Tim UKM Musik Universitas Muhammadiyah Mataram berhasil meraih Juara III Lomba Puisi Nasional Tingkat Mahasiswa Tahun 2026 yang diselenggarakan Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
MATARAM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Tim Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik UMMAT berhasil meraih Juara III Lomba Puisi Nasional Tingkat Mahasiswa Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Ajang tingkat nasional tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam bidang seni, sastra, ekspresi, dan kreativitas. Sebelum masuk ke babak puncak, para peserta harus melalui proses seleksi yang ketat. Tim UKM Musik UMMAT berhasil lolos sebagai finalis dan tampil pada babak final yang digelar pada 2 Juni 2026 di Aula Lantai 6 Gedung Rektorat Universitas Tidar, Jalan Barito 2, Sidotopo, Kedungsari, Magelang, Jawa Tengah.
Tim UKM Musik UMMAT yang berhasil mengharumkan nama kampus tersebut terdiri atas Bella Hafiza, L. Razanov Khomeny Habsyzi, Ahmad Firdaus Rizali, dan Abi Malik Ibrahim. Melalui penampilan yang memadukan kekuatan sastra, ekspresi artistik, musikalitas, serta kreativitas mahasiswa, tim UMMAT mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia hingga berhasil menempati posisi tiga terbaik nasional.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram tidak hanya memiliki potensi akademik, tetapi juga mampu menunjukkan daya saing di bidang seni, sastra, dan budaya. Keberhasilan tersebut lahir dari proses latihan yang intensif, kekompakan tim, serta komitmen mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri.
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Erwin, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota tim UKM Musik UMMAT atas prestasi yang telah diraih.
“Kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim UKM Musik UMMAT yang berhasil meraih Juara III pada ajang Lomba Puisi Nasional yang diselenggarakan Universitas Tidar. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UMMAT memiliki kreativitas, kemampuan, dan daya saing yang kuat di tingkat nasional,” ungkapnya.
Dr. Erwin menambahkan, prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kemahasiswaan yang selama ini terus diperkuat oleh kampus melalui berbagai organisasi dan unit kegiatan mahasiswa. Menurutnya, kampus perlu terus menghadirkan ruang aktualisasi bagi mahasiswa agar mampu melahirkan generasi yang unggul, adaptif, kreatif, dan berprestasi.
“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik Universitas Muhammadiyah Mataram di berbagai bidang, baik akademik maupun nonakademik,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan tim UKM Musik UMMAT menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih. Mereka menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pembina UKM, dosen, pimpinan universitas, hingga sesama mahasiswa yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan lomba.
Prestasi Juara III tingkat nasional ini juga menjadi hadiah istimewa menjelang Milad ke-46 Universitas Muhammadiyah Mataram yang mengusung tema “Merawat Nilai, Menguatkan Inovasi, Mewujudkan Kampus Unggul dan Berkemajuan.” Keberhasilan tersebut diharapkan semakin memotivasi mahasiswa UMMAT untuk terus berkarya, berkompetisi, dan mengharumkan nama almamater di tingkat nasional maupun internasional. (HUMAS UMMAT)
Tiga mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram yang berhasil menorehkan prestasi nasional, yakni Safaruddin, Alfian Rahman Hadi, dan Hanik. Capaian ini menjadi bukti komitmen FKIP UMMAT dalam mendorong budaya akademik, riset, dan daya saing mahasiswa di tingkat nasional.
MATARAM — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian mahasiswa di tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih oleh mahasiswa FKIP UMMAT dalam bidang olimpiade matematika serta penulisan artikel jurnal ilmiah kepemudaan.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMMAT, Safaruddin, berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026. Selain itu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UMMAT, Alfian Rahman Hadi, serta mahasiswa Program Studi PPKn FKIP UMMAT, Hanik, juga meraih prestasi sebagai Penulis Artikel Jurnal Ilmiah Kepemudaan Terbaik Tahun 2025 pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Wakil Rektor III UMMAT, Dr. Erwin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram yang terus menunjukkan kemampuan terbaiknya di level nasional.
“Alhamdulillah, atas nama pimpinan UMMAT, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram yang terus menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kelolosan mahasiswa pada ajang ONMIPA Tahun 2026 serta raihan penghargaan sebagai Penulis Artikel Jurnal Ilmiah Kepemudaan Terbaik merupakan bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu bersaing, unggul, dan menghadirkan karya yang berdampak,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan program studi, tetapi juga menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika UMMAT untuk terus membangun budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan kompetitif.
