MENUJU DAYASAING INTERNASIONAL PASCASARJANA UMMAT PERKUAT TATA KELOLA DAN KURIKULUM BERBASIS OBE


Kondisi dan tantangan dunia saat ini dan kedepan yang sangat terbuka, dinamis dan semakin kompleks mengharuskan UMMAT untuk lebih akseleratif, terbukadan kolaboratif dengan berbagai pihak dan stakeholders. Universitas Muhamadiyah Mataram yang memiliki visi islami (islamic), unggul (excellent), mandiri (autonomous) dan berdayasaing (competitive) di kawasan ASEAN. Dalam rangka mewujudkan visi tersebut pada tahun 2028 UMMAT terus menjalin kerja sama, persahabatan, dan hubungan lintas sektoral dengan berbagai pihak dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip saling mencerahkan (enlightening), menguatkan (strengthening), dan memberdayakan (empowering)  untuk mewujudkan kemaslahatan yang sebesar-besarnya bagi Indonesia dan kemanusiaan seutuhnya.

Pasca penandatanganan kerja sama bidang Catur Dharma PTMA antara UMMAT dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) serta didikung oleh Asosiasi Program Pascasarjana PTMA, Pascasarjana UMMAT langsung mengambil inisiatif menghadirkan beberapa narasumber dari UMY Prof. Dr. Ahmad Nurmandi, M.Sc dkk untuk memperkuat tatakelola dan penguatan kurikulum Pembelajaran Berbasis Luaran (Outcome-Based-Education – OBE). Dr. Lukman, M.Pd selaku Direktur Pascasarjana UMMAT menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini merupakan ikhtiar tiada henti untuk terus meningkatkan seluruh tatakelola UMMAT dalam menyiapkan lulusan kita agar dapat bersaing, berkolaborasi dan dapat berkontribusi lebih tidak hanya pada tataran lokal dan nasional tetapi juga internasional sesuai visi UMMAT yang ditargetkan dapat tercapai beberapa tahun kedepan. UMMAT harus benar-benar menjadi pusat keunggulan (center of excellence) bagi generasi muda kita khususnya di wilayah Nusra dan Indonesia Timur tutur Dr. Lukman, M.Pd yang juga selaku Wakil Ketua Asosiasi Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Kegiatan pendampingan yang diselenggarakan dari tanggal 5 sampai 9 April 2022 tersebut dibuka oleh Rektor UMMAT Dr. H. Arsyad Abd. Gani, M.Pd di Aula Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT. Kegiatan tindaklanjut MoU tersebut menyelenggarakan beberapa kegiatan pendampingan antara lain mempercepat kenaikan jabatan fungsional dosen, publikasi ilmiah, penyusunan kurikulum berbasis OBE dan akreditasi LAM. Rektor UMMAT sangat mendukung kegiatan ini untuk memperkuat posisi UMMAT sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di wilayah NTB terlebih sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah kita harus selalu terdepan dan mengambil langkah-langkah yang lebih strategis untuk mewujudkan kemaslahatan dan terutama melahirkan lulusan yang cakap literasi, visioner, kolaboratif, inovatif dan solutif bagi daerah, bangsa dan bahkan mampu berkontribusi untuk dunia islam dan internasional tutur Rektor UMMAT yang biasa dikenal H. Arsyad Gani.

Prof. Dr. Ahmad Nurmandi, M.Sc selaku Ketua Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APPPTMA) menyampaikan bahwa UMMAT yang sudah sangat megah dan maju ini perlu terus diperkuat tatakelolanya secara menyeluruh baik bidang akademik, SDM dan keuangan, kerja sama, kemahasiswaan, AIK dan semua bidang yang ada di lingkungan UMMAT ini agar terus dapat dipertahankan prestasi-prestasi yang sudah diraih dan melaju lebih cepat lagi kedepan menuju dayasaing internasional. “insyaAllah kami akan terus memberikan masukan dan perbaikan terhadap tatakelola menyuluruh di UMMAT ini sehingga kedepan benar-benar menjadi universitas idola dan pilihan generasi NTB dan wilayah timur Indonesia” tutur Prof. Nurmandi yang juga selaku Wakil Rektor di UMY dan anggota Majlisdiktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Terakhir, Kepala Kerjasama dan Kantor Urusan Internasional UMMAT Asbah Ambalawi berharap agar tatakelola UMMAT kedepan semakin lebih baik dan benar-benar terjamin mutunya sehingga output / lulusan kita benar-benar dapat menjadi leader of change (pemimpin perubahan) dalam masyarakat dan dunia kerja masing-masing kedepan. Basis data terus kita berbaiki dan perkuat, lebih integratif lagi, lebih inovatif insyaAllah dalam menghadapi akreditasi dan audit atau semisalnya akan mempermudah kerja kita, hanya dengan jalan kolaborasi kita mampu mewujudkan semua visi dan ikhtiar – ikhtiar fastabiqul khairaat ini, tutup Asbah Ambalawi. (Humas UMMAT).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.