Warnai Gebyar Milad Ke-45, UMMAT Gelar Jalan Sehat dan Bazar dengan Suasana Meriah

Warnai Gebyar Milad Ke-45, UMMAT Gelar Jalan Sehat dan Bazar dengan Suasana Meriah

Mataram, 25 Juni 2025 — Suasana penuh semangat dan kegembiraan mewarnai kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) saat digelarnya Jalan Sehat dan Bazar dalam rangka memeriahkan Gebyar Milad Ke-45 UMMAT. Acara yang berlangsung sejak pagi ini berhasil menyedot perhatian ratusan peserta dari seluruh elemen civitas akademika UMMAT, termasuk pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta mitra-mitra strategis kampus.

Jalan sehat dimulai dari halaman utama kampus dan berlangsung dengan meriah, diiringi yel-yel penuh semangat dari setiap fakultas dan unit kerja. Nuansa kekeluargaan dan semangat kebersamaan begitu terasa, mencerminkan sinergi dan komitmen seluruh elemen civitas akademika UMMAT dalam menghidupkan semangat baru menuju transformasi dan keunggulan institusi.

Puncak antusiasme peserta tampak jelas saat memasuki sesi pembagian doorprize spektakuler di akhir kegiatan. Beragam hadiah menarik yang merupakan kontribusi dari fakultas dan lembaga di lingkungan UMMAT, menambah kemeriahan acara. Hadiah utama yang diperebutkan antara lain mesin cuci, kulkas, sepeda lipat, motor listrik, handphone, laptop, kompor gas, rice cooker , serta sejumlah hadiah hiburan lainnya. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan hiburan, tetapi juga memperkuat semangat kolektif dalam menyongsong masa depan UMMAT yang lebih unggul dan berdaya saing.

Selain  itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar makanan dan minuman yang melibatkan mahasiswa serta pegawai kampus. Pengunjung dapat mencicipi aneka kuliner khas NTB hingga makanan kekinian, menjadikan suasana kampus semakin hidup dan semarak.

Wakil Ketua Panitia, Syafruddin AR Baso, S.IP., menekankan makna mendalam dari tema Milad Ke-45, yakni Semangat Baru Menuju Unggul.

“Semangat baru ini bukan hanya simbolik, tetapi mencerminkan komitmen kolektif kita untuk terus melangkah, bertransformasi, dan menjadikan mutu sebagai budaya. Ini adalah ajakan dan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan peradaban”, ujarnya.

Beliau juga mengajak seluruh keluarga besar UMMAT menjadikan momentum milad sebagai titik tolak untuk memperkuat daya saing dan meneguhkan peran UMMAT sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul di bidang akademik, riset, dan pengabdian masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad, Dr. Zaenuddin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa jalan sehat dan bazar ini merupakan bagian dari rangkaian panjang Milad UMMAT ke-45. Sebelumnya telah digelar berbagai perlombaan seperti pingpong putra-putri, badminton ganda putra-putri, futsal, hingga MTQ mahasiswa dengan kategori hafalan 5 sampai 10 juz.

“Kami melihat antusiasme sangat tinggi dari seluruh elemen kampus. Jalan sehat hari ini ramai dan sukses karena kekompakan panitia, dukungan pimpinan, dan semangat kolektif seluruh warga UMMAT. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat baru UMMAT,” ungkapnya.

Selain itu, Dr. Zaenuddin juga menginformasikan bahwa masih ada dua agenda besar yang akan menjadi bagian penting dari puncak perayaan milad.

“InsyaAllah, besok Kamis, 26 Juni 2025, kita akan menggelar Seminar Milad dengan tema ‘Kiprah UMMAT Mencerahkan dan Memajukan NTB’ yang akan menghadirkan pembicara-pembicara penting dari berbagai bidang. Dan pada Jumat, 27 Juni 2025, akan kita laksanakan Resepsi atau Puncak Milad Ke-45 yang menjadi penutup resmi seluruh rangkaian kegiatan milad tahun ini”, jelasnya.