“Saya percaya bahwa mahasiswa UMMAT memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemajuan peradaban,” tambahnya.
Dr. Erwin juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar berani bermimpi, aktif berkarya, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri melalui kompetisi, penelitian, publikasi ilmiah, maupun kegiatan akademik dan nonakademik di tingkat nasional hingga internasional.
Sementara itu, Dekan FKIP UMMAT, Dr. Muhammad Nizaar, M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa FKIP UMMAT menembus level nasional merupakan capaian penting yang harus disyukuri sekaligus dipersiapkan dengan serius.
“Untuk ONMIPA, tentu ini sudah masuk pada level nasional. Ini menjadi pengalaman luar biasa bagi mahasiswa, dan tantangannya pasti lebih besar. Semoga mahasiswa kita dapat mempersiapkan diri dengan baik. Kami juga sudah menekankan kepada program studi dan pembimbing ONMIPA agar melakukan persiapan sebaik mungkin,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap mahasiswa FKIP UMMAT yang berhasil meraih predikat sebagai penulis artikel jurnal ilmiah kepemudaan terbaik. Menurutnya, capaian tersebut tidak mudah diraih karena tidak banyak mahasiswa yang mampu menembus publikasi ilmiah, terlebih meraih predikat terbaik pada kegiatan tingkat kementerian.
“Mahasiswa yang lolos sebagai penulis artikel terbaik ini juga merupakan capaian luar biasa. Tidak banyak mahasiswa yang bisa diterima, publish, dan menjadi best article di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pastinya capaian ini sangat memotivasi mahasiswa lainnya. Mereka juga merupakan mahasiswa kelas riset, dan teman-temannya sangat bangga dengan capaian tersebut,” ujarnya.
Kaprodi Pendidikan Matematika FKIP UMMAT, Abdillah, M.Pd., turut menyampaikan rasa bangga atas prestasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
“Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram patut berbangga atas prestasi gemilang yang diraih oleh mahasiswa di tingkat nasional. Safaruddin berhasil lolos ke tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Matematika Tahun 2026 setelah bersaing dengan ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Ia menyebut, capaian Safaruddin menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UMMAT memiliki kompetensi akademik, daya saing, dan kualitas intelektual yang mampu berkompetisi di tingkat nasional. Final olimpiade tersebut rencananya akan dilaksanakan di Universitas Airlangga Surabaya pada 8–12 Juni 2026.
“Besar harapan kita semua semoga Safaruddin dapat memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama program studi, fakultas, dan Universitas Muhammadiyah Mataram dengan meraih prestasi sebagai juara nasional,” harap Abdillah.
Selain itu, Abdillah juga mengapresiasi capaian Alfian Rahman Hadi yang berhasil memperoleh predikat Penulis Artikel Jurnal Ilmiah Kepemudaan Terbaik Tahun 2025. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP UMMAT tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi ilmiah, kreativitas berpikir, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan isu-isu kepemudaan di Indonesia.
Capaian mahasiswa FKIP UMMAT ini menjadi bukti bahwa pembinaan akademik, budaya riset, dan pengembangan potensi mahasiswa terus tumbuh di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram. Kampus berkomitmen memberikan dukungan, pendampingan, dan ruang pengembangan agar semakin banyak mahasiswa mampu berprestasi serta membawa nama baik universitas, daerah, dan Indonesia.
“Selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa berprestasi. Teruslah berkarya, menginspirasi, dan menjadi bagian dari generasi UMMAT Berdampak,” tutup Dr. Erwin. (HUMAS UMMAT)
Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Safaruddin dan D. Sulaiman, berhasil lolos ke Tingkat Nasional Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti semangat akademik dan prestasi mahasiswa UMMAT di tingkat nasional.
MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua mahasiswa UMMAT dinyatakan lolos ke tingkat nasional pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada 8–12 Juni 2026 di Universitas Airlangga, Surabaya.
Dua mahasiswa yang berhasil lolos tersebut adalah Safaruddin dari Program Studi Matematika pada bidang Matematika, dan D. Sulaiman dari Program Studi S1 Tambang pada bidang Kimia. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMMAT memiliki kemampuan akademik yang unggul dan mampu bersaing dalam kompetisi bergengsi di tingkat nasional.
