
Sekretaris KUI UMMAT, Dewi Urifah, Lc., M.Pd.I., mengikuti Seminar dan Rapat Kerja ASKUI PTMA Tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Tangerang, Banten, pada 17–19 Juni 2026.
TANGERANG — Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong internasionalisasi kampus melalui partisipasi aktif pada Seminar dan Rapat Kerja Asosiasi Kantor Urusan Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKUI PTMA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Banten, pada 17–19 Juni 2026.
UMMAT diwakili oleh Dewi Urifah, Lc., M.Pd.I., Sekretaris Kantor Urusan Internasional (KUI). Kehadiran UMMAT dalam forum ini menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam memperluas jejaring global, membuka akses beasiswa luar negeri, serta memperkuat peran KUI sebagai penggerak utama kerja sama internasional di lingkungan kampus.
Mengusung tema “Strengthening Global Collaboration and Internationalization Strategies for PTMA Excellence”, kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi bagi para pengelola Kantor Urusan Internasional PTMA se-Indonesia untuk merumuskan strategi internasionalisasi yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Forum ini juga membahas penguatan kapasitas kelembagaan, mobilitas akademik, pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset internasional, serta peluang studi lanjut bagi sivitas akademika PTMA.
Dalam rangkaian seminar, peserta memperoleh berbagai informasi penting terkait peluang beasiswa dan program internasional, antara lain Fulbright, Australia Awards, LPDP-Australia Awards, program studi singkat, visiting scholar, serta peluang kolaborasi akademik dengan mitra luar negeri. Informasi tersebut dinilai sangat relevan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia UMMAT, khususnya dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang memiliki minat melanjutkan studi atau mengikuti program akademik internasional.
Baca Juga: UMMAT Jadi Tuan Rumah NMT-DIES Workshop Tahap II, Pertegas Langkah Menuju Kampus Global
Dewi Urifah menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pengembangan program internasionalisasi di UMMAT. Menurutnya, seminar dan rapat kerja ASKUI PTMA tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun jejaring dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
“Seminar ini sangat bermanfaat karena menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan internasionalisasi perguruan tinggi. Kami memperoleh banyak informasi mengenai peluang beasiswa studi lanjut, program riset internasional, pertukaran akademik, serta berbagai skema kerja sama yang dapat dimanfaatkan oleh sivitas akademika UMMAT,” ujarnya.
Ia menambahkan, informasi dan jejaring yang diperoleh dari kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti di lingkungan Universitas Muhammadiyah Mataram. KUI UMMAT berkomitmen untuk memperluas sosialisasi peluang beasiswa dan program internasional agar semakin banyak dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang dapat mengakses kesempatan pengembangan diri di tingkat global.

“Harapan kami, berbagai peluang yang diperoleh dari forum ini dapat segera disosialisasikan kepada sivitas akademika UMMAT. Dengan demikian, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dapat memanfaatkan peluang beasiswa studi lanjut, riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa, maupun kerja sama internasional lainnya untuk mendukung peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan UMMAT,” tambahnya.
Selain seminar, kegiatan ini juga diisi dengan rapat kerja ASKUI PTMA yang membahas evaluasi program sebelumnya, penyusunan program kerja baru, serta perumusan rekomendasi strategis untuk periode 2026–2027. Hasil rapat kerja tersebut diharapkan menjadi pijakan bersama dalam memperkuat peran Kantor Urusan Internasional di setiap PTMA sebagai garda terdepan internasionalisasi pendidikan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Partisipasi UMMAT dalam kegiatan ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing global. Melalui penguatan jejaring internasional, UMMAT terus berupaya meningkatkan mutu akademik, memperluas kolaborasi riset, membuka akses mobilitas internasional, serta menghadirkan peluang pengembangan karier yang lebih luas bagi sivitas akademika.
Dengan semangat kolaborasi dan internasionalisasi, Universitas Muhammadiyah Mataram menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam membangun pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (HUMAS UMMAT)