UMMAT MENJADI TUAN RUMAH BIMTEK PROGRAM MAPPING E-MATERI PENDIDIKAN JARAK JAUH BELMAWA-KEMENRISTEKDIKTI


Kemajuan teknologi dan informasi memberikan tantangan yang tidak mudah bagi dunia pendidikan. Kurangnya tenaga terampil berpendidikan tinggi masih menjadi kendala yang cukup berarti. Selain itu, akses untuk perguruan tinggi yang berkualitas masih terbatas, sehingga terjadi kesenjangan mutu SDM untuk wilayah-wilayah tertentu dengan wilayah lainnya. Untuk meminimalisir kendala-kendala tersebut, berbagai upaya pemerataan kualitas pendidikan terus dilakukan secara massif. Salah satu usaha yang dilakukan sejak tahun 2014, Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan program pendidikan jarak jauh berbasis pembelajaran daring melalui System Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia. Program ini bertujuan untuk memudahkan akses pendidikan yang berkualitas agar dapat menjangkau wilayah-wilayah yang terkendala karena jarak. Pengenalan program ini dilakukan diseluruh wilayah Indonesia. Demikian pula di wilayah NTB, Bimtek berlangsung dari hari Jum’at-Sabtu tanggal 2-3 Juni 2017, dan  Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) mendapat kepercayaan dari Belmawa Kemenristekdikti untuk menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi dosen-dosen di berbagai Universitas se-NTB tersebut. Bimtek dihadiri 70 orang peserta dari berbagai universitas, dan sekitar 32 orang adalah dosen UMMAT. Luaran dari kegiatan ini diharapkan dosen-dosen semakin terlatih dalam pengembangan e-materi pembelajaran PJJ (Pendidikan Jarak Jauh), dan tersusunnya rencana pembelajaran semester mata kuliah PJJ.

Dalam waktu yang bersamaan, UMMAT juga menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Mutu Dosen dalam Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat untuk hibah Ristekdikti. Kegiatan berlangsung selama 2 hari dari hari Jum’at-Sabtu tanggal 2-3 Juni 2017 di aula Rektorat UMMAT. Klinik proposal ini menghadirkan Dr. Vina Salviana DS, M.Si, sekretaris LPPM Universitas Muhammadiyah Malang sebagai narasumber sekaligus reviewer proposal penelitian dan pengabdian untuk dosen-dosen UMMAT. Hampir seluruh dosen di 23 prodi dari 7 Fakultas UMMAT mengirim dosen-dosen yang memiliki dratf proposal untuk direview. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka peluang diterimanya proposal oleh Ristekdikti dan meminimalisir kesalahan-kesalahan yang tidak perlu dalam penyusunan proposal. Dr. Harry Irawan Johari, M.Si selaku ketua Lembaga Penelitian UMMAT mengharapkan peningkatan yang signifikan untuk jumlah hibah yang didanai Dikti tahun ini dibanding tahun lalu, beliau yakin hal ini dapat dilakukan mengingat dosen-dosen muda di UMMAT sangat potensial ditinjau dari kualitas dan kapasitas keilmuan. Oleh karena itu, Dr. Harry berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan-kegiatan seperti ini dalam rangka mendorong dan memotivasi dosen-dosen untuk terus berinovasi dengan temuan-temuan ilmiah dan kegiatan-kegiatan akademis yang akan meningkatkan grade UMMAT. 


Leave a Reply

Your email address will not be published.