Wakil Rektor III UMMAT, Dr. Erwin, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UMMAT tersebut.
“Alhamdulillah, atas nama pimpinan Universitas Muhammadiyah Mataram, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa UMMAT yang terus menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kelolosan mahasiswa pada ajang ONMIPA Tahun 2026 ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu bersaing, unggul, dan terus menghadirkan capaian terbaik,” ungkapnya.
Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi mahasiswa dan program studi, tetapi juga menjadi energi positif bagi seluruh sivitas akademika UMMAT dalam membangun budaya akademik yang kreatif, inovatif, dan kompetitif.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus. Saya percaya mahasiswa UMMAT memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, serta kemajuan peradaban,” lanjut Dr. Erwin.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus berani bermimpi, aktif berkarya, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan diri melalui kompetisi, penelitian, publikasi ilmiah, dan berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di tingkat nasional maupun internasional.
UMMAT, lanjutnya, akan terus berkomitmen memberikan dukungan, pembinaan, dan ruang pengembangan potensi mahasiswa agar semakin banyak prestasi yang lahir dan mampu mengharumkan nama kampus, daerah, serta Indonesia.
“Selamat dan sukses kepada mahasiswa berprestasi. Teruslah berkarya, menginspirasi, dan menjadi bagian dari generasi UMMAT Berdampak,” tutupnya.
Kelolosan dua mahasiswa UMMAT pada ONMIPA Nasional 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kompetisi akademik, meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa, serta mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berdampak bagi masa depan bangsa. (HUMAS UMMAT)
Rizky Arianto, mahasiswa Fakultas Hukum UMMAT, meraih Bronze Medal pada Nusantara Writing Festival 5 dan National Essay Competition 2 di Universitas Negeri Malang, 18–19 April 2026.
Mataram — Universitas Muhammadiyah Mataram kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Rizky Arianto, mahasiswa Fakultas Hukum UMMAT, berhasil meraih Medali Perunggu (Bronze Medal) dalam ajang Nusantara Writing Festival V dan National Essay Competition II yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Malang pada 18–19 April 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UMMAT, khususnya dari Fakultas Hukum, memiliki kualitas akademik, kemampuan literasi, dan daya saing yang kuat dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional. Keberhasilan ini juga menegaskan komitmen UMMAT dalam mendorong pengembangan potensi mahasiswa agar mampu tampil unggul, kreatif, dan kompetitif di berbagai forum akademik.
Nusantara Writing Festival V dan National Essay Competition II merupakan kegiatan yang berorientasi pada penguatan budaya literasi, kepenulisan ilmiah, serta pengembangan pemikiran kritis mahasiswa. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menyalurkan gagasan, analisis, dan solusi inovatif terhadap berbagai isu strategis nasional melalui karya esai yang sistematis, berkualitas, dan bernilai aplikatif.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong kreativitas generasi muda dalam merumuskan solusi yang konstruktif, membangun jejaring akademik antar peserta dari berbagai daerah, serta memperkuat kontribusi nyata pemuda dalam mendukung kemajuan bangsa Indonesia melalui ide-ide yang progresif dan solutif. Tingginya partisipasi peserta yang mencapai lebih dari 700 mahasiswa dari berbagai PTN dan PTS di seluruh Indonesia menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap dunia literasi dan kepenulisan ilmiah.
Atas capaian tersebut, Wakil Dekan Fakultas Hukum UMMAT, Dr. Anies Prima Dewi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan yang diraih mahasiswa Fakultas Hukum UMMAT dalam ajang nasional tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Nusantara Writing Festival dan National Essay Competition merupakan agenda yang sangat positif dan strategis dalam membangun tradisi akademik di kalangan mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa kompetisi semacam ini tidak hanya menjadi ruang untuk mengukur kemampuan kepenulisan, tetapi juga menjadi wahana pembinaan kapasitas intelektual mahasiswa dalam melahirkan gagasan-gagasan yang inovatif, kritis, dan solutif terhadap persoalan hukum serta kebangsaan.
“Keikutsertaan mahasiswa dalam ajang ini menunjukkan bahwa budaya literasi dan semangat akademik terus tumbuh di lingkungan Fakultas Hukum UMMAT. Kami tentu sangat bangga atas capaian Rizky Arianto yang berhasil meraih Bronze Medal di tengah persaingan yang sangat kompetitif. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa UMMAT mampu tampil dan berprestasi di level nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Anies Prima Dewi menyampaikan bahwa prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta berani mengambil bagian dalam berbagai kompetisi akademik dan ilmiah, baik di tingkat regional maupun nasional.