Beliau berharap, seluruh kegiatan ini menjadi motivasi besar bagi UMMAT untuk terus bergerak maju, tidak hanya menjadi kebanggaan NTB, tetapi juga berkiprah aktif di tingkat nasional dan regional ASEAN.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, M.A., dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kegiatan ini. “Alhamdulillah, kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sangat meriah dan menggembirakan. Ini adalah wujud dari kekompakan dan sinergi seluruh keluarga besar UMMAT. Semoga semangat baru ini benar-benar menjadi semangat untuk melangkah menuju keunggulan yang hakiki,” tuturnya.

Rektor juga menekankan pentingnya menjadikan Milad UMMAT sebagai momentum untuk membangun kampus yang semakin adaptif, kolaboratif, dan kontributif. “UMMAT harus terus berkomitmen menjadi kampus yang Islami, mandiri, dan unggul, serta siap menghadapi tantangan global dengan nilai-nilai Muhammadiyah sebagai fondasi,” tutupnya. (HUMAS UMMAT)

Bank Indonesia jadi Sponsor Utama Kegiatan UMMAT Expo #2 Tahun 2025, Wujudkan Generasi Wirausaha Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing

Bank Indonesia jadi Sponsor Utama Kegiatan UMMAT Expo #2 Tahun 2025, Wujudkan Generasi Wirausaha Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Saing

Mataram, Komitmen Bank Indonesia dalam mendukung penguatan ekonomi kreatif dan kewirausahaan generasi muda kembali diwujudkan melalui peran strategisnya sebagai sponsor utama pada perhelatan Mahasiswa UMMAT Expo #2 Tahun 2025. Kegiatan bergengsi yang diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 Juli 2025, dan menjadi ajang unjuk karya, gagasan, dan inovasi mahasiswa lintas fakultas di lingkungan UMMAT.

Mengangkat tema “Kolaborasi Mewujudkan Ekosistem Enterpreneurship Mahasiswa yang Kreatif, Mandiri, Berdampak, dan Berkelanjutan”, Mahasiswa UMMAT Expo #2 sukses menampilkan 62 stand mahasiswa. Setiap stand menonjolkan produk-produk inovatif yang lahir dari gagasan segar mahasiswa, mulai dari aneka olahan kuliner lokal dengan cita rasa modern, jasa digital yang memanfaatkan teknologi terbaru, peralatan mesin sederhana hasil modifikasi, hingga rangkaian produk kosmetik herbal dan perawatan tubuh yang menonjolkan kearifan lokal.

Keterlibatan Bank Indonesia tidak hanya berhenti pada dukungan moral, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi dana sebesar Rp 25.000.000, yang dialokasikan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara, termasuk pengadaan fasilitas stand, dekorasi area expo, serta pembiayaan kegiatan pendukung lainnya. Kehadiran dukungan tersebut menjadi bukti nyata peran Bank Indonesia sebagai motor penggerak tumbuhnya iklim kewirausahaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di kalangan mahasiswa.

Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB menegaskan bahwa Bank Indonesia senantiasa berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya dalam kapasitasnya sebagai otoritas moneter dan penjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga sebagai mitra pemberdayaan ekonomi rakyat, termasuk generasi muda.

“Bank Indonesia memiliki mandat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kami percaya, kunci pembangunan ekonomi yang berkelanjutan terletak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk di kalangan mahasiswa yang hari ini menjadi calon penggerak sektor industri kreatif di masa depan. Mahasiswa UMMAT Expo #2 menjadi momentum strategis untuk menumbuhkan semangat inovasi, kolaborasi, dan semangat berwirausaha sejak dini”, ungkapnya.

Wakil Rektor III UMMAT, Dr. Erwin, M.Pd., pun menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan Bank Indonesia.

“Alhamdulillah, Mahasiswa UMMAT Expo #2 Tahun 2025 dapat terlaksana dengan meriah dan lancar berkat sinergi banyak pihak, terutama dukungan luar biasa dari Bank Indonesia sebagai sponsor utama. Kehadiran Bank Indonesia tidak hanya memberikan kontribusi secara finansial, tetapi juga membawa semangat dan motivasi baru bagi mahasiswa untuk berani bermimpi menjadi wirausahawan mandiri dan inovatif yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat”, tuturnya.

