia kerja, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan.

Sambutan SR I UMMAT, Dr. Syafril, M.Pd., mewakili Rektor UMMAT

Ia menambahkan bahwa workshop yang diselenggarakan BPAA ini merupakan bagian dari ikhtiar UMMAT dalam menjemput perubahan. Sejalan dengan ungkapan filsuf Heraclitus, “nothing endures but change”, perguruan tinggi dituntut untuk terus bertransformasi agar tetap relevan dan maju.

Workshop dimoderatori oleh Syamsul Hidayat Daud, S.T., M.T., Ph.D. Dalam sesi utama, Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., Guru Besar rumpun keilmuan Pemodelan Sistem Kecerdasan Buatan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, sekaligus Ketua Tim Ahli Kurikulum Dikti Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, memaparkan materi tentang pengembangan kurikulum pendidikan tinggi sesuai KKNI dan SN Dikti dengan pendekatan OBE.

Kajian yang dibahas meliputi paradigma pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, konsep dan implementasi OBE, tahapan penyusunan dokumen kurikulum, pembentukan mata kuliah dan penentuan bobot SKS, penyusunan struktur dan peta kurikulum, hingga penguatan tugas akhir dan mata kuliah Capstone Design.

Melalui lokakarya ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang responsif terhadap perubahan, fokus pada pencapaian pembelajaran lulusan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia kerja. (HUMAS UMMAT)

Perkuat Mutu Publikasi Akademik, Fakultas Teknik UMMAT Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Berbasis OJS

Perkuat Mutu Publikasi Akademik, Fakultas Teknik UMMAT Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Berbasis OJS

Dokumentasi. Wakil Dekan III Fatek, Agus Kurniawan, M.Eng selaku pemateri bersama Dosen pengelola jurnal fakultas

Mataram — Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan Workshop Tata Kelola Jurnal sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pengelolaan jurnal ilmiah di tingkat fakultas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Ruang Studio Komputasi Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK).

Workshop ini diikuti oleh dosen Fatek yang ditugaskan sebagai pengelola jurnal fakultas. Kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Fakultas Teknik dalam memperkuat tata kelola jurnal ilmiah yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan standar nasional akreditasi jurnal.

Dekan Fatek UMMAT, Dr.Ir. H. Aji Syailendra Ubaidillah, ST., M.Sc, menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola jurnal melalui penguatan pemahaman terhadap standar tata kelola jurnal ilmiah sesuai ketentuan akreditasi dan indeksasi SINTA. “Workshop ini diarahkan untuk mempersiapkan Fakultas Teknik dalam mewujudkan jurnal ilmiah yang kredibel, berkualitas, dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan jurnal yang baik, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya penelitian dan publikasi ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa,” ungkapnya.

Wakil Dekan III Fakultas Teknik, Agus Kurniawan, yang bertindak sebagai penanggung jawab sekaligus pemateri kegiatan, menyampaikan materi awal berupa pengenalan Open Journal Systems (OJS) sebagai platform manajemen jurnal ilmiah yang banyak digunakan dalam pengelolaan publikasi akademik.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis dan simulasi pengelolaan artikel berbasis OJS, yang meliputi tahapan penerimaan naskah, penugasan reviewer, pengelolaan komentar dan revisi artikel, hingga proses publikasi. Pada sesi akhir, peserta dibekali materi mengenai manajemen editor dan reviewer, termasuk simulasi penugasan editor, section editor, reviewer, serta pengelolaan umpan balik (feedback) hasil proses penelaahan naskah.

Perwakilan dosen pengelola jurnal Fatek, Muhammad Imam Dinata, menyampaikan bahwa workshop ini memberikan pemahaman yang komprehensif dan aplikatif bagi pengelola jurnal. Ia menilai bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman teknis penggunaan OJS, tetapi juga memperdalam aspek tata kelola jurnal ilmiah sesuai dengan standar akreditasi SINTA. Melalui workshop ini, diharapkan kualitas manajemen jurnal serta produktivitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa dapat terus meningkat.

Menutup kegiatan, Dekan Fatek UMMAT menegaskan pentingnya implementasi berkelanjutan dari hasil workshop oleh para pengelola jurnal. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada peningkatan pemahaman teknis semata, tetapi juga mampu menumbuhkan komitmen dan konsistensi dalam menerapkan tata kelola jurnal ilmiah yang profesional. Dengan demikian, kualitas dan reputasi publikasi ilmiah Fakultas Teknik UMMAT diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)

Perkuat Fondasi Pendidikan Kedokteran, FK UMMAT Gelar Lokakarya Evaluasi dan Penyempurnaan Kurikulum Semester Genap T.A. 2025/2026

Perkuat Fondasi Pendidikan Kedokteran, FK UMMAT Gelar Lokakarya Evaluasi dan Penyempurnaan Kurikulum Semester Genap T.A. 2025/2026

Civitas akademika FK UMMAT berfoto bersama pada Lokakarya Evaluasi dan Penyempurnaan Kurikulum Semester Genap T.A. 2025/2026 di Lombok Garden Hotel, Mataram, sebagai wujud komitmen penguatan mutu pendidikan kedokteran yang berkelanjutan.

