MATARAM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PWM NTB) menggelar kegiatan Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 18.00 WITA, dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) sebagai tuan rumah. Kegiatan ini mengusung tema “Harmoni Ukhuwah dalam Membangun Integritas” sebagai momentum mempererat silaturahim, memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun integritas di lingkungan persyarikatan.

Acara tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A., Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2005–2015, Ketua PWM NTB beserta jajaran, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah NTB beserta jajaran, Rektor UMMAT beserta jajaran, Ketua BPH UMMAT beserta jajaran, organisasi otonom Muhammadiyah tingkat wilayah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-NTB, Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kota Mataram, para sesepuh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah NTB, panitia, serta seluruh hadirin.

Penyelenggaraan halal bihalal ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat semangat persaudaraan, memperluas silaturahmi, dan membangun kekuatan moral dalam kehidupan berorganisasi maupun bermasyarakat. Dalam suasana Syawal yang penuh keberkahan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa ukhuwah yang kokoh harus berjalan beriringan dengan integritas dalam pikiran, sikap, dan tindakan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Dr. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMMAT sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum halal bihalal bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kebersamaan antarelemen persyarikatan.

“Merupakan kehormatan bagi Universitas Muhammadiyah Mataram menjadi tuan rumah Halal Bihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat. Momentum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan, menyatukan langkah, dan meneguhkan integritas dalam seluruh gerak pengabdian Muhammadiyah,” ujar Dr. Abdul Wahab.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, Dr. TGH. Falahuddin, M.Ag., menegaskan pentingnya menjaga harmoni dalam gerakan dakwah dan organisasi. Ia menyebut bahwa tema yang diangkat tahun ini mencerminkan kebutuhan persyarikatan untuk terus bertumbuh dengan fondasi persaudaraan yang kuat dan akhlak organisasi yang bersih.

Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A. menyampaikan Hikmah Halal Bihalal

“PWM NTB memandang Halal Bihalal ini sebagai momentum strategis untuk merawat ukhuwah, memperkuat soliditas organisasi, dan membangun integritas bersama. Dengan persaudaraan yang harmonis, Muhammadiyah akan semakin kokoh dalam menjalankan dakwah dan pelayanan kepada umat,” ungkapnya.

Puncak kegiatan diisi dengan Tausiah Hikmah Halal Bihalal yang disampaikan oleh Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, M.A. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh warga Muhammadiyah menjadikan Syawal sebagai saat yang tepat untuk memperbarui hati, memperkuat kebersamaan, dan mengokohkan tanggung jawab moral dalam kehidupan keumatan, kebangsaan, dan kepersyarikatan.

“Halal bihalal bukan hanya tradisi saling memaafkan, tetapi juga sarana memperbarui komitmen kebangsaan, keumatan, dan kepersyarikatan. Ukhuwah yang kuat harus melahirkan integritas yang nyata dalam sikap, kepemimpinan, dan pengabdian,” tutur Prof. Din Syamsuddin.

Selain rangkaian sambutan dan tausiah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan Rektor UMMAT, Dr. Abdul Wahab, M.A., dan Anggota BPH UMMAT, Bapak Suriah, S.Sos., sebagai jamaah haji tahun ini.  Momen tersebut menjadi bentuk doa dan dukungan bersama agar para jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menunaikan ibadah haji.

Panitia menilai terselenggaranya kegiatan ini merupakan wujud sinergi yang baik antara PWM NTB dan UMMAT dalam memperkuat peran Muhammadiyah di Nusa Tenggara Barat. Semangat yang terbangun melalui halal bihalal diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan terus hidup dalam kerja nyata dan kolaborasi berkelanjutan. (HUMAS UMMAT)