Keberhasilan Rizky Arianto tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Fakultas Hukum, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Mataram. Prestasi ini sekaligus memperkuat citra UMMAT sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan mahasiswa unggul, berintegritas, dan berdaya saing dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Melalui capaian ini, Fakultas Hukum UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi, membina, dan mendorong mahasiswa dalam mengembangkan potensi intelektual serta kemampuan akademik yang relevan dengan tantangan zaman. Partisipasi aktif mahasiswa dalam forum ilmiah nasional menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (HUMAS UMMAT)
Mataram, Semangat Qur’ani kembali mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) di tingkat nasional. Mahasiswa Fakultas Hukum (FH), Minwar Hadi, berhasil meraih Juara Harapan I pada cabang Hifzil Quran 10 Juz Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) tahun 2025 yang diselenggarakan di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada 5–10 Oktober 2025.
Minwar Hadi mengaku bahwa perjuangannya tidak mudah. Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa hukum, ia tetap berusaha menjaga hafalan Al-Qur’annya dengan disiplin dan istiqamah. “Saya bersyukur bisa membawa nama baik UMMAT di ajang nasional ini. Persaingan sangat ketat, tetapi saya berusaha untuk fokus dan menjadikan setiap hafalan sebagai bentuk ibadah, bukan hanya kompetisi. Semoga ini menjadi motivasi bagi saya dan teman-teman untuk lebih mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Minwar dengan penuh haru.
Wakil Rektor IV UMMAT, Dr. H. Zaenuddin, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian gemilang tersebut. Ia menilai bahwa keberhasilan Minwar Hadi merupakan bukti nyata dari pembinaan karakter Islami dan semangat dakwah di lingkungan kampus UMMAT.
“Kami sangat bangga atas capaian Ananda Minwar Hadi yang telah membawa nama baik UMMAT di tingkat nasional. Prestasi ini bukan hanya menunjukkan kemampuan intelektual, tetapi juga spiritualitas yang kuat. Semoga Ananda dapat terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya. Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup agar tidak tersesat dan senantiasa memperoleh syafaat di dunia dan akhirat,” ujar Dr. Zaenuddin.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pengkajian Pengembangan Pengamalan Al Islam & Kemuhamadiyahan (LP3IK) UMMAT, Dr. Muhammad Anugrah Arifin, M.Pd.I., turut memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi mahasiswa dalam mempertahankan hafalan di tengah kesibukan akademik. Ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud nyata dari integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Al-Qur’an yang terus dikembangkan di lingkungan UMMAT.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah berjuang, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa UMMAT mampu melahirkan generasi Qurani yang berintegritas. Harapan kami, prestasi ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi inspirasi bagi tumbuhnya lebih banyak mahasiswa yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an di lingkungan kampus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Anugrah menambahkan bahwa LP3IK memiliki harapan besar agar budaya Qur’ani terus tumbuh di kalangan mahasiswa UMMAT melalui berbagai kegiatan seperti tahsin, tahfidz, dan musabaqah Al-Qur’an di tingkat fakultas maupun universitas.
“Kami ingin nilai-nilai Qurani yang diperjuangkan dalam bentuk pembacaan, pelafalan, dan pentadaburan Al-Qur’an bisa menjiwai kehidupan kampus. Mahasiswa seperti Minwar Hadi adalah contoh nyata mahasiswa Qur’ani yang menjadi kebanggaan kami. Ke depan, kami berharap akan semakin banyak mahasiswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Minwar Hadi menjadi bukti nyata bahwa UMMAT terus berkomitmen mencetak generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan berkarakter Islami. Semangat yang ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Hukum ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik, seni, olahraga, maupun bidang keagamaan.
UMMAT sebagai kampus Islami bertekad untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang menyeimbangkan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional. Melalui pembinaan yang dilakukan oleh LP3IK dan berbagai lembaga kemahasiswaan, universitas ini berkomitmen mencetak mahasiswa yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan moral dan religiusitas yang tinggi. (HUMAS UMMAT)
Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya dalam melahirkan generasi Qur’ani berprestasi. Pada Rabu (2/10), kampus secara resmi melepas tiga mahasiswa terbaik untuk berkompetisi di ajang turnamen Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) yang akan berlangsung di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada 5–10 Oktober 2025 mendatang.
