Foto bersama pimpinan Universitas Muhammadiyah Mataram, panitia, dosen pendamping, dan mahasiswa peserta KKN Pengembangan Persyarikatan (KKN PPS) Angkatan II Tahun 2026 usai kegiatan pelepasan di Aula Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT, Kamis (16/4/2026).
MATARAM – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) resmi melepas 41 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pengembangan Persyarikatan (KKN PPS) Angkatan II Tahun 2026 pada Kamis, 16 April 2026, di Aula Pertemuan Lantai 3 Rektorat UMMAT. Kegiatan ini mengangkat tema “Kampus UMMAT Berdampak, Memperkuat Inovasi Dakwah Menuju Persyarikatan yang Maju dan Mencerahkan.”
Pelepasan KKN PPS ini menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam memperkuat pelaksanaan caturdarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut hadir sebagai pelaksana kegiatan lapangan, tetapi juga sebagai kader persyarikatan yang mampu membawa misi dakwah, pemberdayaan, dan pencerahan di tengah masyarakat.
Program KKN PPS Angkatan II Tahun 2026 akan berlangsung selama 45 hari dengan lokasi penempatan yang tersebar di beberapa wilayah, yaitu Kelompok 1 di Mataram 1, Jl. Anyelir, Kelompok 2 di Lombok Barat, Kelompok 3 di Mataram 2, dan Kelompok 4 di Lombok Tengah. Sebaran lokasi ini diharapkan menjadi ruang pengabdian yang strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan sosial, serta nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.
Ketua LPPM UMMAT, Dr. Sri Rejeki, M.Pd., juga selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa KKN PPS merupakan program yang dirancang untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung gerakan persyarikatan melalui pendekatan pengabdian yang solutif, edukatif, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi wahana pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk memahami dinamika sosial masyarakat secara langsung.
Sambutan Waki Rektor IV, Dr. TGH. Zaenudin, M.Pd.I., sekaligus melepas mahasiswa peserta KKN PPS
Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Prof. Dr. H. Mukhlis, M.Si., menegaskan bahwa KKN PPS memiliki posisi penting dalam proses pembinaan kader Muhammadiyah. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga nama baik institusi, menampilkan akhlak yang baik, serta menjadi representasi UMMAT yang mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UMMAT, Dr. TGH. Zaenudin, M.Pd.I., yang mewakili Rektor UMMAT. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa KKN PPS merupakan bentuk nyata dari komitmen UMMAT dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kapasitas kepemimpinan, dan semangat dakwah yang kuat. Menurutnya, tema yang diusung pada KKN kali ini mencerminkan visi UMMAT sebagai kampus yang berdampak mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat, masyarakat, dan persyarikatan.
Melalui KKN PPS, mahasiswa diharapkan mampu merancang dan melaksanakan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Inovasi dakwah yang dikembangkan tidak hanya dimaknai dalam bentuk ceramah atau kegiatan keagamaan semata, tetapi juga melalui pemberdayaan sosial, edukasi masyarakat, penguatan nilai keumatan, dan berbagai kegiatan yang mampu memberi dampak positif secara langsung.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran strategis UMMAT dalam mengintegrasikan pendidikan tinggi dengan gerakan pengabdian yang berorientasi pada kemajuan masyarakat. Dengan semangat pengabdian, kolaborasi, dan dakwah mencerahkan, para mahasiswa peserta KKN PPS Angkatan II Tahun 2026 diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat di wilayah penempatan masing-masing. (HUMAS UMMAT)
MATARAM — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PWM NTB) menggelar kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 18.00 WITA, dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sebagai tuan rumah. Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni Ukhuwah dalam Membangun Integritas” sebagai momentum mempererat silaturahim, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun integritas di lingkungan persyarikatan.
Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A., Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2005–2015, Ketua PWM NTB beserta jajaran, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah NTB beserta jajaran, Rektor UMMAT beserta jajaran, Ketua BPH UMMAT beserta jajaran, organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-NTB, Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Mataram, para sesepuh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah NTB, panitia, serta seluruh hadirin.