Lebih dari sekadar pameran produk, Mahasiswa UMMAT Expo #2 juga dirancang sebagai wahana edukasi dan hiburan. Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung disuguhi beragam pertunjukan seni, di antaranya tarian tradisional Lombok dan Sumbawa, pembacaan puisi bertema kebangsaan, drama edukasi sosial, pertunjukan musik akustik, serta penampilan vokal dari mahasiswa berprestasi.

Salah satu agenda yang paling ditunggu adalah talkshow inspiratif bersama perwakilan Bank Indonesia dan Rian Fahardhi, seorang konten kreator dan founder sekolah tanah air yang sukses di kancah nasional bahkan internasional.

Antusiasme pengunjung pun sangat tinggi. Data panitia mencatat, pada hari pertama saja, expo ini telah dikunjungi lebih dari 2.000 orang, yang terdiri dari mahasiswa UMMAT, siswa-siswi SMA/SMK se-Kota Mataram dan Lombok Barat, para pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Ramainya pengunjung membuktikan bahwa ekosistem kewirausahaan mahasiswa mendapat perhatian besar dan diterima dengan baik oleh masyarakat luas.

Tidak hanya itu, melalui ajang ini, mahasiswa juga berkesempatan membangun jejaring bisnis dengan mitra potensial, mendapatkan masukan langsung dari konsumen, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi dan presentasi produk.

Dengan dukungan Bank Indonesia sebagai sponsor utama, Mahasiswa UMMAT Expo #2 bukan hanya menjadi ajang pameran tahunan biasa, tetapi juga diharapkan menjadi inkubator ide-ide kreatif yang mampu melahirkan wirausahawan tangguh, siap bersaing, dan membawa nama baik NTB di tingkat nasional maupun internasional.

UMMAT berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga keuangan, industri, dan komunitas kreatif, guna mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa enterpreneur yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebermanfaatan bagi masyarakat. (HUMAS UMMAT)

Meriah dan Inspiratif! Mahasiswa UMMAT Expo #2 Resmi Digelar, Siap Cetak Entrepreneur Masa Depan Berdaya Saing

Meriah dan Inspiratif! Mahasiswa UMMAT Expo #2 Resmi Digelar, Siap Cetak Entrepreneur Masa Depan Berdaya Saing

Mataram, 17 Juni 2025 — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi entrepreneur muda yang kreatif, mandiri, dan inovatif. Melalui Mahasiswa UMMAT Expo #2, yang resmi dibuka pada Selasa, 17 Juni 2025 di halaman utama Kampus UMMAT, semangat kolaborasi dan inovasi terpancar jelas di setiap sudut pameran.

Mengusung tema “Kolaborasi Mewujudkan Ekosistem Entrepreneurship Mahasiswa yang Kreatif, Mandiri, Berdampak, dan Berkelanjutan”, expo ini dirancang sebagai wadah nyata bagi mahasiswa untuk memamerkan karya, menjalin jejaring bisnis, hingga mengasah mental wirausaha sejak di bangku kuliah.

Ketua Panitia, Drs. Amil, MM., menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 62 stand pameran, mulai dari organisasi mahasiswa tingkat program studi, fakultas, universitas, hingga organisasi otonom Muhammadiyah. Expo ini juga turut diramaikan oleh para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lokal, sehingga suasana semakin meriah dan semarak.

“Antusiasme mahasiswa luar biasa. Expo ini menjadi wadah untuk menampilkan produk, kreativitas, maupun inovasi yang dikembangkan selama kuliah. Harapan kami, expo ini tidak hanya berhenti di ajang pameran, tetapi dapat memotivasi mahasiswa berani berwirausaha mandiri di masa depan”, ujar Amil dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sponsor yang mendukung suksesnya acara ini, di antaranya Bank Indonesia sebagai platinum sponsor dengan kontribusi Rp 25.000.000, serta Bank NTB Syariah, BPJS Ketenagakerjaan, BTN Syariah, PELINDO, Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dinas Perdagangan Kota Mataram, dan QRIS.

Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dapat menjumpai beragam produk menarik: mulai dari makanan olahan kreatif, karya teknologi terapan mahasiswa Fakultas Teknik (Fatek), inovasi pertanian dari Fakultas Pertanian (Faperta), produk kesehatan dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), hingga media pembelajaran kreatif dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, M.A., dalam sambutannya menegaskan apresiasi penuh atas suksesnya expo yang kini memasuki tahun kedua. Ia menilai antusiasme mahasiswa dan dukungan sponsor meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu stand hanya 20, sekarang lebih dari 62 stand. Ini perkembangan luar biasa. Saya sangat mengapresiasi Wakil Rektor III dan tim panitia,” ungkap Rektor.

Lebih jauh, Rektor berpesan agar mahasiswa UMMAT terus mengasah kreativitas dan mental wirausaha. Ia menekankan pentingnya membuka lapangan pekerjaan sendiri dan tidak sekadar bergantung pada status ASN.

“Mahasiswa UMMAT harus menjadi alumni yang mampu membuka lapangan kerja, keluar dari pola pikir sempit bahwa pekerjaan hanya sebagai PNS”, tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga memaparkan perkembangan positif internasionalisasi kampus. Dari 22 calon mahasiswa asing yang mendaftar, 14 orang telah diterima, berasal dari Sudan, Yaman, Nigeria, dan Ghana.

“UMMAT sudah go internasional. Tahun lalu kita bicara ASEAN, sekarang kita bicara dunia. Ini bukti nyata UMMAT sudah menembus mancanegara,” tambahnya.

Tak ketinggalan, perkembangan Fakultas Kedokteran yang baru dibuka juga menjadi sorotan. Saat ini sudah terdapat 27 mahasiswa baru dari kuota 50 orang, dan seleksi masih terus berjalan dalam tiga gelombang berikutnya. Hal ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas fakultas di UMMAT.

Rektor juga mengungkapkan bahwa UMMAT tengah mempersiapkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk memperkuat daya saing lulusan di pasar kerja, sekaligus berkomitmen meningkatkan penguasaan bahasa Inggris di lingkungan kampus.

Di sela-sela expo, UMMAT turut memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, seperti Wawan Adi Putra (Juara 1 Syiar Ramadhan 2025, Lomba Desain Poster Nasional), Safrin Gunawan (Juara Harapan II Musikalisasi Puisi Nasional), dan Minwar Hadi (Juara Harapan I Nasional Musabaqah Hifzil Quran Internasional kategori Tahfidz Quran 10 Juz).

Perwakilan Bank Indonesia, sebagai sponsor utama, menegaskan komitmen BI untuk mendukung ekosistem ekonomi kreatif dan wirausaha muda. “Kami berharap expo ini sukses dan terus berlanjut setiap tahun. Sinergi seperti ini penting untuk mendukung lahirnya generasi muda NTB yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing di era ekonomi digital,” katanya.

Melalui Mahasiswa UMMAT Expo #2, diharapkan semangat berkarya, berinovasi, dan berwirausaha terus tumbuh di kalangan mahasiswa, menjadikan mereka pionir pembangunan daerah dan bangsa ke depan. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Bersama PT. STM, Dorong Mahasiswa Menyelami Good Mining Practices

UMMAT Bersama PT. STM, Dorong Mahasiswa Menyelami Good Mining Practices

Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis antara dunia pendidikan tinggi dan sektor industri. Kali ini, UMMAT menggandeng PT. Sumbawa Timur Mining (STM) dalam sebuah kegiatan bertajuk “Sharing Knowledge – Good Mining Practices: Sustainability in Mining Industry”, yang diselenggarakan pada Senin (2/6/2025) di Aula Rektorat UMMAT.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah penting dalam mempertemukan gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dari kalangan akademisi dan praktisi industri. Hadir dalam kegiatan ini unsur pimpinan universitas, para dosen lintas prodi, mahasiswa dari berbagai jurusan, serta jajaran profesional dari PT. STM yang secara langsung membagikan ilmu dan pengalaman mereka terkait praktik pertambangan berkelanjutan.