Mataram Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun pendidikan kedokteran yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada standar nasional melalui penyelenggaraan Lokakarya Peninjauan dan Penyempurnaan Dokumen Kurikulum Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan akademik strategis ini dilaksanakan selama dua hari, 16–17 Januari 2026, bertempat di Lombok Garden Hotel, Mataram.

Dalam kegiatan ini, FK UMMAT menghadirkan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai fakultas pembina yang selama ini berperan aktif dalam pendampingan akademik dan penguatan tata kelola pendidikan kedokteran. Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE., hadir secara daring untuk memberikan arahan strategis dan penguatan visi pengembangan kurikulum. Turut hadir Kepala Divisi Kurikulum UMMAT, Syamsul Hidayat Daud, S.T., M.T., Ph.D., serta seluruh jajaran pimpinan dan civitas akademika Fakultas Kedokteran UMMAT.

Ketua Panitia Lokakarya, dr. Ilman Rahaswin Bolkiah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dirancang sebagai instrumen penting dalam siklus penjaminan mutu akademik fakultas. “Lokakarya ini merupakan kegiatan yang dirasa wajib dilaksanakan setiap semester. Melalui forum ini, kami melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pembelajaran yang telah diterapkan pada semester sebelumnya, sekaligus merumuskan penyempurnaan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan perkembangan pendidikan kedokteran,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj. Dekan FK UMMAT, Dr. dr. Fauzy Ma’ruf, Sp.Rad., Subsp.RI (K), S.H., M.H., M.Kes., menegaskan bahwa lokakarya ini tidak hanya berfokus pada evaluasi administratif, tetapi juga pada penguatan substansi pembelajaran dan keselarasan visi antar dosen pengampu. “Lokakarya ini memiliki tiga fokus utama. Pertama, evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pembelajaran Semester 1. Kedua, penyusunan dan pematangan rencana blok untuk semester selanjutnya agar lebih terstruktur dan terintegrasi. Ketiga, pelaksanaan coaching sebagai sarana penyamaan persepsi dan penguatan kompetensi bagi seluruh dosen pengampu Clinical Skills Lab (CSL),” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penyamaan persepsi dosen, khususnya dalam pengelolaan CSL, merupakan aspek krusial dalam menjamin kualitas keterampilan klinik mahasiswa sejak tahap awal pendidikan kedokteran. Setelah menyampaikan sambutan, Pj. Dekan FK UMMAT secara resmi membuka rangkaian kegiatan lokakarya.

Dalam kesempatan yang sama, Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE., menyampaikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan FK UMMAT. Ia menilai bahwa keberanian melakukan evaluasi kurikulum secara dini merupakan modal penting bagi pertumbuhan fakultas kedokteran yang berkelanjutan.

“Semoga FK UMMAT dapat menjadi fakultas kedokteran yang agresif dan progresif sehingga terus berkembang menjadi institusi yang unggul dan berkemajuan. Lokakarya ini juga menunjukkan penerapan siklus Plan, Do, Check, and Act (PDCA) sebagai bagian dari penjaminan mutual berkelanjutan,” tuturnya.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Divisi Kurikulum UMMAT, Syamsul Hidayat Daud, S.T., M.T., Ph.D. Menurutnya, langkah FK UMMAT mencerminkan kesadaran institusional yang kuat akan pentingnya budaya evaluasi dan refleksi dalam dunia pendidikan tinggi. “Saya mengapresiasi FK UMMAT yang meskipun baru berjalan satu semester, sudah melaksanakan evaluasi kurikulum secara sistematis. Evaluasi ini sangat penting dalam mendukung proses transfer pengetahuan serta peningkatan mutu pembelajaran,”  ungkapnya. (HUMAS UMMAT)

P2W UMMAT Laksanakan Sosialisasi dan Promosi Kampus di SMA/SMK se-Pulau Sumbawa untuk PMB 2026/2027

P2W UMMAT Laksanakan Sosialisasi dan Promosi Kampus di SMA/SMK se-Pulau Sumbawa untuk PMB 2026/2027

Sosialisasi dan Promosi UMMAT oleh Tim Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (P2W)

Mataram — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (P2W) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan promosi kampus yang menyasar SMA dan SMK di berbagai wilayah Pulau Sumbawa, meliputi Kabupaten Sumbawa, Kabupaten dan Kota Bima, serta Kabupaten Dompu, dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan promosi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan UMMAT untuk mendekatkan informasi pendidikan tinggi kepada para pelajar, sekaligus membuka ruang dialog akademik sejak dini mengenai perencanaan masa depan, pilihan program studi, serta peluang pengembangan diri di perguruan tinggi. Sebagai universitas swasta terbaik satu di NTB, UMMAT terus berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas yang inklusif dan berdaya saing.