Penyelenggaraan halal bihalal ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat semangat persaudaraan, memperluas silaturahmi, dan membangun kekuatan moral dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat. Dalam suasana Syawal yang penuh keberkahan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa ukhuwah yang kokoh harus berjalan beriringan dengan integritas dalam pikiran, sikap, dan tindakan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMMAT sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum halal bihalal bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan antarelemen persyarikatan.
“Merupakan kehormatan bagi Universitas Muhammadiyah Mataram menjadi tuan rumah Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat. Momentum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan, menyatukan langkah, dan meneguhkan integritas dalam seluruh gerak pengabdian Muhammadiyah,” ujar Dr. Abdul Wahab.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, Dr. TGH. Falahuddin, M.Ag., menegaskan pentingnya menjaga harmoni dalam gerakan dakwah dan organisasi. Ia menyebut bahwa tema yang diangkat tahun ini mencerminkan kebutuhan persyarikatan untuk terus bertumbuh dengan fondasi persaudaraan yang kuat dan akhlak organisasi yang bersih.
Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A. menyampaikan Hikmah Halal Bihalal
“PWM NTB memandang Halal Bihalal ini sebagai momentum strategis untuk merawat ukhuwah, memperkuat soliditas organisasi, dan membangun integritas bersama. Dengan persaudaraan yang harmonis, Muhammadiyah akan semakin kokoh dalam menjalankan dakwah dan pelayanan kepada umat,” ungkapnya.
Puncak kegiatan diisi dengan Tausiah Hikmah Halal Bihalal yang disampaikan oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah menjadikan Syawal sebagai saat yang tepat untuk memperbarui hati, memperkuat kebersamaan, dan mengokohkan tanggung jawab moral dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kepersyarikatan.
“Halal bihalal bukan hanya tradisi saling memaafkan, tetapi juga sarana memperbarui komitmen kebangsaan, keumatan, dan kepersyarikatan. Ukhuwah yang kuat harus melahirkan integritas yang nyata dalam sikap, kepemimpinan, dan pengabdian,” tutur Prof. Din Syamsuddin.
Selain rangkaian sambutan dan tausiah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., dan Anggota BPH UMMAT, Bapak Suriah, S.Sos., sebagai jamaah haji tahun ini. Momen tersebut menjadi bentuk doa dan dukungan bersama agar para jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji.
Panitia menilai terselenggaranya kegiatan ini merupakan wujud sinergi yang baik antara PWM NTB dan UMMAT dalam memperkuat peran Muhammadiyah di Nusa Tenggara Barat. Semangat yang terbangun melalui halal bihalal diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan terus hidup dalam kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)
Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr. Abdul Wahab, M.A., menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada warga dalam kegiatan Kaji-Mu Ramadhan yang dirangkaikan dengan penyaluran 300 paket sembako di Masjid Al Khoory UMMAT, Kamis (12/3/2026).
MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan pelatihan karakter mahasiswa melalui kegiatan Kaji-Mu Ramadhan yang dirangkaikan dengan penyaluran 300 paket sembako kepada masyarakat serta memberikan penghargaan kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa yang berlangsung di Masjid Al Khoory UMMAT pada 12 Maret 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H yang diselenggarakan sebagai upaya menghadirkan Ramadhan tidak hanya sebagai momentum penguatan spiritual, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan kampus dengan masyarakat serta mendorong tumbuhnya budaya prestasi di kalangan mahasiswa.
Kepala Divisi Dakwah dan Kaderisasi LP3IK UMMAT, Muhamad Sahril, M.Pd., selaku Ketua Panitia RDK 1447 H, menyampaikan bahwa pelaksanaan Kaji-Mu Ramadhan dirancang sebagai wadah untuk memperkuat semangat dakwah kampus yang berfokus pada pelatihan, pelayanan, dan kebermanfaatan sosial.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sembako merupakan bentuk nyata kepedulian UMMAT terhadap masyarakat di sekitar kampus dan wilayah binaan. Menurutnya, Ramadhan harus dimaknai sebagai bulan yang menghadirkan keberkahan, solidaritas, dan penguatan hubungan antarsesama.