Ketua panitia kegiatan, Dr. Nurhayati, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama berkelanjutan yang telah dan akan terus dilakukan antara UMMAT dan PT. STM. “Kolaborasi ini adalah bentuk keseriusan kami untuk membuka ruang pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri. Ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi di lapangan”, ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor II UMMAT, Ir. Asmawati, M.P., yang hadir mewakili Rektor UMMAT. Beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT. STM atas keterbukaan dan kemitraan yang telah terjalin. “Kolaborasi ini penting sebagai jembatan antara teori dan praktik. Kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dengan wawasan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri”, ungkapnya.

Asmawati juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan melalui berbagai bentuk sinergi lainnya, seperti program magang industri, penelitian terapan bersama, kuliah tamu berkala, dan pelatihan berkelanjutan untuk dosen dan mahasiswa.

Dalam kesempatan yang sama, PJS Kepala Teknik Tambang PT. STM, Bapak Muhammad Evin Armedco, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan tinggi. “PT. STM percaya bahwa pertambangan yang berkelanjutan hanya bisa dicapai melalui keterlibatan semua pihak, termasuk perguruan tinggi. Kami ingin menjadi bagian dari proses pendidikan generasi muda yang kelak akan memimpin perubahan”, ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan STM dalam kegiatan ini bukan sekadar bagian dari program sosial perusahaan, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Pertama, dari pihak PT. STM, hadir Bapak Isnan Hidayatullah, S.Hut., selaku perwakilan dari Divisi Sustainability. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai pendekatan dan praktik yang dilakukan PT. STM dalam mewujudkan good mining practices, termasuk upaya-upaya konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan, pengelolaan limbah tambang, serta pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan operasional. “Good mining practices bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang etika, transparansi, dan tanggung jawab sosial”, tegas Isnan.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana (PSLHMB) UMMAT, Prof. Joni Safaat Adiansyah, Ph.D., yang juga sebagai narasumber kedua, turut memberikan paparan dari perspektif akademik. Ia menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai keberlanjutan dalam seluruh proses pendidikan dan riset di bidang pertambangan. “Universitas perlu membuka ruang dialog dengan industri untuk memastikan bahwa lulusan kita siap menghadapi tantangan nyata di lapangan. Inilah esensi dari kampus merdeka dan ekosistem pembelajaran berbasis kolaborasi”, ungkapnya.

Sesi diskusi yang berlangsung usai pemaparan materi menjadi momen yang sangat menarik. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait tantangan lingkungan, teknologi pertambangan, hingga aspek sosial dari kegiatan tambang. Narasumber menjawab dengan lugas, membagikan contoh-contoh riil, serta memberikan saran konstruktif kepada mahasiswa yang tertarik mengembangkan karier di bidang pertambangan dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, UMMAT kembali menegaskan visinya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap dinamika zaman dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan industri seperti PT. STM dalam ruang akademik menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Gaet Pemikir Dunia Arab Prof. Mariam Ahmad, Bicara Islam dan Peradaban Masa Depan

UMMAT Gaet Pemikir Dunia Arab Prof. Mariam Ahmad, Bicara Islam dan Peradaban Masa Depan

Mataram, Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran institusi pendidikan tinggi sebagai pusat transformasi intelektual dan spiritual umat. Salah satu wujud komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Tamu Internasional yang menghadirkan tokoh dunia Islam, Prof. Dr. Mariam Ahmad, dosen senior Universitas Ibn Tofail, Kerajaan Maroko, sekaligus Presiden Asosiasi Suster Maroko-Indonesia dan Kepala Pusat Penelitian dan Kajian Independen.