Dalam pelaksanaannya, tim promosi UMMAT memberikan pemaparan komprehensif terkait sistem dan mekanisme Penerimaan Mahasiswa Baru, mulai dari jalur dan gelombang pendaftaran, tata cara pendaftaran secara daring, hingga skema pembiayaan dan berbagai peluang beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa. Selain itu, para siswa diperkenalkan dengan fakultas dan program studi yang ada di UMMAT beserta keunggulan akademik, prospek lulusan, dan relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja.

Tak hanya berfokus pada aspek akademik, promosi kampus ini juga menghadirkan gambaran menyeluruh tentang kehidupan kampus UMMAT, termasuk fasilitas pembelajaran, atmosfer akademik yang kondusif, kegiatan kemahasiswaan, serta beragam wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa. Antusiasme siswa terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif di setiap sekolah yang dikunjungi.

Kepala UPT P2W UMMAT, Titik Wahyuningsih, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan promosi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan tinggi.

“Melalui promosi kampus ini, kami ingin memberikan pemahaman yang utuh dan objektif kepada para siswa tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. UMMAT hadir untuk memperkenalkan program studi unggulan, fasilitas pendukung pembelajaran, serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat diakses oleh calon mahasiswa sesuai dengan minat dan potensi masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMMAT, Ir. Asmawati, M.P., menyampaikan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia di NTB harus dimulai dari peningkatan akses dan kualitas pendidikan tinggi.

Sosialisasi dan Promosi UMMAT oleh Wakil Rektor II, Ir. Asmawati, M.P.

“Generasi muda NTB memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ungkapnya.

Melalui rangkaian promosi kampus di SMA dan SMK se-Pulau Sumbawa ini, Universitas Muhammadiyah Mataram berharap dapat menjaring lebih banyak calon mahasiswa potensial, meningkatkan literasi pendidikan tinggi di kalangan pelajar, serta memperkuat peran institusi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, karakter, dan kepemimpinan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (HUMAS UMMAT)

Mahasiswa Internasional UMMAT Bangun Global Mindset Generasi Muda Bima melalui Diplomasi Pendidikan

Mahasiswa Internasional UMMAT Bangun Global Mindset Generasi Muda Bima melalui Diplomasi Pendidikan

Mahasiswa Internasional UMMAT kunjungan ke Institusi Pendidikan di Kota dan Kabupaten Bima

Bima — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan penguatan wawasan global generasi muda. Pada Senin, 12 Januari 2026, UMMAT melalui Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) memimpin rangkaian kunjungan mahasiswa internasional ke sejumlah institusi pendidikan di Kota dan Kabupaten Bima.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan diplomasi pendidikan dan pertukaran budaya UMMAT yang menyasar SMA Negeri 1 Kota Bima, SMA KAE Woha, ASI Bima, serta Kampus STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima. Rangkaian kunjungan tersebut menjadi ruang strategis bagi terbangunnya interaksi lintas budaya antara mahasiswa internasional, mahasiswa lokal, dan pelajar sekolah menengah.

Melalui dialog, diskusi ringan, dan perjumpaan langsung dengan mahasiswa dari berbagai negara, para peserta diajak untuk memperluas cara pandang, membangun global mindset, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian untuk bermimpi serta berkiprah di tingkat global. Kegiatan ini juga memperkenalkan ekosistem pendidikan tinggi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi internasional.

Kolaborasi antara UMMAT dan STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima menjadi wujud konkret peran perguruan tinggi Muhammadiyah dalam pengabdian kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan. Mahasiswa internasional dan mahasiswa lokal tidak hanya berbagi pengalaman akademik dan kebudayaan, tetapi juga membangun jejaring peradaban yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan saling menghargai.

Kepala KUIK UMMAT, Asbah, M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi strategis UMMAT dalam memperluas jejaring global dan kontribusi sosial melalui pendidikan. “Kegiatan ini adalah bentuk diplomasi pendidikan dan kebudayaan yang kami bangun secara berkelanjutan. UMMAT berupaya menjembatani peradaban, memperkuat persahabatan global, serta menanamkan nilai-nilai kemanusiaan lintas bangsa kepada generasi muda, khususnya di daerah,” ujar Asbah.

Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa internasional di Bima diharapkan mampu memotivasi pelajar dan mahasiswa setempat untuk berani bercita-cita melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat internasional, sekaligus menyadari bahwa mereka merupakan bagian dari komunitas global.

Rangkaian kunjungan ini dijadwalkan akan ditutup dengan silaturahmi di kediaman Wali Kota Bima, sebagai simbol penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. (HUMAS UMMAT)

Aktualisasi Nilai Dasar Kader, KORKOM IMM UMMAT Hadir Mengabdi di Rempek Darussalam

Aktualisasi Nilai Dasar Kader, KORKOM IMM UMMAT Hadir Mengabdi di Rempek Darussalam

Dokumentasi Pembukaan Pengabdian Masyarakat

Lombok Utara — Koordinator Komisariat (KORKOM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Mataram menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Rempek Darussalam, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, dihitung sejak tanggal 12 hingga 16 Januari 2026, sebagai wujud nyata implementasi Trilogi IMM dan Tri Kompetensi Dasar IMM, khususnya pada ranah humanitas (sosial kemasyarakatan).

Pengabdian masyarakat ini menjadi ruang aktualisasi peran mahasiswa IMM sebagai intelektual muda yang berorientasi pada dakwah sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat desa tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai proses pembelajaran sosial yang menempatkan mahasiswa dan masyarakat dalam hubungan yang setara, dialogis, dan berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Mengabdi untuk Desa; Kecil Langkahnya, Besar Manfaatnya” , kegiatan ini diikuti oleh 35 mahasiswa kader IMM dari 12 komisariat di Kota Mataram yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.

Ketua Panitia, Imam Al-Hudri, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan sosial masyarakat Desa Rempek Darussalam. Oleh karena itu, program yang dilaksanakan menitikberatkan pada aspek edukasi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan, seperti sosialisasi pencegahan pernikahan dini, edukasi bahaya narkoba, pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, serta pelatihan pembuatan sabun cair dan eco enzyme sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemandirian ekonomi warga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KORKOM IMM UMMAT, Zainul Arifin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengejawantahan nilai-nilai dasar IMM, khususnya Trilogi IMM yang meliputi keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan, serta Tri Kompetensi Dasar IMM yang mencakup religiusitas, intelektualitas, dan humanitas.

“Kegiatan ini adalah manifestasi nyata dari nilai religiusitas dan intelektualitas IMM yang diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat desa. IMM hadir sebagai gerakan mahasiswa yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial untuk menciptakan masyarakat yang terbebas dari pernikahan dini, narkoba, dan berbagai penyakit sosial lainnya,” ungkapnya.

Koordinator Komisariat IMM UMMAT bersama Anak-anak Desa Rempek Darussalam

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Rempek Darussalam, Muliady, yang menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada IMM dan Universitas Muhammadiyah Mataram atas kepercayaan menjadikan Desa Rempek Darussalam sebagai lokasi pengabdian masyarakat.

“Kami dari pemerintah desa menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa IMM. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait isu-isu sosial dan kesehatan. Kami berharap pengabdian ini membawa dampak positif dan manfaat yang berkelanjutan bagi warga Desa Rempek Darussalam,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan pengabdian mahasiswa dapat menjadi pemantik bagi tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat desa dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan berorientasi pada masa depan generasi muda.

Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UMMAT, Dr. H. Zainudin, M.Pd.I., menegaskan bahwa program Bina Desa sejalan dengan visi kampus berdampak, di mana perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial di tengah masyarakat.

“Ini merupakan salah satu bentuk nyata kampus berdampak, di mana mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memberikan pendidikan, pendampingan, dan edukasi kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di desa adalah bagian dari proses pembelajaran kontekstual yang sangat penting,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan program pengabdian masyarakat melalui sinergi antara kampus, organisasi kemahasiswaan, dan pemerintah desa. “Kami berharap kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Mataram dan Desa Rempek Darussalam tidak berhenti pada kegiatan Bina Desa ini saja, tetapi dapat terus dikembangkan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat ke depan,” tambahnya. (HUMAS UMMAT)

https://guyhoquet-immobilier-serezindurhone.com/
https://raptor-srls.it.com/
https://wrixtwistio.it.com/
https://shane.it.com/
https://xanaxmeds.com/about-us/
slot 4d
toto 4d
toto4d
toto4d
Angkatoto
https://www.diniyyah.ac.id/
https://hubzoomer.com/
https://www.salamah.nsw.edu.au/contact/
https://www.teambuilding-srbija.com/upit/