Sebanyak 300 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang berada di empat wilayah, yaitu Bebidas, Jempong, Baturinggit, dan Bajur . Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat jalinan ukhuwah antara UMMAT dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Habiburrahman, M.Pd., Kepala Baitul Mall UMMAT, menyampaikan bahwa penyaluran sembako merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengoptimalkan fungsi sosial kampus melalui program yang tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi yang dibangun di lingkungan UMMAT perlu terus dirawat sebagai bagian dari nilai-nilai Islam yang berkemajuan.
Selain kegiatan sosial, UMMAT juga memberikan apresiasi kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa. Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan kampus terhadap partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan keagamaan, sekaligus penghormatan atas kreativitas, semangat kompetisi yang sehat, dan kontribusi mahasiswa dalam memeriahkan syiar Ramadhan di lingkungan kampus.
Berturut-turut dari kiri, Kepala Divisi Pengkajian LP3IK UMMAT Sahman Z., S.H., M.H., Kepala Divisi Dakwah dan Kaderisasi LP3IK UMMAT Muhamad Sahril, M.Pd., dan Rektor UMMAT Dr. Abdul Wahab, M.A., (ditengah) menyerahkan apresiasi kepada para juara Festival Ramadhan Mahasiswa dalam rangkaian Kaji-Mu Ramadhan di Masjid Al Khoory UMMAT, Kamis (12/3/2026).
Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, MA, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial, kedalaman spiritual, dan karakter kepemimpinan yang kuat. Menurutnya, pelaksanaan Kaji-Mu Ramadhan yang disertai dengan penyaluran bantuan sosial dan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi merupakan cerminan dari peran strategi kampus dalam mengintegrasikan pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi UMMAT untuk terus menghadirkan kampus yang mencerahkan, berkemajuan, dan memberi dampak nyata bagi umat. Oleh karena itu, Ramadhan harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi, kepedulian, serta semangat berlomba-lomba dalam kebaikan.
Melalui kegiatan ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya bernilai edukatif dan spiritual, tetapi juga menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Semangat berbagi, berprestasi, dan bertumbuh bersama di bulan suci Ramadhan diharapkan dapat semakin memperkuat peran UMMAT sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, humanis, dan berdaya saing. (HUMAS UMMAT)
Reza Yudi Candra (tengah) menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Inspiratif pada Wisuda ke-62 Universitas Muhammadiyah Mataram di Auditorium H. Anwar Ikraman (28/02/2026). Ia didampingi oleh Kedua Orang tua tercinta, Rektor UMMAT, Wakil Rektor III UMMAT, Ketua PWM NTB, Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDikti Wilayah VIII.
Mataram – Perjalanan penuh ketekunan dan doa mengantarkan Reza Yudi Candra, wisudawan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), meraih predikat Mahasiswa Inspiratif pada Wisuda Periode Februari 2026. Dengan IPK 3,76 dan masa studi 3,5 tahun melalui jalur kelas riset tanpa skripsi, Reza membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Lahir di Narmada, 6 Januari 2003, Reza merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, putra pasangan Ratimah dan Semah yang berprofesi sebagai petani di Lombok Barat. Di tengah kesederhanaan keluarga, ia tumbuh dengan nilai kerja keras, ketekunan, dan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan. Ia menjadi satu-satunya anak dalam keluarganya yang berhasil meraih gelar sarjana, sebuah capaian yang bukan hanya membanggakan, tetapi juga sarat makna perjuangan.
“Menjadi inspiratif bukan berarti menjadi sempurna,” ungkap Reza. “Bagi saya, inspiratif adalah tentang bertahan, terus bertumbuh, dan tidak berhenti berusaha meski keadaan tidak selalu mudah.”