Bertempat di Aula H. Anwar Ikraman UMMAT pada Rabu siang, 28 Mei 2025, kegiatan ini mengangkat tema sentral “Islam dan  Peradaban Dunia”, sebuah topik yang dinilai sangat penting dan relevan dalam menghadapi dinamika global dan tantangan umat Islam dewasa ini.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan makna, Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Prof. Mariam di tengah-tengah keluarga besar UMMAT. “Merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami menyambut kehadiran salah satu tokoh pemikir dan ilmuwan terkemuka di dunia Arab dan Islam, Yang Mulia Prof. Dr. Maryam Ahmad, yang sedang melakukan kunjungan ke Indonesia pada hari-hari yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya tema kuliah umum yang diangkat. “Tema ini sangat dibutuhkan oleh umat, karena memadukan antara orisinalitas agama dengan visi masa depan, antara prinsip wahyu dan dinamika realitas. Kehadiran beliau di tengah-tengah kita adalah berkah, sumber ilmu, dan inspirasi.” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMMAT, Dr. H. Zaenuddin, M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Kegiatan ini luar biasa. Kita berhasil mendatangkan Profesor dunia dari Maroko yang pemikirannya telah dikenal luas di dunia Islam, terutama terkait dengan peradaban,” tuturnya.

Menurut beliau, kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperluas wawasan sivitas akademika, memperkuat jaringan internasional kampus, sekaligus menjadi refleksi nyata dari nilai-nilai Islam Berkemajuan yang diusung Muhammadiyah. “Islam yang berperadaban akan muncul jika kita menyeimbangkan antara semangat belajar, pengembangan akhlak, dan keterbukaan terhadap ilmu,” tambahnya.

Dalam pemaparannya yang disampaikan secara langsung dalam bahasa Arab, Prof. Dr. Mariam Ahmad mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan kembali peran Islam dalam membangun peradaban yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

“Islam bukan hanya agama ritual, tetapi juga basis peradaban yang mendorong kemajuan ilmu pengetahuan, etika, dan kemanusiaan. Masa depan peradaban Islam terletak pada kemampuan umat untuk bersinergi antara teks dan konteks, antara nilai wahyu dan kebutuhan zaman,” jelasnya.

Beliau juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun peradaban Islam yang inklusif dan berkeadilan. “Perempuan Muslim harus menjadi pilar perubahan, bukan hanya di ruang domestik, tetapi juga di ranah intelektual dan kepemimpinan sosial,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi di lingkungan UMMAT. Mereka terlihat antusias menyimak setiap paparan yang disampaikan oleh Prof. Mariam. Sesi tanya jawab berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan kritis dan reflektif dari mahasiswa mengenai masa depan Islam di tengah tantangan globalisasi, teknologi, dan budaya.

Kehadiran Prof. Dr. Mariam Ahmad juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut antara UMMAT dan Universitas Ibn Tofail Maroko, khususnya dalam bidang penelitian, pertukaran pelajar, serta pengembangan kajian Islam dan studi peradaban.

Melalui kegiatan ini, UMMAT berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai universitas yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menjadi poros pemikiran Islam berkemajuan di Indonesia Timur.

“Kuliah tamu ini bukan hanya pertemuan akademik, tetapi juga adalah perjumpaan nilai dan visi tentang masa depan Islam. Semoga acara ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar dalam membangun peradaban yang mencerahkan umat dan dunia,” pungkas Drs. Abdul Wahab, MA. (HUMAS UMMAT)

UMMAT Gandeng PLSP PTMA, Perkuat Sistem Sertifikasi Kampus

UMMAT Gandeng PLSP PTMA, Perkuat Sistem Sertifikasi Kampus

Mataram – Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus melakukan akselerasi dalam memperkuat sistem sertifikasi profesi di lingkungan kampus. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni dengan menggelar kegiatan Pendampingan Program Kerja Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Mei 2025, yang bertempat di Aula Lantai III Gedung Rektorat UMMAT.

Kegiatan ini menghadirkan jajaran Perkumpulan Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PLSP PTMA) sebagai tim pendamping, di antaranya: Sekretaris Umum PLSP PTMA, Lukito Dwi Yuono, MT. (UM Metro); Dr. Ida Rindaningsih, S.Pd., M.Pd. (UMSIDA); serta Dr. Nasrun, M.Pd. (UNISMUH Makassar).

Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam mempercepat pendirian dan penguatan program kerja LSP P1 sebagai lembaga strategis penjamin kompetensi lulusan yang bersertifikat dan unggul sesuai standar nasional.

Dalam arahannya, perwakilan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Andy Dwi Bayu Bawono, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa LSP PTMA wajib mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi berkenaan dengan Relevansi Sertifikat Kompetensi terhadap Kelulusan Mahasiswa mendapatkan Sertifikat berbentuk ijazah dan sertifikat Kompetensi. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi berkenaan dengan Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal mengenai kesatuan kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian mahasiswa dari hasil pembelajarannya pada akhir program pendidikan tinggi.

Drs. Abdul Wahab, MA., selaku Rektor UMMAT menyatakan bahwa Kegiatan ini BERDAMPAK pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengakuan kompetensi lulusan, program kerja LSP P1 UMMAT akan menjadi suatu kebutuhan strategis. LSP P1 UMMAT berperan penting dalam memastikan lulusan memiliki sertifikasi kompetensi sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PLSP PTMA, Lukito Dwi Yuono, MT., menuturkan bahwa PLSP PTMA memiliki mandat untuk mendampingi seluruh PTMA dalam membentuk dan mengembangkan LSP P1. “Pendampingan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara, syarat, dan prosedur pendirian LSP P1, serta mendukung penyusunan dokumen untuk pengajuan lisensi ke BNSP,” jelasnya.

Dr. Ida Rindaningsih, S.Pd., M.Pd., selaku Tim Pendamping PLSP PTMA, menyatakan bahwa kegiatan pendampingan Program Kerja LSP P1 untuk mengidentifikasi tentang Skema Sertifikasi Kompetensi Lulusan di Perguruan Tinggi khususnya di UMMAT, Skema Sertifikasi dengan Okupasi Khusus dapat digunakan Prodi Memenuhi Kompetensi Sesuai Profil Lulusan Prodi, Skema Sertifikasi dengan Okupasi Umum dapat digunakan Beberapa Prodi, Skema Sertifikasi telah Terukur Sektor/Bidangnya, Terukur Level KKNI-Nya Sesuai Peraturan Yang Berlaku, dan Terukur Unit-Unit Kompetensi, Peralatan dan Bahan, Skill Knowledge Attitude yang Wajib Diberikan sehingga nantinya tinggal dimuat ke RPS. Skema Kompetensi, Proses Bisnis, dan Prosedur Pendirian LSP, Dokumen Apresiasi lainnya disusun berbasis bukti pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Dr. Nasrun, M.Pd., dari UNISMUH Makassar, menekankan pentingnya LSP dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, termasuk IKU Rektor, akreditasi institusi/prodi, perolehan angka kredit dosen, hingga daya saing lulusan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh dokumen seperti Renstra, rencana kebutuhan sumber daya, hingga dokumen apresiasi harus disusun sesuai standar BNSP.

Dari pihak UMMAT, Sekretaris Rektor 1, Dr. Syafril, M.Pd., menyambut baik kegiatan ini dan menyebutnya sebagai langkah awal yang penting untuk peninjauan kurikulum berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) di setiap program studi, guna memastikan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Menutup kegiatan, Ketua LSP P1 UMMAT, Dr. Junaidin, M.Pd., menyampaikan komitmennya dalam menjadikan LSP sebagai bagian integral dari sistem pendidikan UMMAT. “Kami sebagai pendatang baru tentu harus banyak belajar dari PTMA lain yang sudah lebih dahulu eksis dalam pengelolaan LSP. Kegiatan ini menjadi wadah berharga untuk berbagi pengalaman dan koordinasi,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap mendukung program strategis rektor untuk menjadikan LSP P1 UMMAT sebagai prioritas utama dalam waktu dekat.

Dengan sinergi yang terjalin bersama PLSP PTMA, UMMAT meneguhkan langkah menuju penguatan mutu lulusan melalui sertifikasi profesi yang kredibel dan terstandar nasional. (HUMAS UMMAT)