
MATARAM — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menghadirkan praktisi industri global melalui kegiatan International Guest Lecture 2026 bertema “Don’t Just Learn to Use AI. Learn to Make AI Work for You” yang berlangsung di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Alex Sullivan Lepaffe, Chief Revenue Officer Mindstone sekaligus mantan Group Chief Commercial Officer WorldFirst, untuk memberikan wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kerja.
Kuliah tamu internasional tersebut menjadi bagian dari komitmen UMMAT dalam memperkuat literasi digital dan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna AI, tetapi mampu memanfaatkannya secara kritis, kreatif, dan produktif dalam mendukung pembelajaran, penelitian, serta pengembangan keterampilan profesional.
Rektor UMMAT, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., menyampaikan bahwa penyelenggaraan International Guest Lecture merupakan salah satu upaya universitas dalam membangun budaya akademik yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kehadiran praktisi internasional diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa sekaligus memperkuat keterbukaan UMMAT terhadap kolaborasi dan pertukaran pengetahuan di tingkat global.
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) UMMAT, Dewi Urifah, menegaskan bahwa penguasaan teknologi AI menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan mahasiswa seiring dengan perubahan kebutuhan dunia profesional.
Menurutnya, pemanfaatan AI dalam pendidikan tidak cukup hanya untuk mempercepat penyelesaian tugas, tetapi juga harus mampu membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperdalam pemahaman, dan menghasilkan gagasan yang inovatif.
BACA JUGA: Internasionalisasi UMMAT Menguat, Lima Mahasiswa Sudan Bergabung melalui Pembiayaan Mandiri
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa semakin mampu memanfaatkan AI untuk belajar secara lebih efektif, menggali gagasan, memahami materi yang kompleks, serta mengembangkan kreativitas. Mahasiswa perlu membiasakan diri mengajukan pertanyaan yang tepat, memeriksa kembali informasi yang dihasilkan AI, dan mengolahnya dengan pemikiran sendiri. Dengan demikian, penggunaan AI dapat memperkuat pemahaman serta menghasilkan karya yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Dewi.

Pemaparan materi oleh Mr. Alex Sullivan Lepaffe
Ia juga menekankan bahwa kemampuan memanfaatkan AI harus diimbangi dengan kejujuran akademik, kemandirian berpikir, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memiliki keterampilan digital, tetapi juga mampu menerapkannya secara etis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa membawa pulang wawasan yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar, penelitian, maupun pengembangan keterampilan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi lulusan yang berwawasan global, adaptif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Kehadiran Alex Sullivan Lepaffe memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan sivitas akademika UMMAT untuk memperoleh perspektif langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman profesional di tingkat internasional. Melalui pemaparan materi dan diskusi, peserta diajak memperluas pemahaman mengenai peluang pemanfaatan AI sebagai instrumen pendukung produktivitas, kreativitas, dan pemecahan masalah.
Tema yang diangkat sekaligus menegaskan pentingnya perubahan cara pandang terhadap teknologi. AI tidak semata-mata diposisikan sebagai alat untuk memperoleh jawaban secara instan, melainkan sebagai sarana yang dapat membantu manusia bekerja lebih efektif, mengembangkan ide, dan menciptakan nilai tambah melalui inovasi.
Selain memperkuat kompetensi mahasiswa, kegiatan ini menjadi wadah bagi UMMAT untuk memperluas jejaring internasional serta mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman praktis dunia industri. Interaksi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan lingkungan pembelajaran yang semakin terbuka, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Sebagai bentuk apresiasi, UMMAT menyerahkan plakat penghargaan kepada Alex Sullivan Lepaffe atas kontribusinya sebagai narasumber dalam International Guest Lecture 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini, UMMAT terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif, berdaya saing global, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif, etis, serta bertanggung jawab. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya universitas menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika dunia kerja.
HUMAS UMMAT