Selama perkuliahan, Reza tidak hanya fokus pada akademik. Ia aktif tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Perencanaan Indonesia (IMPI) Korwil Jawa Timur–Bali–NTB, memperluas jejaring profesional sekaligus memperkaya wawasan keilmuan. Ia juga terlibat dalam kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) di Desa Sesait bersama dosen sebagai wujud kontribusi nyata kepada masyarakat.
Reza Yudi Candra (tengah) menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Inspiratif pada Wisuda ke-62 Universitas Muhammadiyah Mataram di Auditorium H. Anwar Ikraman, didampingi kedua orang tuanya tercinta.
Sejak semester lima hingga lulus, Reza menjadi penerima Beasiswa BAZNAS yang turut memperkuat kapasitas dan semangatnya dalam menempuh pendidikan. Dukungan tersebut ia maknai sebagai amanah untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberi manfaat yang lebih luas.
Di luar kampus, Reza dipercaya terlibat dalam berbagai proyek konsultan di bidang tata ruang, mulai dari survei dan digitasi pemetaan, feasibility study pengadaan tanah, hingga penyusunan dokumen perencanaan teknis. Pengalaman tersebut membentuk kesiapan profesionalnya bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana. Konsistensi dan integritasnya pun membuka peluang kerja sebagai Konsultan Individu di PUPR Kota pada bidang Sumber Daya Air pada tahun kelulusannya.
Bagi Reza, setiap pencapaian bukanlah garis akhir, melainkan titik awal tanggung jawab yang lebih besar. Ia berkomitmen memperkuat pengalaman profesional di bidang perencanaan berbasis lingkungan, dengan keyakinan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan kemiskinan. Dalam satu hingga dua tahun ke depan, ia bermaksud melanjutkan studi magister di bidang Urban Design guna memperdalam kompetensi dalam merancang kawasan dan ruang publik yang berkelanjutan, responsif terhadap konteks lokal, serta mengintegrasikan aspek sosial dan ekologis dalam pembangunan kota.
Dengan penuh rasa syukur, Reza menyampaikan terima kasih kepada Allah SWT, kedua orang tua tercinta, keluarga, para dosen, serta seluruh civitas akademika Fakultas Teknik dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Kisah Reza Yudi Candra menjadi bukti bahwa latar belakang bukan penentu masa depan. Dengan doa, kerja keras, dan komitmen untuk terus bertumbuh, setiap anak bangsa memiliki peluang yang sama untuk melampaui batas dan memberi makna bagi lingkungan sekitarnya. (HUMAS UMMAT)
Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) berfoto bersama para wisudawan dan wisudawati pada prosesi Wisuda Angkatan ke-62 yang digelar di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026). Sebanyak 431 lulusan resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan.
MATARAM – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali mencatatkan tonggak sejarah penting dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Wisuda Angkatan ke-62 di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026). Sebanyak 431 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat, penuh haru, dan kebanggaan.
Prosesi wisuda dihadiri oleh perwakilan Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., Ketua PWM NTB, Kepala LLDikti Wilayah VIII, Ketua Kopertais Wilayah XIV Bali-Nusra, serta Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMMAT. Kehadiran para pimpinan persyarikatan dan pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuat dukungan terhadap kemajuan UMMAT sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang terus berkembang di kawasan timur Indonesia.
Dalam sambutannya, Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan bahwa wisuda kali ini menambah jumlah alumni UMMAT menjadi 28.014 orang yang telah berkiprah di berbagai sektor strategis, baik pemerintahan, dunia industri, kewirausahaan, maupun pengabdian masyarakat.
“Wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi wujud tanggung jawab UMMAT dalam menyiapkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan era industri 5.0. Lulusan UMMAT harus memiliki keunggulan intelektual, kematangan spiritual, serta integritas moral berlandaskan nilai-nilai Islam,” tegas Rektor.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua dan wali atas doa, pengorbanan, serta dukungan yang menjadi fondasi keberhasilan para lulusan.