Acara pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Tamu Rektor UMMAT. Para peserta, pimpinan universitas, serta perwakilan fakultas hadir memberi doa dan restu bagi keberangkatan utusan. Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti prosesi.
Ketiga delegasi UMMAT yang dilepas adalah: Ainun Iman – Mahasiswi Prodi S1 Teknik Sipil, cabang Tilawah Putri. Muh. Minwar Hadi – Mahasiswa Prodi Hukum, cabang Hifzil Qur’an 10 Juz Putra. Raudatam Mirriadil Jinan – Mahasiswi FAI, cabang Hifzil Qur’an 20 Juz Putri. Mereka merupakan hasil seleksi internal yang ketat, kemudian berhasil lolos tahap Pra-Nasional yang digelar secara online selama dua minggu terakhir. Dalam proses tersebut, mereka bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperebutkan posisi 32 besar. Berkat kerja keras dan konsistensi, ketiganya berhasil menembus peringkat 32 besar nasional dan berhak mengikuti kompetisi secara luring di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin.
Kadiv. LP3IK, Sahman Z, SH., MH., sekaligus sebagai pendamping menegaskan bahwa mahasiswa ketiga telah melewati proses persiapan yang matang. “Mereka sudah mengikuti seleksi dare selama dua pekan penuh dengan berbagai ujian. Kami optimis, semangat dan ikhtiar yang sudah ditunjukkan akan menjadi bekal penting untuk bersaing di tingkat nasional. Harapan kami, keberangkatan ini bisa membawa kontribusi nyata untuk UMMAT,” ujarnya.
Kepala LP3IK UMMAT, Dr. Muhammad Anugrah Arifin, M.Pd.I., memberikan pesan mendalam kepada para peserta. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap tawadhu meski telah menorehkan prestasi. “Kesempatan ini adalah momentum untuk mengukir prestasi. Namun, jangan pernah merasa sombong, karena semua ini adalah takdir Allah SWT. Yang perlu kita lakukan adalah berusaha memantaskan diri dan mensyukuri amanah ini. Keterlibatan mahasiswa UMMAT di MTQMN adalah bukti keseriusan kampus dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi muda. Semoga langkah ini membawa manfaat, tidak hanya bagi UMMAT, tetapi juga bagi umat,” tuturnya.
Wakil Rektor IV UMMAT, Dr. H. Zaenudin, M.Pd.I., dalam pesannya menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan delegasi. “Hari ini kita patut bersyukur, karena UMMAT bisa sejajar dengan universitas-universitas lain di tingkat nasional. Bahkan, kita siap bersaing di kancah internasional. Juara memang penting, tetapi yang utama adalah menjaga niat. Berlombalah dengan jujur, karena ini kitab suci, maka sucikan diri kalian ketika berlaga,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Teknik turut menyampaikan kebanggaannya atas keberangkatan Ainun Iman yang membawa nama Fatek. Ia menilai, keberangkatan ini menjadi wujud nyata kontribusi fakultas dalam mendukung prestasi mahasiswa.
Tidak ketinggalan, Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam (FAI), Mardiyah Hayati, M.Pd.I., dengan penuh haru menuturkan rasa syukur karena salah satu mahasiswa FAI, Raudatam Mirriadil Jinan kembali dipercaya membawa nama baik universitas. “Prestasi dalam bidang Al-Qur’an adalah prestasi yang memuliakan kita semua. Amanah ini harus dijaga sebaik-baiknya. Kami di sini mendoakan, semoga langkah adek-adek mahasiswa selalu diberkahi dan diridai Allah SWT,” ungkapnya.
Pelepasan ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi juga simbol kebersamaan seluruh civitas akademika UMMAT dalam mendukung mahasiswa berprestasi. Dukungan doa, pesan moral, dan motivasi yang diberikan meneguhkan tekad ketiga peserta untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama almamater.
Dengan penuh semangat, ketiga mahasiswa tersebut berangkat sebagai duta UMMAT untuk membawa syiar Al-Qur’an di kancah nasional. Mereka diharapkan tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga menjadi teladan bagi mahasiswa lain dalam menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (HUMAS UMMAT)