Di usia ke-45 tahun, UMMAT terus menunjukkan akselerasi prestasi yang membanggakan. Sepanjang tahun 2025, mahasiswa UMMAT meraih berbagai penghargaan pada ajang nasional dan internasional, di antaranya International Art Competition, Ahmad Dahlan International Youth Camp, PIMTANAS PTMA, MTQMN XVIII di Banjarmasin, hingga kompetisi inovasi produk dan pengabdian masyarakat. Capaian tersebut memperkuat reputasi UMMAT sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif mendorong kreativitas, kepemimpinan, dan kontribusi sosial mahasiswa.
Secara institusional, UMMAT juga mencatat kemajuan signifikan. Dari 38 program studi, 7 program studi telah meraih akreditasi Unggul. Selain itu, pada tahun akademik 2025/2026 UMMAT membuka Fakultas Kedokteran dan Program Studi S1 Farmasi (Apoteker), serta menerima 14 mahasiswa asing dari Sudan, Nigeria, Yaman, dan Ghana. Langkah ini menegaskan komitmen UMMAT dalam mewujudkan visi sebagai kampus Islami, mandiri, unggul, dan berdaya saing di kawasan ASEAN tahun 2028.
Dari total 431 lulusan, sebanyak 104 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Pada momentum istimewa ini, UMMAT memberikan penghargaan kepada tiga wisudawan terbaik dan satu mahasiswa inspiratif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian luar biasa mereka.
Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) bersama Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., serta Kepala LLDikti Wilayah VIII berfoto bersama wisudawan terbaik pada Wisuda Angkatan ke-62 di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Sabtu (28/2/2026).
Terbaik I – Chinta Shaqila, S.Pd. (IPK 3,91), Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris ini menorehkan berbagai prestasi nasional dan internasional, di antaranya Juara 1 Musikalisasi Puisi dan Best Leader pada Ahmad Dahlan International Youth Camp 2024, Juara 1 Membaca Puisi dan Best Critical Thinker pada Ahmad Dahlan International Youth Camp 2025, serta mengikuti berbagai kelas internasional Bahasa Korea. Ia juga menjadi Local Volunteer pada program INSPIRE yang diselenggarakan oleh Islamic Relief Canada tahun 2024. Chinta lulus tanpa skripsi melalui Research Class FKIP Angkatan 4 dengan artikel yang diterima pada Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha terakreditasi Sinta 2.
Terbaik II – Intan Tamara Madhini, S.Sos. (IPK 3,84), Lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam ini meraih Juara 2 Film Internasional Sports and Arts Festival 2024, Juara 2 Lomba Social Media Campaign PTMA tingkat nasional 2025, serta lolos Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka tahun 2023. Ia juga menjadi translator pada kegiatan INSPIRE – Islamic Relief Canada 2024 dan moderator pada Islamic International Conference on Education, Communication and Economics di UMMAT tahun 2025. Intan lulus tanpa skripsi melalui Research Class FAI dengan artikel diterima pada Jurnal WACANA Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo terakreditasi Sinta 3.
Terbaik III – Muhammad Juni Aldi Irawan, S.T.P. (IPK 3,71), Mahasiswa Teknik Pertanian ini aktif dalam berbagai program nasional dan pengabdian masyarakat, di antaranya lolos pendanaan Hibah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan 2024, inisiator program pengabdian Faperta Back to Village, serta aktif dalam program Bina Desa di berbagai wilayah Lombok Timur dan Bali. Ia juga terlibat dalam Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan BAZNAS tahun 2025.
Sementara itu, kategori Mahasiswa Inspiratif dianugerahkan kepada Reza Yudi Candra (IPK 3,76) dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Lulus dalam 3,5 tahun sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik, ia merupakan anak bungsu dari keluarga sederhana yang berjuang membiayai pendidikan melalui usaha peternakan ayam petelur dan budidaya madu trigona. Reza adalah penerima Beasiswa BAZNAS dan telah memperoleh peluang kerja sebagai Konsultan Individu di bidang Sumber Daya Air sebelum resmi menyandang gelar sarjana.
Sebagai bentuk apresiasi, UMMAT memberikan uang pembinaan sebesar Rp3.000.000 untuk Terbaik I, Rp2.500.000 untuk Terbaik II, Rp2.000.000 untuk Terbaik III, dan Rp2.500.000 untuk Mahasiswa Inspiratif.
Pada kesempatan yang sama, Moh. Mudzakkir, S.Sos., MA., Ph.D., selaku perwakilan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, menyampaikan apresiasi atas perkembangan signifikan UMMAT. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah menaruh perhatian besar terhadap penguatan mutu perguruan tinggi dalam melahirkan generasi Islam yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing global.
“Hadirnya Fakultas Kedokteran dan mahasiswa asing menunjukkan bahwa UMMAT terus bergerak maju. Perguruan tinggi Muhammadiyah harus menjadi pusat keunggulan yang mampu memberi solusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan pesan kepada para lulusan agar menjadikan gelar akademik sebagai amanah untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
Dengan semangat transformasi dan inovasi berkelanjutan, UMMAT terus memperkuat langkah menuju kampus unggul berdaya saing global demi mewujudkan visi besar tahun 2028. (HUMAS UMMAT)
Sosialisasi dan Promosi UMMAT oleh Tim Promosi dan Penerimaan MahasiswaBaru (P2W)
Mataram — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru (P2W) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan promosi kampus yang menyasar SMA dan SMK di berbagai wilayah Pulau Sumbawa, meliputi Kabupaten Sumbawa, Kabupaten dan Kota Bima, serta Kabupaten Dompu, dalam rangka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan promosi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan UMMAT untuk mendekatkan informasi pendidikan tinggi kepada para pelajar, sekaligus membuka ruang dialog akademik sejak dini mengenai perencanaan masa depan, pilihan program studi, serta peluang pengembangan diri di perguruan tinggi. Sebagai universitas swasta terbaik satu di NTB, UMMAT terus berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas yang inklusif dan berdaya saing.
Dalam pelaksanaannya, tim promosi UMMAT memberikan pemaparan komprehensif terkait sistem dan mekanisme Penerimaan Mahasiswa Baru, mulai dari jalur dan gelombang pendaftaran, tata cara pendaftaran secara daring, hingga skema pembiayaan dan berbagai peluang beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa. Selain itu, para siswa diperkenalkan dengan fakultas dan program studi yang ada di UMMAT beserta keunggulan akademik, prospek lulusan, dan relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja.
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, promosi kampus ini juga menghadirkan gambaran menyeluruh tentang kehidupan kampus UMMAT, termasuk fasilitas pembelajaran, atmosfer akademik yang kondusif, kegiatan kemahasiswaan, serta beragam wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa. Antusiasme siswa terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif di setiap sekolah yang dikunjungi.
Kepala UPT P2W UMMAT, Titik Wahyuningsih, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan promosi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari ikhtiar universitas dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan tinggi.
“Melalui promosi kampus ini, kami ingin memberikan pemahaman yang utuh dan objektif kepada para siswa tentang pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. UMMAT hadir untuk memperkenalkan program studi unggulan, fasilitas pendukung pembelajaran, serta berbagai peluang pengembangan diri yang dapat diakses oleh calon mahasiswa sesuai dengan minat dan potensi masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UMMAT, Ir. Asmawati, M.P., menyampaikan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia di NTB harus dimulai dari peningkatan akses dan kualitas pendidikan tinggi.
Sosialisasi dan Promosi UMMAT oleh Wakil Rektor II, Ir. Asmawati, M.P.
“Generasi muda NTB memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan, mereka dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ungkapnya.
Melalui rangkaian promosi kampus di SMA dan SMK se-Pulau Sumbawa ini, Universitas Muhammadiyah Mataram berharap dapat menjaring lebih banyak calon mahasiswa potensial, meningkatkan literasi pendidikan tinggi di kalangan pelajar, serta memperkuat peran institusi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, karakter, dan kepemimpinan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (HUMAS UMMAT)